Pemkot Sebut 391 Sekolah di Kota Bekasi Terendam Banjir
Rabu, 26 Februari 2020 - 12:12 WIB
Pemkot Sebut 391 Sekolah di Kota Bekasi Terendam Banjir
A
A
A
BEKASI - Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi mencatat sebanyak ratusan sekolah terendam banjir saat banjir menerjang wilayahnya pada Selasa, 25 Februari 2020 kemarin. Hingga Rabu (26/2/202 ) ini, sebagian sekolah masih terendam dan sebagian lainnya sudah mulai surut dan sudah bisa digunakan untuk kegiatan belajar dan mengajar.
Kabag Humas Sekretariat Daerah Kota Bekasi, Sajekti Rubiah mengatakan, banjir yang menerjang ota Bekasi sangat berdampak pada fasilitas dan sarana prasarana sekolah."Ada sebanyak 391 sekolah yang direndam banjir, dan terpaksa kegiatan belajar diliburkan sementara," kata Sajekti kepada wartawan Rabu (26/2/2020).
Adapun rincianya, dari jenjang TK Swasta sebanyak 176 sekolah, SD Negeri 95 sekolah, SD Swasta 49 Sekolah, SMP Negeri 18 sekolah dan SMP Swasta 53 sekolah. Menurut dia, petugas bersama Dinas Pendidikan dilapangan tengan mengupayakan bantuan agar secepatnya sekolah tersebut bisa digunakan. (Baca: Dikepung Banjir, Kepala BPBD Nyatakan Kota Bekasi Lumpuh)
Sajekti menuturkan, sekolah yang terendam banjir tersebut saat ini meliburkan sementara siswanya untuk belajar. Sementara yang sekolahnya sudah surut dari banjir, kegiatan belajar dan mengajar tetap dilakukan seperti biasanya."Jadi tidak terganggu aktivitas belajar, walaupun dalam kondisi banjir," ujarnya.
Saat ini, lanjut dia, kondisi banjir pada hari ini sudah mulai surut dan pemerintah tengah fokus penanganan pascabanjir."Yang utama recovery sekolah yang terendam banjir," ucapnya.
Kabag Humas Sekretariat Daerah Kota Bekasi, Sajekti Rubiah mengatakan, banjir yang menerjang ota Bekasi sangat berdampak pada fasilitas dan sarana prasarana sekolah."Ada sebanyak 391 sekolah yang direndam banjir, dan terpaksa kegiatan belajar diliburkan sementara," kata Sajekti kepada wartawan Rabu (26/2/2020).
Adapun rincianya, dari jenjang TK Swasta sebanyak 176 sekolah, SD Negeri 95 sekolah, SD Swasta 49 Sekolah, SMP Negeri 18 sekolah dan SMP Swasta 53 sekolah. Menurut dia, petugas bersama Dinas Pendidikan dilapangan tengan mengupayakan bantuan agar secepatnya sekolah tersebut bisa digunakan. (Baca: Dikepung Banjir, Kepala BPBD Nyatakan Kota Bekasi Lumpuh)
Sajekti menuturkan, sekolah yang terendam banjir tersebut saat ini meliburkan sementara siswanya untuk belajar. Sementara yang sekolahnya sudah surut dari banjir, kegiatan belajar dan mengajar tetap dilakukan seperti biasanya."Jadi tidak terganggu aktivitas belajar, walaupun dalam kondisi banjir," ujarnya.
Saat ini, lanjut dia, kondisi banjir pada hari ini sudah mulai surut dan pemerintah tengah fokus penanganan pascabanjir."Yang utama recovery sekolah yang terendam banjir," ucapnya.
(whb)