Kapolres Tegaskan Kabar Tambun Selatan dan Cibitung Bakal Lockdown Itu Hoaks

Jum'at, 27 Maret 2020 - 15:00 WIB
Kapolres Tegaskan Kabar...
Kapolres Tegaskan Kabar Tambun Selatan dan Cibitung Bakal Lockdown Itu Hoaks
A A A
BEKASI - Kepolisian Resort Metropolitan Bekasi memastikan kabar beredar yang menyebutkan bahwa wilayah Kecamatan Tambun Selatan dan Cibitung akan di- lockdown (karantina) oleh pemerintah mulai awal April mendatang adalah hoaks. Untuk itu, masyarakat Bekasi diminta jangan percaya berita bohong tersebut.

Sebelumnya, berita Kecamatan Tambun dan Cibitung akan di-lockdown (karantina) oleh pemerintah mulai awal April mendatang sempat beredar melalui pesan di grup WhatsApp dan viral di jagad media sosial. Sebab, pemberitaan itu ramai diberitakan oleh beberapa portal online. Alhasil, masyarakat Bekasi merasa resah dengan pemberitaan tersebut.

Kapolrestro Bekasi, Kombes Pol Hendra Gunawan menegaskan, tidak ada rencana pemerintah akan melakukan karantina wilayah Kecamatan Tambun dan Cibitung."Saya tegaskan tidak ada kebijakan seperti itu, itu pemberitaan bohong atau hoaks. Tidak benar itu, masyarakat saya minta jangan percaya," kata Hendra pada Jumat (27/3/2020).

Menurut dia, kabar yang tengah beredar di tengah masyarakat itu tidak dapat dipercaya. Karenanya, Hendra meminta agar masyarakat tetap dalam kondisi tenang dan menjaga tetap menerapkan hidup bersih dan sehat."Kabar itu bohong atau hoaks, tidak ada rencananya pemerintah memutuskan status lockdown," ujarnya.

Apalagi, kata dia, Informasi yang beredar itu menyebutkan bahwa kabar lockdown bersumber darin Kapolres Metro Bekasi. Namun, Hendra menegaskan bahwa dirinya tidak pernah memberikan pernyataan status lockdown di Kabupaten Bekasi."Sekali lagi saya tegaskan itu adalah hoaks," tegasnya.

Saat ini, lanjut dia, pihaknya akan menelusuri sumber informasi itu dan dia meminta kepada masyarakat untuk merujuk sumber resmi pemerintah melalui surat edaran yang dikeluarkan."Sebelum ada surat edaran, kabar apapun itu belum dapat dipercaya karena kebijakan ada di pemerintah. Soal lockdown itu juga yang memutuskan hanya pemerintah pusat," jelasnya.

Berdasarkan laman Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid -19 Kabupaten Bekasi. Dua wilayah Kecamatan Tambun Selatan dan Cibitung masuk dalam zona merah Covid-19. Hingga Jumat (27/3/2020) pukul 07.45 WIB. Orang Dalam Pemantauan (ODP) sebanyak 310 orang dan Pasien Dalam Pengawasan (PDP) sebanyak 75 orang.

Hendra menambahkan, kebijakan yang benar itu yakni pemerintah, kepolisian dan TNI akan membuat dapur umum dan memberikan logistik makanan terhadap keluarga ODP dan PDP yang sedang melakukan isolasi mandiri."Intinya kami akan memberikan bantuan logistik, hingga warga yang ODP dan PDP hingga sembuh total," ucapnya.
(whb)
Berita Terkait
Klaster Unilever Bekasi...
Klaster Unilever Bekasi Terkonfirmasi Covid-19 Jadi 36 Orang
Kasus Covid-19 Meningkat,...
Kasus Covid-19 Meningkat, Kabupaten Bekasi Perpanjang PSBB Proporsional
Zona Kuning Covid-19,...
Zona Kuning Covid-19, Bekasi Tunda Bursa Lowongan Kerja 2020
Klaster Covid-19 di...
Klaster Covid-19 di Unilever, Pemkab Bekasi Awasi Industri
23 Desa di Bekasi Jadi...
23 Desa di Bekasi Jadi Titik Prioritas Penanganan Stunting
Virus B117 Ditemukan...
Virus B117 Ditemukan di Bogor, Bekasi Tingkatkan Kewaspadaan
Berita Terkini
Jangan Lewatkan Bebas...
Jangan Lewatkan Bebas Denda Pajak Kendaraan, Gerai Samsat Hadir di PRJ
19 menit yang lalu
MUI Kecam Keras 27 Pelaku...
MUI Kecam Keras 27 Pelaku Rudapaksa Remaja di Madura: Hukuman Berat Harus Diberlakukan
23 menit yang lalu
2 Pemuda di Depok Ditangkap,...
2 Pemuda di Depok Ditangkap, Celurit hingga Airsoft Gun Disita Polisi
54 menit yang lalu
Teknologi Pupuk Hayati...
Teknologi Pupuk Hayati Dongkrak Produktivitas Sawah di Subang, Hasil Panen Tembus 4,76 Ton per Hektare
10 jam yang lalu
Setkab Dokumentasikan...
Setkab Dokumentasikan Pengembangan Kampung Nelayan Merah Putih di Sinjai
11 jam yang lalu
Perkuat Sinergi Polri...
Perkuat Sinergi Polri dan Media lewat Padel Bhayangkara Cup 2026
12 jam yang lalu
Infografis
5 Buah Rendah Gula yang...
5 Buah Rendah Gula yang Aman untuk Diet, Tetap Manis dan Menyegarkan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved