Polemik Revitalisasi Monas Memperjelas Alur Koordinasi DKI-Setneg

Rabu, 29 Januari 2020 - 11:43 WIB
Polemik Revitalisasi...
Polemik Revitalisasi Monas Memperjelas Alur Koordinasi DKI-Setneg
A A A
JAKARTA - Sekretaris Daerah (Sekda) DKI Saefullah kembali menjelaskan perihal wewenang dan tanggung jawab pihak-pihak berkaitan dengan proyek revitalisasi Monas bagian Selatan. Ada sisi positif dari polemik proyek revitalisasi Monas, yakni alur koordinasi yang semakin jelas.

"Kalau sudah pekerjaan seperti ini, itu seluruhnya menjadi tanggung jawab PA. PA adalah pengguna anggaran, kepala dinas. Kemudian KPA, Kuasa Pengguna Anggaran. Lalu di bawahnya PPTK komitmennya. Jadi DPRD, TAPD itu sebatas pada penganggaran. Eksekusi itu ada di SKPD-nya. Menurut informasi yang saya terima hari ini, mereka bilang ini 88 persen," ujar Saefullah, di Jakarta, Rabu (29/1/2020).

Saefullah menuturkan, berdasarkan Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 25 Tahun 1995 tentang Pembangunan Kawasan Medan Merdeka di Wilayah Daerah Khusus Ibukota Jakarta, Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) sebagai Komisi Pengarah, dan Gubernur DKI sebagai Badan Pelaksana. (Baca juga: Pemprov DKI Hentikan Sementara Proyek Revitalisasi Monas)

"Keppres ini menjadi berfungsi badan, akibatnya menjadi terkoordinasi menjadi lebih baik. Selama ini kan kelihatan jalan sendiri-sendiri. Per hari ini, semakin nyata koordinasi yang diperlukan, bahwa bukan hanya sebatas Monas. Keppres itu mengamanatkan untuk Monas dan daerah pendukung Monas. Dari Kebon Sirih sampai ke belakang Istana, kali, anak kali Ciliwung, kemudian dari Abdul Muis sampai Ciliwung sebelah Timur, itu merupakan kawasan Keppres 25 itu. Jadi semuanya harus terkoordinasi dan mendapat persetujuan dari Menteri Sekretaris Negara," jelas Saefullah.

Jadi, lanjut Saefullah, Perpres ini membahas tentang kawasan Medan Merdeka. Artinya seluruhnya, bukan hanya sebatas Monas. Saefullah juga menyebut tahun 2019 lalu Dinas Cipta Karya Tata Ruang dan Pertanahan mendapat tugas untuk merevitalisasi sebagian kecil dari sisi Monas. (Baca juga: Sekda DKI: Revitalisasi Monas Merujuk pada Keputusan Presiden )

"Ini masih sesuai dengan Keppres gambarnya. Cuma sudah ada sedikit modifikasi hasil sayembara. Sehingga nanti plaza ini bisa berfungsi lebih baik, bukan hanya fungsi upacara saja. Jadi Monas akan menjadi central dari sisi Merdeka Selatan. Semoga harapan kita bisa lebih indah," tutupnya.
(thm)
Berita Terkait
Pemprov DKI Buka Pelatihan...
Pemprov DKI Buka Pelatihan Kerja untuk Pendatang Pascalebaran
Pemprov DKI Bongkar...
Pemprov DKI Bongkar 98 Tiang Monorel Mangkrak, Anggaran Rp100 Miliar
Pemprov DKI Pastikan...
Pemprov DKI Pastikan Stok Pangan Aman Jelang Ramadan
Pemprov DKI Siapkan...
Pemprov DKI Siapkan Empat Waduk untuk Antisipasi Banjir
Pemprov DKI Luncurkan...
Pemprov DKI Luncurkan Kartu Peduli Anak dan Remaja Jakarta
Pemprov DKI Cabut KJP...
Pemprov DKI Cabut KJP dan KJMU yang Tidak Tepat Sasaran
Berita Terkini
BMKG: Peringatan Dini...
BMKG: Peringatan Dini Tsunami Akibat Gempa M7,7 di Filipina Berakhir
53 menit yang lalu
Tsunami Tercatat di...
Tsunami Tercatat di 9 Wilayah Indonesia Pascagempa M7,7 di Filipina
1 jam yang lalu
Gempa M7,7 Filipina...
Gempa M7,7 Filipina Picu Tsunami di Indonesia, BMKG: Tidak Masuk Zona Megathrust
1 jam yang lalu
10 Sampel DNA Keluarga...
10 Sampel DNA Keluarga Korban Ledakan Bom Peninggalan PD II di Biak Dikirim ke Puslabfor
1 jam yang lalu
Tsunami Terjadi di 3...
Tsunami Terjadi di 3 Wilayah Indonesia Pascagempa 7,7 di Filipina, BMKG: Ketinggian 9-18 Cm
2 jam yang lalu
Bertemu PWNU dan PCNU...
Bertemu PWNU dan PCNU se-Bengkulu, Gus Salam: Soliditasnya Bisa Jadi Teladan PBNU
2 jam yang lalu
Infografis
Gubernur DKI Dorong...
Gubernur DKI Dorong Pasar di Jakarta Lakukan Digitalisasi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved