Wamenkeu Tinjau Eksportir Sidat Penerima Fasilitas Bea Cukai

Senin, 24 Februari 2020 - 20:33 WIB
Wamenkeu Tinjau Eksportir...
Wamenkeu Tinjau Eksportir Sidat Penerima Fasilitas Bea Cukai
A A A
BANYUWANGI - Sebagai langkah nyata dalam mewujudkan arahan Presiden yang menginginkan agar pemerintah dapat bekerja sama dengan pelaku usaha untuk dapat meningkatkan ekspor yang merupakan kunci dalam menggerakkan pertumbuhan ekonomi, Bea Cukai rutin mengasistensi para pelaku usaha. Utamanya yang berorientasi ekspor untuk memanfaatkan fasilitas kepabeanan.

Seperti yang dilaksanakan Bea Cukai Banyuwangi terhadap PT Iroha Sidat Indonesia yang bergerak dalam bidang budidaya dan pengolahan sidat di Indonesia. Pada Jumat (14/2/2020), perusahaan yang dapat mengekspor satu kontainer sidat tiap bulannya ke Jepang, Amerika, Filipina, dan Timor Leste ini dikunjungi oleh Wakil Menteri Keuangan, Suahasil Nazara dan Kepala Kantor Bea Cukai Banyuwangi, R. Evy Suhartantyo.

Dalam kunjungan tersebut, Evy mengungkapkan bahwa Kementerian Keuangan melalui Bea Cukai telah mengeluarkan berbagai kebijakan konkret yang dapat membantu menggairahkan ekspor di Indonesia berupa kebijakan fiskal yang meniadakan pungutan perpajakan pada industri yang mengolah barang untuk tujuan ekspor.

“Harapannya dengan dihilangkannya pungutan perpajakan akan menimbulkan multiplier effect berupa peningkatan investasi, peningkatan ekspor, maupun terciptanya lapangan kerja bagi masyarakat yang ujungnya tentunya adalah peningkatan ekonomi nasional,” ujarnya.

Senada dengan Evy, Wamenkeu Suahasil menegaskan pemerintah siap membantu dengan kemudahan fasiltias, dapat berupa kawasan berikat atau kemudahan impor tujuan ekspor (KITE), serta pemerintah siap membantu dan mengasistensi perusahaan untuk memperoleh fasilitas tersebut. “Itu akan membantu banyak, tidak perlu membayar bea masuk dan pajak impor, karena produknya akan diekspor lagi, sehingga membuat cash flow dari perusahaan semakin bagus,” ujarnya.

Kepala Produksi PT Iroha Sidat, Sulani, yang menerima kunjungan ini menerangkan pihaknya masih dalam pembicaraan internal terkait pemanfaatan fasilitas ini. Ia pun menjelaskan proses bisnis perusahaan.

“Perusahaan kami melakukan budidaya sidat di tambak kami sendiri. Mulai dari ukuran benih (glass eel) sampai ukuran panen. Selanjutnya sidat yang dipanen dari tambak akan diolah menjadi sidat panggang (kabayaki) beku di pabrik pengolahan kami di Banyuwangi dengan mesin pemanggang otomatis. Kami bisa menerima bahan baku dari tambak luar yang sanggup memenuhi persyaratan yang diminta oleh pembeli kami, dan setuju dengan filosofi kami dalam mendukung kesinambungan spesies sidat di alam. Terkait pemanfaatan fasilitas Bea Cukai, langkah-langkah yang sudah kami lakukan ialah telah rutin berkonsultansi dengan Bea Cukai,” jelas Sulani.
(alf)
Berita Terkait
Pemerintah Resmi Menaikkan...
Pemerintah Resmi Menaikkan Cukai Rokok 10 Persen untuk Tahun Depan
DJBC Sulawesi Bagian...
DJBC Sulawesi Bagian Selatan Ikut Meriahkan Hari Bea Cukai ke-75
Cukai Naik, Kemenkeu...
Cukai Naik, Kemenkeu Prediksi Produksi Rokok Turun 3,3 Persen
Gaji dan Tunjangan Pegawai...
Gaji dan Tunjangan Pegawai Bea Cukai Berbagai Golongan, Ada Sampai Puluhan Juta Sebulan
Sebut Netizen Babu dan...
Sebut Netizen Babu dan Bacot, Pegawai Bea Cukai Ini Kena Sanksi
Pelayanan Bea dan Cukai...
Pelayanan Bea dan Cukai Dipastikan Tetap Lancar Meski Gunakan Sistem Manual
Berita Terkini
2 Wilayah Dilanda Karhutla,...
2 Wilayah Dilanda Karhutla, BNPB Catat Banjarbaru Terparah dengan 3,7 Hektare Terbakar
46 menit yang lalu
Puluhan Siswa SMA Belajar...
Puluhan Siswa SMA Belajar Riset, AI, dan Keberlanjutan secara Langsung
11 jam yang lalu
92 WN China Pelaku Penipuan...
92 WN China Pelaku Penipuan Investasi di Batam Dideportasi, Seumur Hidup Dilarang ke Indonesia
11 jam yang lalu
UP2B Jabar Siaga 24...
UP2B Jabar Siaga 24 Jam Jaga Pasokan Listrik, Libur Sekolah Nyaman Berkat Kinerja PLN
11 jam yang lalu
Bang Jago yang Pukul...
Bang Jago yang Pukul Pengendara Motor di Jagakarsa Positif Sabu
12 jam yang lalu
3 Pelaku Penyerangan...
3 Pelaku Penyerangan yang Tewaskan 3 Polisi di Katingan Dibekuk
13 jam yang lalu
Infografis
Penerima Bansos 2026...
Penerima Bansos 2026 Wajib Tahu! Ini Penjelasan Desil yang Jadi Penentu Kelayakan Bantuan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved