Tito Minta Kepala Daerah Lebih Kreatif Tingkatkan PAD

Kamis, 05 Maret 2020 - 16:58 WIB
Tito Minta Kepala Daerah...
Tito Minta Kepala Daerah Lebih Kreatif Tingkatkan PAD
A A A
SURABAYA - Menteri Dalam Negeri ( Mendagri ) Tito Karnavian mengajak kepala daerah agar berfikir lebih kreatif menciptakan terobosan baru untuk mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD).

"Pemda harus berpikir, tidak hanya menerima bantuan pusat. Tapi juga teman-teman di daerah membangun dengan jurus silat yang bisa mendapatkan peningkatan PAD . Ini dipikirkan dan bisa memahami ini," kata Tito dalam Rapat Koordinasi Teknis Perencanaan Pembangunan (Kortekrenbang) Tahun 2020 di dua (regional) yaitu Regional I (Wilayah Nusa Tenggara, Kalimantan, Sulawesi, Maluku, dan Papua serta Prov Jawa Timur) pada 2-6 Maret 2020 di Surabaya, Jawa Timur (4/3/2020).

Mendagri Tito mendorong semua kepala daerah untuk menggali potensi daerah masing-masing, mulai potensi Sumber Daya Manusia, Sumber Daya Alam, dan Wisata agar PAD bisa meningkat. Sehingga tidak selalu mengandalkan pusat. "Ini butuh seni dan ilmu kewirausahaan, tanpa menabrak aturan yang sudah ada," jelasnya dalam siaran persnya, Kamis (5/3/2020).

Menurut Tito, pemerintah provinsi rata-rata sumbangan PAD 46 persen dari APBD masing-masing. Tapi ada juga yang PAD rendah di beberapa daerah. "Otomatis menggantung ke pemerintah pusat. Nanti kalau ada tekanan ekonomi kuat pasti terganggu," tuturnya.

Sedangkan untuk kabupaten/kota itu rata-rata se-Indonesia hanya sekitar 20 persen PAD-nya. Sisanya yang sekitar 80 persen tergantung transfer dari pusat. "Saya minta sekda-sekda agar meyakinkan kepala daerahnya agar memiliki kemampuan enterpreneurship. Undang yang jago kewirauhasaan, tingkatkan PAD tanpa menabrak aturan yang ada," katanya.

Diketahui, Kortekrenbang merupakan bagian dari rangkaian aktivitas perencanaan tahunan baik di Pusat maupun di daerah. Tujuan dari diselenggarakannya Kortekrenbang Tahun 2020 adalah terbangunnya sinkronisasi rencana program dan kegiatan antara pemerintah dengan pemerintah daerah yang tertuang dalam Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) dan Rencana Kerja Pemerintah (RKP) Tahun 2021 dalam rangka mendukung pencapaian target pembangunan nasional.

Dalam agenda Kementerian Dalam Negeri bersama Kementerian Bappenas itu, dihadiri oleh Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Ketua KPK Firly Bahuri, perwakilan Bappenas dan juga Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa.

Selain itu, total peserta dari seluruh daerah di Indonesia Timur yang hadir sejumlah 1000 peserta. Termasuk para Sekda, Irjen hingga kepala daerah setempat.
(rhs)
Berita Terkait
IGA 2025, Wamendagri...
IGA 2025, Wamendagri Minta Daerah Gali PAD lewat Inovasi Tanpa Bebani Masyarakat
Kemendagri Dorong Pemda...
Kemendagri Dorong Pemda Genjot Pendapatan dengan Digitalisasi
Kemendagri Dorong Pemda...
Kemendagri Dorong Pemda Lakukan Digitalisasi PAD
Denpasar Raih Penghargaan...
Denpasar Raih Penghargaan Realisasi Peningkatan PAD Tertinggi dari Kemendagri
Realisasi PAD Asahan...
Realisasi PAD Asahan Januari-Mei Merosot Rp4,9 Miliar
Perkuat Pembangunan...
Perkuat Pembangunan Daerah, Kemendagri Dorong Penguatan Pembinaan dan Pengawasan BUMD
Berita Terkini
MNC Vision Network-MNC...
MNC Vision Network-MNC Peduli Salurkan Bantuan Seragam dan Sembako di Panti Asuhan Anak Ceria Indonesia Depok
6 jam yang lalu
Resmi Dibuka, DAIKIN...
Resmi Dibuka, DAIKIN Proshop Alvamega Hadirkan Solusi Tata Udara Premium di Serpong
6 jam yang lalu
300 Siswa-Warga Dapatkan...
300 Siswa-Warga Dapatkan Pemeriksaan Mata dan Kacamata Gratis
6 jam yang lalu
Bongkar Gudang Penyimpanan...
Bongkar Gudang Penyimpanan Kosmetik Impor Ilegal di Tangerang, BPOM Ungkap Modus Operandi dan Peredaran
7 jam yang lalu
Stop Polemik, Prof Dede:...
Stop Polemik, Prof Dede: Pengelolaan Yayasan Diserahkan ke Pemerintah melalui UIN Jakarta
8 jam yang lalu
Hari Lingkungan Hidup...
Hari Lingkungan Hidup Sedunia, UMJ Tanam 3.650 Bibit Pohon di Ciputat
10 jam yang lalu
Infografis
Ancaman Perang Kian...
Ancaman Perang Kian Nyata, 8 Negara Minta Warganya Tinggalkan Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved