PT MRT Perlu Perketat Pengawasan Proyek Fase II

Selasa, 18 Februari 2020 - 05:01 WIB
PT MRT Perlu Perketat...
PT MRT Perlu Perketat Pengawasan Proyek Fase II
A A A
JAKARTA - Ketua Bidang Perkeretaapian Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI) Aditya Dwi Laksono meminta PT MRT Jakarta melakukan kajian yang matang sebelum konstruksi fisik MRT Fase II dimulai. Pengawasan dan kepastian lahan Depo di Ancol Barat harus dilakukan.

Adit mengatakan, PT MRT telah memiliki kontraktor dan subkontraktor untuk membangun transportasi berbasis rel. MRT harus lebih meningkatkan pengawasan dan memiliki estimasi perencanaan yang matang.

Lemahnya pengawasan MRT terhadap kontraktor dan subkontraktor telah terjadi pada MRT fase I hingga akhirnya muncul dana tambahan di ujung pengerjaan. Dimana ada pembangunan jalur layang fase I mengalami kesalahan teknis akibat kurang bagusnya kerja sama subkontraktor dan pihak kontraktor yang mengharuskan kerja ulang.

"Jadi, dengan biaya yang jauh lebih tinggi MRT harus cermat dalam estimasi perencanaan dan meningkatkan koordinasi antara subkontraktor dengan kontraktor," ujar Adit, Senin (17/2/2020). (Baca juga: Pemprov DKI Pastikan MRT Fase II Saling Terintegrasi)

Mantan Anggota Dewan Transportasi Kota Jakarta (DTKJ) Bidang Perkeretaapian itu melihat rencana pembangunan MRT fase II belum matang. Apalagi sebelumnya DKI memiliki rencana membangun Depo di Kampung Bandan, Jakarta Utara.

Menurut dia, ada banyak ketidakpastian mengenai perpanjangan rute dari depo yang direncanakan sebelumnya di Kampung Bandan. Pertama, masalah kepastian lahan di Ancol Barat.

Dia menilai besaran lahan dan status kepemilikan lahan harus sesuai pembuatan Depo sebagaimana mestinya. Kedua, masalah investasi. Adanya penambahan rute dari Kampung Bandan ke Ancol Barat, biaya pinjaman akan bertambah dan apakah tidak merugikan atau justru mendapat keuntungan. “Ketiga harus ada stasiun di lahan Ancol Barat agar titik akhir perjalanan terintegrasi di kawasan Ancol," kata Adit. (Baca juga: Pembangunan MRT Fase II Bundaran HI-Harmoni Miliki Banyak Tantangan)
(jon)
Berita Terkait
Stasiun Thamrin Bakal...
Stasiun Thamrin Bakal Jadi Stasiun MRT Terpanjang, Begini Penampakannya
Capai 11,15 Persen,...
Capai 11,15 Persen, Pembangunan MRT Stasiun Glodok Sudah Tahap Guide Wall
Kurangi Kemacetan, Pembangunan...
Kurangi Kemacetan, Pembangunan MRT Tomang-Medan Satria Dimulai 2024
Pembangunan MRT Thamrin-Monas...
Pembangunan MRT Thamrin-Monas Sudah Selesai 51 Persen
MRT Fase Dua Mulai Dibangun...
MRT Fase Dua Mulai Dibangun Akhir Juli 2020, Telan Biaya Rp22,5 Triliun
Tinjau Depo MRT, Wagub...
Tinjau Depo MRT, Wagub DKI Ingin Percepatan Pembangunan Fase II
Berita Terkini
MNC Vision Network-MNC...
MNC Vision Network-MNC Peduli Salurkan Bantuan Seragam dan Sembako di Panti Asuhan Anak Ceria Indonesia Depok
3 jam yang lalu
Resmi Dibuka, DAIKIN...
Resmi Dibuka, DAIKIN Proshop Alvamega Hadirkan Solusi Tata Udara Premium di Serpong
4 jam yang lalu
300 Siswa-Warga Dapatkan...
300 Siswa-Warga Dapatkan Pemeriksaan Mata dan Kacamata Gratis
4 jam yang lalu
Bongkar Gudang Penyimpanan...
Bongkar Gudang Penyimpanan Kosmetik Impor Ilegal di Tangerang, BPOM Ungkap Modus Operandi dan Peredaran
4 jam yang lalu
Stop Polemik, Prof Dede:...
Stop Polemik, Prof Dede: Pengelolaan Yayasan Diserahkan ke Pemerintah melalui UIN Jakarta
6 jam yang lalu
Hari Lingkungan Hidup...
Hari Lingkungan Hidup Sedunia, UMJ Tanam 3.650 Bibit Pohon di Ciputat
7 jam yang lalu
Infografis
10 Negara Gugur di Fase...
10 Negara Gugur di Fase Grup Piala Dunia U-17 2025: Ada Timnas Indonesia?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved