Tergenang, Lalu Lintas Tol Jakarta-Cikampek Macet Parah
Selasa, 25 Februari 2020 - 17:46 WIB
Tergenang, Lalu Lintas Tol Jakarta-Cikampek Macet Parah
A
A
A
BEKASI - Kemacetan panjang terjadi diruas Tol Jakarta-Cikampek akibat sejumlah titik di tol tersebut dilanda banjir. Kendaraan dari arah Jakarta menuju Cikampek nyaris bergerak pelan sejak Selasa (25/2/2020) pagi. Kondisi tersebut terjadi lantaran ada beberapa genangan air di beberapa ruas tol.
Genangan yang mulai berangsur surut arah Cikampek berada di Kilometer 08+800 (Jatibening), terdapat genangan 5-10 cm di Lajur 1 dan 2, masih dapat dilintasi seluruh jenis kendaraan. Bahkan, Rest Area KM 19 ditutup sementara karena adanya genangan sekitar 30 cm.
Kemudian arah Jakarta yakni berada di Km 19, terdapat genangan 10-20cm di lajur 1, 2 dan 3. Pengguna jalan dapat melintas dengan menggunakan lajur 3 dan lajur 4. Km 08+800 (Jatibening), saat ini berangsur surut. Genangan saat ini 10-30 cm di Lajur 1 dan 2, untuk Lajur 3 dan 4 sudah dapat dilintasi oleh seluruh jenis kendaraan. (Baca: Banjir, Lima Gerbang Tol di Ruas Jakarta-Cikampek Ditutup Sementara)
Akibat genangan itu kemacetan mengular hingga KM 35 lebih atau 10 kilometer lebih jika titik macet mulai kilometer 19. Kendaraan termasuk truk bermuatan besar tak bisa melintas. Para pengendara diimbau mencari jalur alternatif lain menuju Jakarta guna menghindari kemacetan. Salah satunya menggunakan jalur tol layang.
Kondisi itu banyak dikeluhkan pengendara dari arah Bekasi Barat menuju Cikarang yang bernama Syahrul Gunawan (32). Dia ke Cikarang yang harusnya ditempuh dengan waktu satu jam, kini ditempuh 2,5 jam."Banyak genangan air, jadi macet parah. Kalau banjir selalu begini," kata pengendara Honda Jazz B 2338 KFE ini.
Pantauan SINDO, kendaraan yang sempat tertahan karena genangan, kini bergerak hanya beberapa meter saja, dan selanjutnya berhenti kembali. Namun, dari arah Cikampek atau Bandung menuju Jakarta terpantau lancar tidak macet dan lalu lalang kendaraan sangat sedikit.
Kasubbag Humas PT Jasa Marga Cabang Jakarta - Cikampek, Hendra Damanik mengatakan, petugas tengah menangani beberapa genangan di beberapa titik tersebut."Kami sedang berusaha agar air tidak lama tergenang, beberapa titik sudah mulai surut. Kami memohon maaf bagi pengguna tol atas insiden ini," ucapnya.
Genangan yang mulai berangsur surut arah Cikampek berada di Kilometer 08+800 (Jatibening), terdapat genangan 5-10 cm di Lajur 1 dan 2, masih dapat dilintasi seluruh jenis kendaraan. Bahkan, Rest Area KM 19 ditutup sementara karena adanya genangan sekitar 30 cm.
Kemudian arah Jakarta yakni berada di Km 19, terdapat genangan 10-20cm di lajur 1, 2 dan 3. Pengguna jalan dapat melintas dengan menggunakan lajur 3 dan lajur 4. Km 08+800 (Jatibening), saat ini berangsur surut. Genangan saat ini 10-30 cm di Lajur 1 dan 2, untuk Lajur 3 dan 4 sudah dapat dilintasi oleh seluruh jenis kendaraan. (Baca: Banjir, Lima Gerbang Tol di Ruas Jakarta-Cikampek Ditutup Sementara)
Akibat genangan itu kemacetan mengular hingga KM 35 lebih atau 10 kilometer lebih jika titik macet mulai kilometer 19. Kendaraan termasuk truk bermuatan besar tak bisa melintas. Para pengendara diimbau mencari jalur alternatif lain menuju Jakarta guna menghindari kemacetan. Salah satunya menggunakan jalur tol layang.
Kondisi itu banyak dikeluhkan pengendara dari arah Bekasi Barat menuju Cikarang yang bernama Syahrul Gunawan (32). Dia ke Cikarang yang harusnya ditempuh dengan waktu satu jam, kini ditempuh 2,5 jam."Banyak genangan air, jadi macet parah. Kalau banjir selalu begini," kata pengendara Honda Jazz B 2338 KFE ini.
Pantauan SINDO, kendaraan yang sempat tertahan karena genangan, kini bergerak hanya beberapa meter saja, dan selanjutnya berhenti kembali. Namun, dari arah Cikampek atau Bandung menuju Jakarta terpantau lancar tidak macet dan lalu lalang kendaraan sangat sedikit.
Kasubbag Humas PT Jasa Marga Cabang Jakarta - Cikampek, Hendra Damanik mengatakan, petugas tengah menangani beberapa genangan di beberapa titik tersebut."Kami sedang berusaha agar air tidak lama tergenang, beberapa titik sudah mulai surut. Kami memohon maaf bagi pengguna tol atas insiden ini," ucapnya.
(whb)