Tanggul Sungai Citarum Jebol, Muaragembong Bekasi Terisolir

Rabu, 26 Februari 2020 - 16:39 WIB
Tanggul Sungai Citarum...
Tanggul Sungai Citarum Jebol, Muaragembong Bekasi Terisolir
A A A
BEKASI - Tanggul penahan Sungai Citarum di Kecamatan Muaragembong, Kabupaten Bekasi, Rabu (26/2/2020) dinihari jebol. Akibatnya, luapan air membanjiri permukiman warga dan membuat akses jalan menjadi terputus. Kini, wilayah yang berada di Utara Kabupaten Bekasi menjadi terisolir.

Hingga saat ini, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bekasi bersama pihak kepolisian maupun TNI sudah bergerak ke wilayah tersebut untuk memberikan bantuan maupun evakuasi warga.

Camat Muaragembong, Lukman Hakim mengatakan, jebolnya tanggul Sungai Citarum itu terjadi pukul 02.00 WIB. Tanggul itu jebol lantaran tinggi muka air Sungai Citarum melewati batas ketinggian maksimal dinding tanggul.
"Penyebabnya intensitas hujan tinggi serta air laut pasang," kata Lukman kepada wartawan Rabu (26/2/2020).

Menurut dia, akses jalan warga di Desa Pantai Bakti dan Pantai Bahagia menjadi terputus karena luapan air menggenangi ruas jalan bahkan hingga memasuki area permukiman dan perkampungan warga."Untuk sementara mereka berputar arah melewati Jembatan Batu Jaya, Karawang," ujarnya.

Jebolnya tanggul penahan Sungai Citarum sejak dini hari tadi terjadi di RT 03/03 Kampung Kedung Bokor Desa Pantai Bakti serta lima titik tanggul di Kampung Biyombong, Solokan, dan Kendal yang berlokasi di Desa Pantai Bahagia."Ada 16 titik banjir di Desa Pantai Harapan, Kampung Bagedor, dan Bulak Sukadana," jelasnya.

Saat ini, lanjut dia, pemerintah daerah dibantu pihak kepolisian maupun TNI telah membuka posko pengungsian sementara bagi warga terdampak jebolnya tanggul yakni di bangunan PAUD Kolbu Salim Desa Pantai Bakti serta satu rumah warga yang lokasinya lebih tinggi. (Baca: Banjir Rendam 20 Kecamatan di Kabupaten Bekasi)

"Kita juga sudah siapkan dapur umum tanggap darurat banjir. Logistik sudah kami siapkan dan bantuan dari BBWS Citarum dan Pemprov Jabar juga sedang dalam perjalanan ke sini memberi bantuan dan evakuasi," ungkapnya. Wilayah Muaragembong menjadi wilayah yang kerap paling lama direndam banjir selama ini.

Kapolrestro Bekasi, Kombes Pol Hendra Gunawan mengatakan, tim gabungan sudah berhasil mengevakuasi ratusan warga terdampak banjir."Dibantu perangkat desa dan kecamatan kita berupaya mengevakuasi warga ke tempat yang lebih tinggi dan juga di posko sementara," katanya.

Sementara untuk perbaikan dan pembangunan kembali tanggul yang jebol pihaknya masih menunggu Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Citarum, Pemprov Jawa Barat, serta Dinas PUPR Kabupaten Bekasi yang sedang dalam perjalanan menuju tanggul jebol tersebut.
(whb)
Berita Terkait
Sejumlah Wilayah di...
Sejumlah Wilayah di Bekasi Masih Tergenang Banjir
4.262 Warga Terdampak...
4.262 Warga Terdampak Banjir di Dua Desa Kabupaten Bekasi
Banjir 1 Meter Rendam...
Banjir 1 Meter Rendam Perumahan Jatibening Permai Bekasi
Kawasan Pertokoan Grand...
Kawasan Pertokoan Grand Galaxy Park Bekasi Terendam Banjir
Banjir Meluas di Jabodetabek,...
Banjir Meluas di Jabodetabek, Relawan Kerahkan Ambulan dan Perahu Karet Evakuasi Korban
Puluhan Mobil Terendam...
Puluhan Mobil Terendam Banjir di Kawasan Pertokoan Galaxy Park Bekasi
Berita Terkini
Usai Jadi Tersangka,...
Usai Jadi Tersangka, Rumah Dinas Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Sepi Tanpa Aktivitas
4 jam yang lalu
Pekan Dekranasda Tangsel...
Pekan Dekranasda Tangsel 2026, Momentum Perkenalkan Produk Lokal UMKM
5 jam yang lalu
Komitmen Berkelanjutan,...
Komitmen Berkelanjutan, Tracon Industri Kolaborasi Tanam 500 Mangrove di Karawang
6 jam yang lalu
2 Pencuri Kabel Rp143...
2 Pencuri Kabel Rp143 Juta di Cikarang Selatan Ditangkap saat Beraksi
8 jam yang lalu
Jangan Lewatkan Bebas...
Jangan Lewatkan Bebas Denda Pajak Kendaraan, Gerai Samsat Hadir di PRJ
9 jam yang lalu
MUI Kecam Keras 27 Pelaku...
MUI Kecam Keras 27 Pelaku Rudapaksa Remaja di Madura: Hukuman Berat Harus Diberlakukan
9 jam yang lalu
Infografis
Atasi Banjir Jakarta,...
Atasi Banjir Jakarta, Pramono Instruksikan Normalisasi Tiga Sungai
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved