Jumlah PDP dan ODP COVID-19 di Jawa Tengah Melonjak Lagi Sore Ini

Kamis, 26 Maret 2020 - 17:42 WIB
Jumlah PDP dan ODP COVID-19...
Jumlah PDP dan ODP COVID-19 di Jawa Tengah Melonjak Lagi Sore Ini
A A A
SEMARANG - Jumlah kasus penyebaran virus Corona atau COVID-19 di Jawa Tengah, kian bertambah. Kenaikan paling banyak terjadi pada kasus Orang Dalam Pemantauan (ODP) dari 2.858 orang menjadi 3.638 orang. (Baca: Data Terbaru, 4 Warga Kalteng Positif COVID-19)

Informasi ini dilansir dari website resmi Jawa Tengah Tanggap COVID-19, https://corona.jatengprov.go.id/, yang diperbarui pada Kamis 26 Maret 2020 pukul 16.00 WIB. Website itu mencantumkan Pasien Dalam Pengawasan (PDP) sebanyak 294 orang, dari semula 273 orang, pada pukul 07.00 WIB tadi.

Untuk jumlah pasien terkonfirmasi positif COVID-19 di Jawa Tengah masih sama yakni 38 orang. Dari jumlah tersebut, di antaranya 34 orang masih dirawat di rumah sakit dan 4 orang meninggal dunia.

34 pasien yang dirawat akibat terpapar Covid-19 yakni 4 di RS dr Moewardi Solo, 7 di RS dr Kariadi Semarang, 1 di RS Tidar Magelang, 3 di RS Telogorejo Semarang, 5 di Rumah Sakit Wongso Negoro Semarang, 1 di RSUD Kraton Pekalongan, 1 di RS Margono Purwokerto, 3 di RSUD Banyumas, 1 di RSUD Kardinah Tegal, 2 di RSU dr Soedjono Magelang, 1 di RSUD Cilacap, 1 di RSUD Setjonegoro Wonosobo, 1 di RSUD dr Soediran MS Wonogiri, dan 3 di RSUD dr R G Taroenadibrata Purbalingga.

Sedangkan 4 kasus meninggal dunia akibat COVID-19 yakni 3 di RS dr Moewardi Solo dan 1 di RS dr Kariadi Semarang.

Sekadar diketahui, ODP (Orang dalam Pemantauan) adalah orang dengan gejala demam (>38°C) atau ada riwayat demam atau ISPA tanpa Pneumonia dan memiliki riwayat perjalanan ke negara yang terjangkit pada 14 hari terakhir sebelum timbul gejala.

Pasien dalam Pengawasan (PDP) adalah orang yang mengalami gejala demam (>38°C) atau riwayat demam, ISPA dan Pneumonia ringan hingga berat serta memiliki riwayat perjalanan ke negara terjangkit atau kontak dengan orang yang terkonfirmasi positif COVID-19 dalam 14 hari terakhir.
(sms)
Berita Terkait
Waspada Mutasi N439K,...
Waspada Mutasi N439K, Varian Baru Virus Corona
Pandemi COVID-19, Petani...
Pandemi COVID-19, Petani Jawa Tengah Sumbang 5 Ton Beras
Waspada Virus Corona...
Waspada Virus Corona Varian Baru
Virus Corona di Italia...
Virus Corona di Italia Terus Menyebar
Kelezatan Dodol Betawi...
Kelezatan Dodol Betawi Bertahan di Tengah Pandemi Covid-19
Jangan Boros, Jaga Keamanan...
Jangan Boros, Jaga Keamanan Finansial di Tengah Wabah Corona
Berita Terkini
Restoran Steak di Menteng...
Restoran Steak di Menteng Kebakaran, 6 Mobil Damkar Dikerahkan
24 menit yang lalu
Jakarta Ecotourism Festival...
Jakarta Ecotourism Festival 2026, Siswa SMKN 8 Jakarta Diajak Belajar Kelola Sampah
27 menit yang lalu
Unusa Gandeng Gapoktan...
Unusa Gandeng Gapoktan Tingkatkan Keselamatan dan Kesehatan Kerja Petani Tuban
1 jam yang lalu
Bupati Lombok Barat...
Bupati Lombok Barat Terjaring OTT KPK, 7 Orang Langsung Diboyong ke Jakarta
3 jam yang lalu
Polisi Tembak Pelaku...
Polisi Tembak Pelaku Curanmor yang Melawan, Sahroni: Sudah Tepat dan Terukur!
3 jam yang lalu
Apresiasi Prabowo soal...
Apresiasi Prabowo soal Blok Masela, Welhelm Perindo: Perkuat Ekonomi Kerakyatan, Bangun Poros Baru Indonesia Timur
5 jam yang lalu
Infografis
Ini Beda Spek dan Harga...
Ini Beda Spek dan Harga Motor Listrik Mahal BGN Emmo JVX GT vs JVH Max
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved