Permukiman Warga Cakung Timur Sempat Terendam Banjir 1 Meter
Selasa, 25 Februari 2020 - 19:03 WIB
Permukiman Warga Cakung Timur Sempat Terendam Banjir 1 Meter
A
A
A
JAKARTA - Banjir yang melanda permukiman warga Kampung Kandang Sapi, Cakung Timur, Selasa (25/2/2020) diakibatkan saluran air yang tidak berfungsi dengan baik. Warga yang tinggal tepat di belakang Aeon Mall, Jakarta Garden City memprotes pihak pengelola yang ditengngarai tidak membuka tanggul pembuangan air menuju Banjir Kanal Timur (BKT).
Rifai (38) warga Kampung Kandang Sapi mengatakan, air naik ke permukiman warga pada Minggu 23 Februari 2020 dan dilanjut hari ini."Sebenarnya banjir sudah dari hari Minggu kemarin setinggi 1 meter, terus sempet surut senin pagi, malamnya hujan lagi terus banjir lagi di hari selasa," kata Rifai di lokasi, Selasa (25/2/2020).
Rifai menjelaskan, penyebab banjir sendiri diakibatkan saluran air pembuangan sudah tidak bisa menampung air yang diakibatkan curah hujan tinggi. "Iya ini sih masalahnya saya engga mau nuduh semenjak ada Aeon Mall, tapi yang ada itu saluran air pembuangan tidak jalan dan membuat rumah warga terendam banjir," ujarnya.
Menurut dia, seharusnya saluran air pembuangan ini dibuang langsung ke BKT karena permukiman warga sendiri letaknya tak jauh dari BKT. Banjir juga, sebenarnya terjadi sudah sejak lama, bukan baru kali ini. Sebab kata dia, di awal tahun 2020 kemarin permukiman warga Kampung Kandang Jati pun sudah dilanda banjir.
"Sejak 1 Januari 2020 sudah kena banjir sampai sekarang empat kali di tahun ini," ucapnya. (Baca: Diduga Jadi Penyebab Banjir, Aeon Mall Cakung Dirusak Massa)
Rifai (38) warga Kampung Kandang Sapi mengatakan, air naik ke permukiman warga pada Minggu 23 Februari 2020 dan dilanjut hari ini."Sebenarnya banjir sudah dari hari Minggu kemarin setinggi 1 meter, terus sempet surut senin pagi, malamnya hujan lagi terus banjir lagi di hari selasa," kata Rifai di lokasi, Selasa (25/2/2020).
Rifai menjelaskan, penyebab banjir sendiri diakibatkan saluran air pembuangan sudah tidak bisa menampung air yang diakibatkan curah hujan tinggi. "Iya ini sih masalahnya saya engga mau nuduh semenjak ada Aeon Mall, tapi yang ada itu saluran air pembuangan tidak jalan dan membuat rumah warga terendam banjir," ujarnya.
Menurut dia, seharusnya saluran air pembuangan ini dibuang langsung ke BKT karena permukiman warga sendiri letaknya tak jauh dari BKT. Banjir juga, sebenarnya terjadi sudah sejak lama, bukan baru kali ini. Sebab kata dia, di awal tahun 2020 kemarin permukiman warga Kampung Kandang Jati pun sudah dilanda banjir.
"Sejak 1 Januari 2020 sudah kena banjir sampai sekarang empat kali di tahun ini," ucapnya. (Baca: Diduga Jadi Penyebab Banjir, Aeon Mall Cakung Dirusak Massa)
(whb)