Cegah Virus Corona, Ratusan TKA di Kabupaten Bekasi Diperiksa

Selasa, 17 Maret 2020 - 08:20 WIB
Cegah Virus Corona,...
Cegah Virus Corona, Ratusan TKA di Kabupaten Bekasi Diperiksa
A A A
BEKASI - Ratusan Tenaga Kerja Asing (TKA) yang berada di Kabupaten Bekasi kembali diperiksa oleh pemerintah setempat. Hal itu dilakukan untuk melakukan pencegahan penyebaran virus Corona (COVID-19) di kawasan industri terbesar di Asia Tenggara tersebut.

Hingga Senin (16/3) kemarin, sebanyak 246 TKA telah diperiksa kesehatanya. ”TKA di kawasan industri sudah kami periksa. Hasilnya tidak ada yang positif,” ujar Juru Bicara Pusat Informasi dan Kordinasi COVID-19 Kabupaten Bekasi, Alamsyah, kepada SINDOnews, Selasa (17/3/2020) pagi.

Alamsyah mengakui jumlah yang diperiksa tersebut tidak sebanding dengan keseluruhan TKA di Kabupaten Bekasi. Berdasarkan data Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Bekasi, jumlah TKA mencapai 5.000 orang. Namun, mereka yang diperiksa hanya yang memiliki riwayat perjalan ke luar negeri dalam 14 hari terakhir. (Baca: 13 TKA di Kabupaten Bekasi Masuk Pengawasan Virus Corona)

“Batasan orang terpapar dengan Corona itu 14 hari sebelumnya. Yang kami periksa itu yang perjalanan jauh dalam waktu 14 hari. Mereka rata-rata pulang setelah Imlek kemarin. Sehingga yang lainnya tidak kami periksa,” ungkapnya.

Saat ini, terdapat 40 orang dengan pemantauan dan 12 pasien dalam pengawasan di Kabupaten Bekasi tengah menjalani isolasi, baik mandiri maupun di rumah sakit. Mereka yang mandiri di rumah tetap dipantau dan diperiksa kesehatannya secara rutin setiap hari.

“Karantina mandiri itu ketika ada masyarakat yang pernah kontak, dilakukan isoalasi mandiri. Pengawasan tetap dilakukan lewat puskesmas dan dinas kesehatan. Setiap pagi dan sore diperiksa suhu tubuh dan sebagainya,” jelasnya. (Baca juga: Bupati Bekasi: 2 Suspect Meninggal, 40 ODP dan 2 Orang Positif Corona)

Sementara, Bupati Bekasi Eka Supria Atmaja mengimbau seluruh warga Kabupaten Bekasi untuk membatasi aktivitas, terutama di luar ruangan selama 14 hari. Imbauan itu berlaku tidak hanya untuk aparatur sipil negara, melainkan bagi sekolah, kantor hingga kawasan industri yang berada di wilayahnya.

“Untuk 14 hari saja, saya imbau untuk membatasi aktivitas. Kita amankan betul-betul Kabupaten Bekasi. Sekolah dengan belajar di rumah, pembersihan tempat-tempat dengan disinfektan,” katanya.

Saat ini Pemkab Bekasi pun telah mendirikan posko di tingkat kabupaten dan di 23 kecamatan. Posko itu didirikan untuk melayani masyarakat terkait kasus COVID-19. “Kemudian di pihak desa pun kami siapkan petugas-petugasnya untuk menyosialisasikan bagaimana itu covid-19 bekerja dan bagaiman cara mencegahnya,” tukasnya.






(thm)
Berita Terkait
Klaster Unilever Bekasi...
Klaster Unilever Bekasi Terkonfirmasi Covid-19 Jadi 36 Orang
Kasus Covid-19 Meningkat,...
Kasus Covid-19 Meningkat, Kabupaten Bekasi Perpanjang PSBB Proporsional
Zona Kuning Covid-19,...
Zona Kuning Covid-19, Bekasi Tunda Bursa Lowongan Kerja 2020
Klaster Covid-19 di...
Klaster Covid-19 di Unilever, Pemkab Bekasi Awasi Industri
23 Desa di Bekasi Jadi...
23 Desa di Bekasi Jadi Titik Prioritas Penanganan Stunting
Virus B117 Ditemukan...
Virus B117 Ditemukan di Bogor, Bekasi Tingkatkan Kewaspadaan
Berita Terkini
2 Pencuri Kabel Rp143...
2 Pencuri Kabel Rp143 Juta di Cikarang Selatan Ditangkap saat Beraksi
39 menit yang lalu
Jangan Lewatkan Bebas...
Jangan Lewatkan Bebas Denda Pajak Kendaraan, Gerai Samsat Hadir di PRJ
1 jam yang lalu
MUI Kecam Keras 27 Pelaku...
MUI Kecam Keras 27 Pelaku Rudapaksa Remaja di Madura: Hukuman Berat Harus Diberlakukan
1 jam yang lalu
2 Pemuda di Depok Ditangkap,...
2 Pemuda di Depok Ditangkap, Celurit hingga Airsoft Gun Disita Polisi
1 jam yang lalu
Teknologi Pupuk Hayati...
Teknologi Pupuk Hayati Dongkrak Produktivitas Sawah di Subang, Hasil Panen Tembus 4,76 Ton per Hektare
11 jam yang lalu
Setkab Dokumentasikan...
Setkab Dokumentasikan Pengembangan Kampung Nelayan Merah Putih di Sinjai
12 jam yang lalu
Infografis
5 Negara Produsen Jet...
5 Negara Produsen Jet Tempur Terbesar di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved