DKI Kian Gencarkan Penggunaan Kantong Belanja Ramah Lingkungan
Sabtu, 29 Februari 2020 - 06:25 WIB
DKI Kian Gencarkan Penggunaan Kantong Belanja Ramah Lingkungan
A
A
A
JAKARTA - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mulai menggencarkan penggunaan kantong belanja ramah lingkungan. Penggunaan kantong ini telah diatur dalam Peraturan Gubernur (Pergub) Nomor 142 Tahun 2019.
"Kami ingin Jakarta terbebas dari penggunaan kantong plastik yang tidak ramah lingkungan," kata Kepala Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta Andono Warih, Sabtu (29/2/2020).
Saat ini ada dua pasar yang menjadi percontohan yakni Pasar Tebet Timur dan Pasar Tebet Barat. Kedua pasar ini menjadi media dalam menyosialisasikan kantong belanja ramah lingkungan. "Sosialisasi dilakukan di pusat perbelanjaan, pasar swalayan, dan pasar tradisional. Total ada 55 mal dan 83 Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia," katanya.
Menurut dia, kebijakan ini dapat berhasil jika ada kolaborasi antara pemerintah daerah, pelaku usaha, dan konsumen untuk sama-sama meninggalkan penggunaan kantong plastik yang tidak ramah lingkungan.
"Sudah ada sebagian konsumen yang belanja di pusat perbelanjaan memakai kantong plastik ramah lingkungan," ucap Andono. (Baca juga: DLH DKI: Pasar-pasar Tradisional Harus Bebas Plastik)
"Kami ingin Jakarta terbebas dari penggunaan kantong plastik yang tidak ramah lingkungan," kata Kepala Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta Andono Warih, Sabtu (29/2/2020).
Saat ini ada dua pasar yang menjadi percontohan yakni Pasar Tebet Timur dan Pasar Tebet Barat. Kedua pasar ini menjadi media dalam menyosialisasikan kantong belanja ramah lingkungan. "Sosialisasi dilakukan di pusat perbelanjaan, pasar swalayan, dan pasar tradisional. Total ada 55 mal dan 83 Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia," katanya.
Menurut dia, kebijakan ini dapat berhasil jika ada kolaborasi antara pemerintah daerah, pelaku usaha, dan konsumen untuk sama-sama meninggalkan penggunaan kantong plastik yang tidak ramah lingkungan.
"Sudah ada sebagian konsumen yang belanja di pusat perbelanjaan memakai kantong plastik ramah lingkungan," ucap Andono. (Baca juga: DLH DKI: Pasar-pasar Tradisional Harus Bebas Plastik)
(jon)