TMA Katulampat Sempat Siaga 3, Ini Imbauan BMKG Citeko

Senin, 24 Februari 2020 - 15:07 WIB
TMA Katulampat Sempat...
TMA Katulampat Sempat Siaga 3, Ini Imbauan BMKG Citeko
A A A
BOGOR - Tinggi muka air (TMA) Sungai Ciliwung di Bendung Katulampa, Kelurahan Katulampa, Bogor Timur, Kota Bogor, mencapai 100 sentimeter dengan status siaga tiga. Hal itu lantaran hujan dengan intensitas sedang dan lebat yang mengguyur kawasan Puncak Bogor sejak pukul 06.00 WIB, Senin (24/2/2020).

Koordinator Petugas Jaga Bendung Katulampa Andi Sudirman menyebutkan, kenaikan TMA ini disebabkan hujan di kawasan hulu Sungai Ciliwung (Puncak, Bogor) terjadi sejak Senin (24/2/2020) dini hari tepatnya pukul 03.00 WIB.

"Saat itu pada pukul 03.00 WIB, TMA di Bendung Katulampa masih 30 sentimeter alias siaga IV atau normal. Satu jam kemudian karena hujan tak juga reda sekitar pukul 04.00 WIB, terjadilah kenaikan yang cukup drastis yaitu 70 sentimeter," ujar Andi di Pos Pantau Bendung Katulampa, Bogor Timur, Kota Bogor, Senin (24/2/2020).

Lebih lanjut ia menyebutkan 20 menit kemudian atau sekitar pukul 04.20 air kembali naik menjadi 80 sentimeter dengan cuaca gerimis. Kemudian meski di Bendung Katulampa hujan mulai mereda tepatnya sekitar pukul 06.00 WIB, TMA terus naik menjadi 90 sentimeter.

"Karena di atas atau di Puncak mungkin masih diguyur hujan. Sehingga TMA terus naik dan tertinggi pada hari ini tepatnya pukul 07.00 WIB, menjadi 100 sentimeter atau siaga tiga," tuturnya.

Namun demikian, kata dia, sejak pukul 13.00 WIB, TMA mulai menyusut secara bertahap dan bertahan di angka 70 sentimeter atau siaga empat. "Saat ini pukul 14.00 WIB hujan deras kembali mengguyur kawasan Katulampa dan TMA bertahan di 70 sentimeter. Maka dihimbau bagi warga yang tinggal di bantaran sungai Ciliwung untuk waspada mewaspadai air kiriman dari Bogor yang diperkirakan sembilan jam kemudian," terangnya.

Sementara itu, Kepala Stasiun Klimatologi Kelas III BMKG Citeko, Puncak Bogor Asep Firman Ilahi mengimbau, kepada masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terutama masayarakat yang tinggal di daerah berbukitan ketika hujan dengan intensitas sedang hingga lebat.

"Kami mengimbau agar masyarakat menjauh dari pohon besar ketika terjadi angin kencang. Selain itu, masyarakat yang bepergian dan berwisata di kawasan Puncak sampai Cipanas Cianjur, untuk mewaspadai tebingan pinggir jalan ketika hujan terjadi, tetap waspada dan terus memantau perkembangan cuaca BMKG," jelasnya, Senin (24/2/2020).

Dia menyebutkan potensi cuaca buruk akan terus terjadi di wilayah Kabupaten Bogor terhitung mulai hari ini hingga empat hari kemudian atau Jumat 28 Februari 2020 kedepan.

"Sebab dalam kurun waktu 10 hari terakhir, kawasan Bogor dan sekitarnya diguyur hujan hampir setiap hari dengan intensitas sedang hingga lebat. Khususnya wilayah selatan Kabupaten Bogor dengan topografi perbukitan sangat rawan longsor, banjir bandang dan pohon tumbang," katanya.

Sebab, lanjut dia, dalam tiga hari terakhir ini di selatan Kabupaten Bogor dalam tiga hari terakhir terdapat setidaknya tiga tanah longsor yang menelan korban jiwa.

"Berdasarkan pantauan BMKG saat ini (24/02) terdapat bibit Siklon Tropis di Samudera Hindia sebelah selatan NTB, telah mendorong terbentuknya kawasan konvergensi (pumpunan angin) memanjang dari Sumatera Selatan hingga selatan Jawa Barat. Kondisi ini menyebabkan wilayah kabupaten Bogor diguyur hujan dengan intensitas sedang hingga lebat disertai angin kencang, terutama angin kencang ini dapat dirasakan di dataran tinggi di Bogor Selatan. Kondisi ini diprakirakan masih bertahan hingga 5 hari ke depan," ungkapnya.

Wilayah Kabupaten Bogor bagian selatan, kata dia, dengan penampakan alam pegunungan atau perbukitan, besar potensi terjadinya tanah longsor, banjir bandang dan tumbangnya pepohonan.

"Apalagi tingkat curah hujan tinggi dalam 10 hari terakhir tercatat tinggi, menyebabkan air tanah menjadi jenuh dan labil terjadinya longsor," pungkasnya.
(mhd)
Berita Terkait
Debit Air Meningkat,...
Debit Air Meningkat, Status Bendung Katulampa Bogor Naik Siaga 3
Bendung Katulampa Siaga...
Bendung Katulampa Siaga 3, Cuaca Masih Hujan
Kali Ciliwung Meluap,...
Kali Ciliwung Meluap, 17 RT di Jakarta Terendam Banjir Malam Ini
Cuaca Bogor dari Semalam...
Cuaca Bogor dari Semalam hingga Pagi Ini Cerah, Bendung Katulampa Normal
Puncak Bogor Diguyur...
Puncak Bogor Diguyur Hujan, TMA Bendung Katulampa Kembali Naik Cepat
Puncak Bogor Diguyur...
Puncak Bogor Diguyur Hujan, Bendung Katulampa Siaga 3
Berita Terkini
Kortastipidkor Polri...
Kortastipidkor Polri Datangi Ruko di Jalan Asem Cipete, Penggeledahan Lagi?
4 jam yang lalu
Kukuhkan Guru dan Karyawan...
Kukuhkan Guru dan Karyawan TK Ketilang, Rektor UIN: Seluruh Tenaga Pendidik Kini Punya Status Jelas
6 jam yang lalu
Bandar Narkoba yang...
Bandar Narkoba yang Bikin 3 Polisi Gugur di Katingan Ditangkap!
9 jam yang lalu
Yayasan Gugah Nurani...
Yayasan Gugah Nurani Indonesia Sabet CSR Award 2026 Pemkab Bekasi
10 jam yang lalu
Pemprov DKI Bakal Bangun...
Pemprov DKI Bakal Bangun 11 Rusun Baru, Pramono: Baru Dua yang Sudah Ada Angggarannya
11 jam yang lalu
Perbaikan MBG Harus...
Perbaikan MBG Harus Dimulai dari Ketepatan Sasaran hingga Transparansi Tata Kelola
11 jam yang lalu
Infografis
Ini Beda Spek dan Harga...
Ini Beda Spek dan Harga Motor Listrik Mahal BGN Emmo JVX GT vs JVH Max
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved