Pemprov DKI Bakal Kembangkan Toko Tani Indonesia Center

Senin, 17 Februari 2020 - 20:01 WIB
Pemprov DKI Bakal Kembangkan...
Pemprov DKI Bakal Kembangkan Toko Tani Indonesia Center
A A A
JAKARTA - Pemprov DKI melalui Dinas Ketahahan Pangan Kelautan dan Perikanan (KPKP) terus mengembangkan Toko Tani Indonesia Center (TTIC) dan Toko Tani Indonesia (TTI).

Hal itu merupakan upaya meningkatkan akses pangan bagi masyarakat unk mendapatkan pangan strategis seperti, beras, gula pasir, daging sapi, daging ayam, telur ayam, bawang merah, bawang putih, minyak goreng, cabai, sayur, dan buah dengan harga di bawah harga pasar yang dapat dibeli di Toko Tani Indonesia Center (TTIC).

Diketahui, TTIC menjual dengan harga di bawah harga pasar karena TTIC mendapatkan suplai pangan langsung dari gapoktan, petani, distributor pangan.
Kadis KPKP, Darjamuni mengatakan, ke depan TTIC nanti akan mobile melayani masyarakat ditingkat rumah tangga seluruh wilayah DKI Jakarta. "Target kami adalah ikut menstabilkan harga ditingkat eceran sehingga kehadiran TTIC mampu memberikan kontribusi bagi masyarakat untuk mendapatkan pangan dengan harga murah dan berkualitas," kata Darjamuni kepada wartawan Senin (17/2/2020).

Ke depan, lanjut dia, Dinas KPKP akan meningkatkan pelayanan dengan pengadaan mobil TTIC sehingga dapat berkeliling melayani masyarakat secara bergantian. Dinas KPKP juga akan memperluas kolaborasi kerja sama dengan gapoktan, petani dan distributor untuk mendapatkan pasokan stok pangan.

Dia menambahkan, kehadiran TTIC bagi masyarakat Jakarta akan menjadi pelengkap untuk memudahkan masyarakat mendapatkan akses pangan.
"Kami juga merencanakan mengembangkan TTIC online, bagi masyarakat Jakarta untuk mendapatkan kebutuhan pangan yang diperlukan," ujarnya.

TTIC juga akan berkolaborasi dengan warung pangan yang banyak tersebar di wilayah Jakarta. Warung pangan yang mau diajak berkolaborasi selanjutnya ditetapkan sebagai Toko Tani Indonesia (TTI).

"Kebutuhan pangan di TTI akan dipasok oleh TTIC. Namun TTI tidak boleh menetapkan harga sendiri, harga ditetapkan sesuai aturan sehingga tidak merugikan masyarakat. Dengan semakin luas dan berkembangnya TTI maka akan semakin memudahkan warga Jakarta mendapatkan pangan dengan mudah, murah dan berkualitas," ucapnya.
(whb)
Berita Terkait
Pemprov DKI Buka Pelatihan...
Pemprov DKI Buka Pelatihan Kerja untuk Pendatang Pascalebaran
Pemprov DKI Bongkar...
Pemprov DKI Bongkar 98 Tiang Monorel Mangkrak, Anggaran Rp100 Miliar
Pemprov DKI Pastikan...
Pemprov DKI Pastikan Stok Pangan Aman Jelang Ramadan
Pemprov DKI Siapkan...
Pemprov DKI Siapkan Empat Waduk untuk Antisipasi Banjir
Pemprov DKI Luncurkan...
Pemprov DKI Luncurkan Kartu Peduli Anak dan Remaja Jakarta
Pemprov DKI Cabut KJP...
Pemprov DKI Cabut KJP dan KJMU yang Tidak Tepat Sasaran
Berita Terkini
Hati-hati! Ada Perbaikan...
Hati-hati! Ada Perbaikan Jalan di Tol Jakarta-Cikampek
30 menit yang lalu
Menuju Smart City Tanpa...
Menuju Smart City Tanpa Kertas, Mengurai Masalah Dokumen Ganda dan Sampah di Kota Bandung
1 jam yang lalu
Pemotongan Dana Bagi...
Pemotongan Dana Bagi Hasil, Anggaran Renovasi 22 Sekolah di Jakarta Dipangkas
2 jam yang lalu
Pengemudi yang Tutup...
Pengemudi yang Tutup Pelat Nomor Ditindak Pakai Hunting System
2 jam yang lalu
Peluang Besar, Sandiaga...
Peluang Besar, Sandiaga Uno Bidik Sektor Sertifikasi
3 jam yang lalu
Exabytes dan Universitas...
Exabytes dan Universitas Ciputra Surabaya Perkuat Kontribusi Dunia Pendidikan
4 jam yang lalu
Infografis
SPMB DKI Jakarta 2026...
SPMB DKI Jakarta 2026 Sediakan 245.980 Kuota, Termasuk Sekolah Swasta Gratis
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved