Peringati Hari Bahasa Ibu Internasional dengan Pelajari Nyurat Lontar

Sabtu, 29 Februari 2020 - 11:56 WIB
Peringati Hari Bahasa...
Peringati Hari Bahasa Ibu Internasional dengan Pelajari Nyurat Lontar
A A A
DENPASAR - Kebaradaan Dharmanegara Alaya Kota Denpasar sebagai pusat pengembangan seni dan ekonomi kreatif memang menjadi perhatian beragam kalangan. Tak hanya di kancah nasional, keberadaan gedung yang disingkat DNA ini juga mengundang perhatian Internasional. Hal ini terbukti dari penyelenggaraan peringatan Hari Bahasa Ibu Internasional yang dipusatkan di Dharmanegara Alaya bertepatan dengan HUT Kota Denpasar ke-232, Kamis (27/2/2020).

Hadir dalam kesempatan tersebut Wakil Walikota Denpasar, IGN Jaya Negara bersama pimpinan OPD di lingkungan Pemkot Denpasar. Adapun Perwakilan negara sahabat yang hadir yakni Konsulat Australia, British Embassy, Konsulat Jepang, Konsulat Amerika, Konsulat Republik Rakyat Tiongkok, Konsulat Italia, Konsulat Swiss, dan Honorary Hungaria.

Dalam kesempatan tersebut seluruh konsulat berkesempatan melihat koleksi lontar yang ada di Dharmanegara Alaya Kota Denpasar. Mengunjungi satu persatu ruangan dan fasilitas yang ada, serta mengikuti pelatihan dan bedah lontar yang dipandu oleh praktisi lontar Bali, Sugi Lanus.

Konsul Jenderal Australia di Bali Anthea Griffin mengatakan Gedung DNA sangat luar biasa. "Ini luar biasa, Pemerintah sangat peduli dengan kebutuhan masyarakat khususnya untuk anak muda," ungkapnya.

“Di sini banyak ruangan dengan berbagai kebutuhan. Acara yang digelar mengenai lontar ini juga menjadi bukti kepedulian pemerintah terhadap kelestarian budaya,” tambahnya.

Wakil Walikota Denpasar, IGN Jaya Negara dalam kesempatan tersebut menekankan pentingnya bahasa ibu. Dimana, hal ini merupakan modal dasar dalam pergaulan masyarakat, khususnya masyarakat Bali. Tanggal 21 Februari diperingati sebagai Hari Bahasa Ibu Internasional. Tentunya momentum ini sangatlah penting sebagai upaya menjaga eksistensi bahasa lokal serta menjadi pengingat budaya, asal-usul dan keanekaragaman yang ada.

Berkenaan dengan keberadaan Dharmanegara Alaya, Jaya Negara menjelaskan bahwa keberadaannya sebagai public space diharapkan mampu memberikan ruang bagi komunitas kreatif, seni, budaya dan pendidikan antar negara. Sehingga dari kegiatan International Collaboration Week diharapkan mampu menjadi smart kreatif sebuah kolaborasi antar negara.

“Tentu dari kegiatan ini kami berharap terjadinya kerjasama yang komprehesif guna mendukung kemajuan kedua belah pihak, khususnya dalam bidang seni, budaya termasuk lontar, serta ekonomi kreatif,” jelasnya.
(atk)
Berita Terkait
TP-PKK Harapkan Jadi...
TP-PKK Harapkan Jadi Pelopor Pencegahan Covid-19 di Keluarga
Sekda Rai Iswara Tinjau...
Sekda Rai Iswara Tinjau Pelayanan di Kantor BPJAMSOSTEK
Kasus Positif Covid-19...
Kasus Positif Covid-19 Akibat Klaster Pasar Berlanjut Ke Keluarga
Disperindag Denpasar...
Disperindag Denpasar Himbau Seluruh Pasar Rakyat Pasang Tirai Plastik
Sinergi Desa dan Kelurahan...
Sinergi Desa dan Kelurahan Bangun Wastafel di Denpasar
Pemerintah Kota Denpasar...
Pemerintah Kota Denpasar Menutup Akses ke Kawasan Pantai
Berita Terkini
Puluhan Siswa SMA Belajar...
Puluhan Siswa SMA Belajar Riset, AI, dan Keberlanjutan secara Langsung
6 jam yang lalu
92 WN China Pelaku Penipuan...
92 WN China Pelaku Penipuan Investasi di Batam Dideportasi, Seumur Hidup Dilarang ke Indonesia
6 jam yang lalu
UP2B Jabar Siaga 24...
UP2B Jabar Siaga 24 Jam Jaga Pasokan Listrik, Libur Sekolah Nyaman Berkat Kinerja PLN
7 jam yang lalu
Bang Jago yang Pukul...
Bang Jago yang Pukul Pengendara Motor di Jagakarsa Positif Sabu
8 jam yang lalu
3 Pelaku Penyerangan...
3 Pelaku Penyerangan yang Tewaskan 3 Polisi di Katingan Dibekuk
8 jam yang lalu
YLC-8 IKA ITS Siapkan...
YLC-8 IKA ITS Siapkan Generasi Pemimpin Adaptif Menuju Indonesia Emas 2045
9 jam yang lalu
Infografis
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved