Jajakan Janda Kembang di Villa, Pemuda di Mojokerto Dicokok Polisi

Selasa, 28 Januari 2020 - 14:20 WIB
Jajakan Janda Kembang...
Jajakan Janda Kembang di Villa, Pemuda di Mojokerto Dicokok Polisi
A A A
MOJOKERTO - Aditya Afandi, pemuda berusia 18 tahun ini harus merasakan dinginnya sel tahanan Polres Mojokerto. Lantaran ulahnya menjajakan janda ke pria hidung belang terendus polisi.

Mucikari yang biasa dipanggil Dikol ini diamankan petugas di halaman sebuah vila di Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto. Saat ia menunggui seorang janda berinisial Ft, wanita pekerja seks komersial (PSK) yang tengah 'menservis' pelanggannya di dalam kamar vila.

"Dalam penangkapan ini, petugas menyita sebuah ponsel dan uang tunai sebesar Rp900 ribu. Uang tersebut merupakan pembayaran jasa prostitusi yang diberikan pelanggan ke pelaku," kata Kapolres Mojokerto AKBP Feby DP Hutagalung, saat menggelar jumpa pers, Selasa (28/1/2020).

Kapolres mengungkapkan, modus operandi yang dilakukan Dikol ini dengan cara menawarkan langsung ke tamu yang menginap di vila. Pekerjaannya sebagai makelar pemasaran vila di kawasan wisata Air Panas Padusan Pacet, memudahkan Dikol menjalankan bisnis esek-esek itu.

Menggunakan ponselnya, mucikari asal Dusun/Desa Padusan, Kecamatan Pacet ini kemudian menunjukan beberapa foto-foto seksi ke calon pelanggannya. Usai terjadi kesepakatan, Dikol lantas menjemput sang wanita tersebut untuk kemudian diantar ke pria hidung belang yang memesan.

"Untuk tarif, sekali kencan dengan durasi waktu 2 jam, sebesar Rp900 ribu. Sebanyak Rp500 ribu untuk wanitanya, Rp150 ribu untuk sewa kamar. Sedangkan sisanya Rp150 ribu untuk pelaku," imbuhnya.

Dari hasil pemeriksaan, Dikol mengaku sudah menggeluti bisnis terlarang ini selama enam bulan terakhir. Menurut pengakuannya, ia memiliki dua wanita panghibur yang siap jika sewaktu-waktu dibutuhkan para pria hidung belang.

"Sudah setengah tahun. Ada dua wanita. Sekali transaksi dapat antara Rp150-200 ribu, tidak tentu. Kadang saya juga dikasih sama pelanggannya," terang Dikol menjawab pertanyaan yang dilontarkan Kapolres.

Dikol juga mengaku, selama ini tak pernah merekrut wanita-wanita PSK binaannya. Menurut keterangan Dikol, justru para wanita ini yang menawarkan diri untuk dicarikan pria hidung belang. Sebab, mayoritas mereka berstatus sebagai single parent alias janda.

"Saya tidak pernah merekrut, tapi mereka minta sendiri untuk dicarikan pelanggan. Dia janda, cari tambahan penghasilan dari pekerjaan sampingan gitu," papar Dikol.

Akibat perbuatannya, Dikol kini dijebloskan ke dalam sel tahanan. Ia bakal dijerat dengan pasal 296 KUHP dan 506 KUHP tentang Perzinahan. Dikol terancam hukuman maksimal 1,4 tahun penjara.
(pur)
Berita Terkait
Distrik Lampu Merah...
Distrik Lampu Merah Amsterdam Hendak Direlokasi, Ada yang Mencak-mencak
Pertama di Dunia, Negara...
Pertama di Dunia, Negara Ini Beri Pekerja Seks Cuti Melahirkan dan Pensiun
Negara Ini Sangat Melindungi...
Negara Ini Sangat Melindungi Pekerja Seks Komersial, dari Pensiun hingga Cuti Hamil
Layanan Wanita dan Pria...
Layanan Wanita dan Pria Penghibur Ludes Terjual selama Forum Ekonomi Dunia di Davos
Gairah Olla, PSK Online...
Gairah Olla, PSK Online Bertato Bikin 10 Pria Klepek-klepek
Anggota DPR Finlandia...
Anggota DPR Finlandia Ini Blakblakan Pernah Jadi Pekerja Seks Komersial
Berita Terkini
Puncak Musim Kemarau...
Puncak Musim Kemarau Agustus 2026, BMKG Ingatkan Dampak El Nino
47 menit yang lalu
The Banjoemas, Diplomasi...
The Banjoemas, Diplomasi Identitas Banyumas di Pusat Budaya Ibu Kota
8 jam yang lalu
Generasi Hijau dari...
Generasi Hijau dari Lereng Merapi: Pemuda Boyolali Pimpin Masa Depan Peternakan Berkelanjutan
8 jam yang lalu
BMKG Ungkap Daftar Wilayah...
BMKG Ungkap Daftar Wilayah yang Bakal Alami Kemarau Panjang
10 jam yang lalu
Pemprov Papua Selatan:...
Pemprov Papua Selatan: PSN Wanam Buka Lapangan Pekerjaan dan Tingkatkan Kesejahteraan
10 jam yang lalu
Terima Suap Rp15 Juta...
Terima Suap Rp15 Juta dan Urus Perkara, Hakim PN Cilacap Dipecat
10 jam yang lalu
Infografis
10 Universitas Paling...
10 Universitas Paling Diminati di SNBT 2026, UI Paling Favorit
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved