Sebelum Pelaksanaan Catur Brata Penyepian, Fasilitas Publik Disemprot Disinfektan
Kamis, 26 Maret 2020 - 13:58 WIB
Sebelum Pelaksanaan Catur Brata Penyepian, Fasilitas Publik Disemprot Disinfektan
A
A
A
DENPASAR - Sehari sebelum pelaksanaan Hari Suci Nyepi Caka 1942 pada Rabu (25/3/2020), saat Malam Pangerupukan, Selasa (24/3/2020) dilaksanakan penyemprotan disinfektan serentak di fasilitas publik dan jalanan Kota Denpasar. Hal ini sebagai upaya antisipastif peningkatan kewaspadaan terhadap penyebaran Virus Corona (Covid-19).
Kabag Humas dan Protokol Setda Kota Denpasar, I Dewa Gede Rai menjelaskan bahwa langkah preventif pencegahan terus dimaksimalkan Pemkot Denpasar. Beragam upaya terus ditempuh guna meningkatkan kewaspadaan guna mengantisipasi dan memutus penyebaran Covid-19.
Penyemprotan ini diharapkan dapat mensterilisasi ruang publik dan jalanan mengingat selama satu hari aktivitas masyarakat dihentikan serangkaian Hari Suci Nyepi. Sehingga efektivitas dan kemanfaatan penyemprotan disinfektan dapat dimaksimalkan.
"Serangkaian Hari Suci Nyepi penggunaan fasilitas publik dan jalanan kota akan berhenti sementara selama satu hari, diharapkan hal ini dapat memutus rantai penyebaran virus corona dan mensterilisasi seluruh wilayah Kota Denpasar," ujarnya.
Lebih lanjut Gede Rai mengatakan bahwa masyarakat diharapkan mengikuti arahan pemerintah, utamanya untuk tetap di rumah sementara. Menunda bepergian jika tidak mendesak. Pemkot Denpasar juga telah mengeluarkan Intruksi Walikota guna mengajak masyarakat untuk tetap tinggal di rumah dan menunda aktivitas di luar rumah hingga Hari Ngembak Geni, Kamis (26/3/2020).
"Ayo bersama-sama memutus rantai penyebaran virus corona ini, dengan selalu menerapkan Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) dan Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS) serta mematuhi arahan pemerintah untuk tidak keluar rumah, lindungi diri dan lindungi sesama," kata Dewa Rai. (ags/humasdps)
Kabag Humas dan Protokol Setda Kota Denpasar, I Dewa Gede Rai menjelaskan bahwa langkah preventif pencegahan terus dimaksimalkan Pemkot Denpasar. Beragam upaya terus ditempuh guna meningkatkan kewaspadaan guna mengantisipasi dan memutus penyebaran Covid-19.
Penyemprotan ini diharapkan dapat mensterilisasi ruang publik dan jalanan mengingat selama satu hari aktivitas masyarakat dihentikan serangkaian Hari Suci Nyepi. Sehingga efektivitas dan kemanfaatan penyemprotan disinfektan dapat dimaksimalkan.
"Serangkaian Hari Suci Nyepi penggunaan fasilitas publik dan jalanan kota akan berhenti sementara selama satu hari, diharapkan hal ini dapat memutus rantai penyebaran virus corona dan mensterilisasi seluruh wilayah Kota Denpasar," ujarnya.
Lebih lanjut Gede Rai mengatakan bahwa masyarakat diharapkan mengikuti arahan pemerintah, utamanya untuk tetap di rumah sementara. Menunda bepergian jika tidak mendesak. Pemkot Denpasar juga telah mengeluarkan Intruksi Walikota guna mengajak masyarakat untuk tetap tinggal di rumah dan menunda aktivitas di luar rumah hingga Hari Ngembak Geni, Kamis (26/3/2020).
"Ayo bersama-sama memutus rantai penyebaran virus corona ini, dengan selalu menerapkan Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) dan Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS) serta mematuhi arahan pemerintah untuk tidak keluar rumah, lindungi diri dan lindungi sesama," kata Dewa Rai. (ags/humasdps)
(alf)