Ratusan Guru Pensiun, Kota Bekasi Kekurangan Guru ASN

Rabu, 04 Maret 2020 - 15:10 WIB
Ratusan Guru Pensiun,...
Ratusan Guru Pensiun, Kota Bekasi Kekurangan Guru ASN
A A A
BEKASI - Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi mencatat wilayahnya masih kekurangan guru dengan status Aparatur Negeri Sipil (ASN). Sebab, tahun ini tercatat ratusan guru itu memasuki masa pensiun.

Ratusan guru yang memasuki usia penisun ini mengajar di tingkatan Sekolah Dasar (SD) dan Sekolan Menengah Pertama (SMP). Kepala Dinas Pendidikan Kota Bekasi, Inayatullah mengatakan, guru yang memasuki masa pensiun di tahun ini sebanyak 200 orang yang mengajar di SD maupun SMP yang tersebar di 12 kecamatan.

"Masa kerja ratusan ASN Guru tersebut akan berakhir bertahap setiap bulannya," kata Inaya kepada wartawan, Rabu (4/3/2020). Meski banyak PNS guru yang pensiun, lanjut dia, pemerintah mengklaim tidak ada kendala untuk kegiatan belajar mengajar (KBM) di sejumlah sekolah. Sebab, pihaknya memaksimalkankan sejumlah guru tenaga kerja kontrak atau honorer. Serta menambah jam mengajar guru yang ada.

Inayatullah mencontohkan, biasanya guru maksimal mengajar 24 jam selama satu minggu. Dengan adanya guru PNS yang pensiun, penambahan jam mengajar guru bisa ditambah menjadi 30 hingga 35 jam.

Saat ini, lanjut dia, Kota Bekasi mendorong pemerintah pusat dapat mengangkat guru Tenaga Kerja Kontrak (TKK) atau honorer menjadi ASN, menyusul berkurangnya guru tersebut."Harapan kami, pemerintah bisa mengangkat guru TKK dan honorer menjadi ASN, karena guru ASN di Bekasi sangat minim," ujarnya.

Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi mengatakan, untuk menimalisir minimnya guru dengan status ASN, pemerintah mulai optimalisasi tenaga guru pendidik agar fokus mengajar. Sedangkan untuk persoalan administrasi sekolah nantinya menggunakan tenaga-tenaga administrasi.

"Optimalisasi pegawai ASN yang ada saat ini untuk menjadi tenaga pengajar. Karena, sebagian ASN dilingkungan organisasi perangkat daerah masih ada basic untuk tenaga pengajar," katanya. Untuk itu, yang mempunyai basic sebagai tenaga pengajar akan dijadikan tenaga pendidik baru dari ASN.

Selain itu, kata dia, Kota Bekasi juga akan mendorong pemerintah pusat dalam rangka proses penambahan guru. Apalagi, persoalan ini adalah persoalan nasional. Hampir di setiap daerah masih terbatas guru PNS."Kami juga akan libatkan TKK yang mempunyai latar belakang tenaga pendidik, sedang di evaluasi," ucapnya.
(whb)
Berita Terkait
Jaga Pasokan Pangan,...
Jaga Pasokan Pangan, 3 Pasar di Bekasi Beroperasi hingga Malam
Wilayah di Bekasi yang...
Wilayah di Bekasi yang Menggunakan Nama Harapan
K-eco Pax Global Bangun...
K-eco Pax Global Bangun Ruangan Lab Komputer di Sekolah Tunas Alam
Wali Kota Bekasi Minta...
Wali Kota Bekasi Minta Mendikbud Rumuskan Kebijakan Keringanan Biaya Kuliah Warganya
Agustus 2020, Pembangunan...
Agustus 2020, Pembangunan Underpass Bulak Kapal Dimulai
Hujan sejak Siang, Sejumlah...
Hujan sejak Siang, Sejumlah Permukiman Warga di Kota Bekasi Mulai Tergenang
Berita Terkini
Komitmen Berkelanjutan,...
Komitmen Berkelanjutan, Tracon Industri Kolaborasi Tanam 500 Mangrove di Karawang
43 menit yang lalu
2 Pencuri Kabel Rp143...
2 Pencuri Kabel Rp143 Juta di Cikarang Selatan Ditangkap saat Beraksi
2 jam yang lalu
Jangan Lewatkan Bebas...
Jangan Lewatkan Bebas Denda Pajak Kendaraan, Gerai Samsat Hadir di PRJ
3 jam yang lalu
MUI Kecam Keras 27 Pelaku...
MUI Kecam Keras 27 Pelaku Rudapaksa Remaja di Madura: Hukuman Berat Harus Diberlakukan
3 jam yang lalu
2 Pemuda di Depok Ditangkap,...
2 Pemuda di Depok Ditangkap, Celurit hingga Airsoft Gun Disita Polisi
3 jam yang lalu
Teknologi Pupuk Hayati...
Teknologi Pupuk Hayati Dongkrak Produktivitas Sawah di Subang, Hasil Panen Tembus 4,76 Ton per Hektare
13 jam yang lalu
Infografis
Terdeteksi, Fenomena...
Terdeteksi, Fenomena Alam Pemicu Ratusan Gempa Bumi per-Hari
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved