Stok Menipis Harga Masker Naik 5 Kali Lipat

Jum'at, 07 Februari 2020 - 19:01 WIB
Stok Menipis Harga Masker...
Stok Menipis Harga Masker Naik 5 Kali Lipat
A A A
JAKARTA - Kekhawatiran terhadap penyebaran virus Corona membuat masyarakat meningkatkan kewaspadaan. Salah satunya dengan menggunakan masker yang menyebabkan permintaan masker melonjak drastis. Imbasnya stok masker di pasaran menipis.

Di sisi lain, para pedagang mulai meraup keuntungan. Harga masker yang semula dijual Rp1.000 per lembar kini dibanderol Rp5.000. “Suka tidak suka kita harus beli,” kata Wanda (32) penumpang KRL Commuter Line di Stasiun Palmerah, Jakarta Pusat, Jumat (7/2/2020).

Karyawan swasta yang bekerja di kawasan Pejompongan ini menuturkan, kenaikan harga masker terjadi sepekan lalu. Biasanya dia membeli masker di sekitar stasiun. Harga kian tak menentu mulai Rp5.000-Rp7.500. “Tapi, rata-rata Rp5.000. Padahal, bulan lalu masih Rp1.000 per lembarnya,” ucapnya. (Baca juga: Penjualan Masker Pelindung Meningkat Tajam Akibat Virus Corona)

Dono (28) pedagang masker di pintu keluar Stasiun Palmerah mengaku kesulitan mencari masker merek Sensi. Beberapa apotek langganannya telah kehabisan sejak dua pekan lalu.

Kondisi bertolak belakang dengan permintaan yang begitu tinggi. Beberapa pengguna kereta mengaku banyak yang memakai masker. Dia pun terpaksa membeli masker melalui online shop dengan harga tak wajar lantaran dibebankan biaya ongkir. “Itu pun bukan merek yang bagus. Kan pembeli tahu mana yang bagus mana jelek,” ujarnya.

Meski tak merinci berapa harganya, namun dia mengakui imbas merebaknya virus Corona membuat penghasilannya meningkat seiring harga pasaran masker. “Bisa saja saya jual murah ya ambil untung seribu, tapi kalau begitu kasihan teman-teman saya,” ucap Dono.

Di beberapa apotek di Palmerah, masker sulit didapat. Pihak toko mengakui saat ini stok masker merek Sensi berwarna hijau dan biru menipis. Bahkan, beberapa di antaranya habis. “Habis, sudah tiga hari belum datang lagi,” kata Erwin (27) petugas apotek di Rawa Belong, Palmerah, Jakarta Barat.

Menurut dia, pilihan masyarakat kemudian beralih ke masker berwarna hitam yang biasanya digunakan untuk berkendara. (Baca juga: Mediterania Sosialisasi Virus Corona ke Penghuni)
(jon)
Berita Terkait
Ikatan Ahli Kesehatan...
Ikatan Ahli Kesehatan Sebut Protokol Kesehatan Tak Berjalan di Masyarakat
Kesehatan Masyarakat...
Kesehatan Masyarakat yang Jalani Isolasi Mandiri Tetap Terus Dipantau
Pandemi COVID-19 Picu...
Pandemi COVID-19 Picu Masalah Kesehatan Mental Masyarakat
Pentingnya Istirahat...
Pentingnya Istirahat Cukup Selama Pandemi Virus Corona
Dua Tokoh Superhero...
Dua Tokoh Superhero Sosialisasikan Bahaya Virus Corona
Kesadaran Masyarakat...
Kesadaran Masyarakat Jalankan Protokol Kesehatan Covid-19 Masih Rendah
Berita Terkini
APDSI dan PPPK Aksi...
APDSI dan PPPK Aksi Damai, Tuntut Pemenuhan Hak serta Gaji ke-13
37 menit yang lalu
Ketahanan Pangan Nasional,...
Ketahanan Pangan Nasional, Nestl Salurkan 90 Sapi Perah Impor di Jatim
55 menit yang lalu
PASTI Indonesia Desak...
PASTI Indonesia Desak Polda Kalteng Hentikan Kasus Babe Aldo dan Ditangani Bareskrim
1 jam yang lalu
Diskominfo Tangsel Bagikan...
Diskominfo Tangsel Bagikan Transformasi Digital Pelayanan Publik ke BPSDMD Jateng
7 jam yang lalu
Bersama Rumah Baca Empat...
Bersama Rumah Baca Empat Jagoan, MNC Peduli Berbagi Buku Dongeng dan Lomba Mewarnai
7 jam yang lalu
Pemkot Tangsel-Kemensos...
Pemkot Tangsel-Kemensos Gelar Bakti Sosial Terintegrasi, Warga Rasakan Manfaat Beragam Layanan
8 jam yang lalu
Infografis
5 Alasan Perdamaian...
5 Alasan Perdamaian Amerika Serikat dan Iran Sulit Terwujud
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved