Dishub Kaji Buka U-Turn Lama Atasi Macet Parah di Poltangan-IISIP
Jum'at, 07 Februari 2020 - 20:30 WIB
Dishub Kaji Buka U-Turn Lama Atasi Macet Parah di Poltangan-IISIP
A
A
A
JAKARTA - Imbas pembangunan jalan layang atau flyover di kawasan Lenteng Agung depan kampus IISIP dan Pasar Minggu tepatnya depan Jalan Poltangan, Jakarta Selatan mengakibatkan kemacetan parah. Hanya satu lajur dari tiga yang tersedia. Dua lajur lainnya untuk pembangunan proyek tersebut.
Tak hanya itu, adanya proyek flyover, untuk melaju dari Pasar Minggu ke arah Depok satu jalur ditutup sepenuhnya dan harus melewati pom bensin. Setiap harinya terjadi kemacetan parah karena kendaraan yang ingin putar balik hanya bisa menggunakan u-turn/putaran Universitas Pancasila atau Pasar Minggu.
Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Syafrin Liputo mengakui penyebab kemacetan parah akibat pembangunan flyover. Pihaknya tengah mengkaji untuk membuka u-turn dekat kampus Universitas Jagakarsa. "Kita kaji untuk pembukaan perlintasan di sekitarnya," katanya, Jumat (7/2/2020).
U-turn ini sebenarnya jalur lama yang dulu menjadi titik pengendara melintasi rel. Namun, lintasan ini ditutup lantaran adanya flyover Jagakarsa dan dinilai membuat kemacetan dari Depok menuju Pasar Minggu.
Dia enggan memastikan kapan jalur ini dibuka. Dia akan membicarakannya dengan Dirjen Perkeretaapian Kementerian Perhubungan terlebih dahulu.
Selama pengerjaan, Dishub sudah melakukan rekayasa lalu lintas. Masyarakat diimbau melewati Jalan TB Simatupang atau putar balik di Universitas Pancasila. "Itu ada akses buat masyarakat lewat TB Simatupang dan atau terus ke Pancasila," kata Syafrin.
Sekadar informasi, pembangunan dua flyover ini dimulai sejak Sabtu 21 Desember 2019. Anggarannya berasal dari APBD 2020 dengan rincian flyover Tanjung Barat Rp136,2 miliar dan flyover Lenteng Agung Rp140,8 miliar.
Tak hanya itu, adanya proyek flyover, untuk melaju dari Pasar Minggu ke arah Depok satu jalur ditutup sepenuhnya dan harus melewati pom bensin. Setiap harinya terjadi kemacetan parah karena kendaraan yang ingin putar balik hanya bisa menggunakan u-turn/putaran Universitas Pancasila atau Pasar Minggu.
Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Syafrin Liputo mengakui penyebab kemacetan parah akibat pembangunan flyover. Pihaknya tengah mengkaji untuk membuka u-turn dekat kampus Universitas Jagakarsa. "Kita kaji untuk pembukaan perlintasan di sekitarnya," katanya, Jumat (7/2/2020).
U-turn ini sebenarnya jalur lama yang dulu menjadi titik pengendara melintasi rel. Namun, lintasan ini ditutup lantaran adanya flyover Jagakarsa dan dinilai membuat kemacetan dari Depok menuju Pasar Minggu.
Dia enggan memastikan kapan jalur ini dibuka. Dia akan membicarakannya dengan Dirjen Perkeretaapian Kementerian Perhubungan terlebih dahulu.
Selama pengerjaan, Dishub sudah melakukan rekayasa lalu lintas. Masyarakat diimbau melewati Jalan TB Simatupang atau putar balik di Universitas Pancasila. "Itu ada akses buat masyarakat lewat TB Simatupang dan atau terus ke Pancasila," kata Syafrin.
Sekadar informasi, pembangunan dua flyover ini dimulai sejak Sabtu 21 Desember 2019. Anggarannya berasal dari APBD 2020 dengan rincian flyover Tanjung Barat Rp136,2 miliar dan flyover Lenteng Agung Rp140,8 miliar.
(jon)