AQL Peduli Bantu Korban Longsor di Sukajaya Bogor
Senin, 13 Januari 2020 - 21:28 WIB
AQL Peduli Bantu Korban Longsor di Sukajaya Bogor
A
A
A
JAKARTA - Arrahman Quranic Learning (AQL) Peduli memberikan baju baru kepada korban longsor di pengungsian Desa Pasir Madang, Sukajaya, Bogor, Senin (13/1/2020). AQL Peduli dan Laznas AQL bekerja sama dengan Masjid Fatahillah Tanah Abang.
Total pengungsi di Desa Pasir Madang sekitar 300 orang dari 90 KK, berasal dari beberapa dusun, di antaranya Dusun Cikesal. Senyum merekah terlihat dari wajah puluhan anak-anak setelah mereka mendapatkan baju baru. Pembagian didahului dengan tilawah dan sambung ayat surah-surah pendek.
Seakan tak mau ketinggalan dengan anak-anak, ibu-ibu pun berkumpul ramai memilih pakaian baru yang dibagikan, berupa jilbab, gamis dan pakaian dalam juga sembako.
Tak hanya itu, AQL Islamic Center dengan program wakaf sejuta al-Qur'an turut hadir dan menjumpai korban di pengungsian.
Salah satu pesantren yang merasakan dampak longsor tersebut adalah Imadul Balaghah yang terletak di desa Pasir Madang, Sukajaya, Bogor.
"Untuk saat ini, santri-santri kami sedang diliburkan karena rumah-rumah mereka juga terkena longsor. Awalnya saya mengira longsor yang terjadi pada 1 Januari lalu hanya di pesantren saja, rupanya desa-desa sekitar juga menjadi korban" ucap KH Adi Hasanuddin Pimpinan Pesantren.
Sang kiai yang juga sebagai Ketua MUI Sukajaya, Bogor ini sangat berduka disebabkan kampungnya pun terkena musibah longsor, yaitu Desa Gunung Kembang. Ada sekitar 26 rumah yang rusak parah termasuk rumah keluarga KH Adi.
Total pengungsi di Desa Pasir Madang sekitar 300 orang dari 90 KK, berasal dari beberapa dusun, di antaranya Dusun Cikesal. Senyum merekah terlihat dari wajah puluhan anak-anak setelah mereka mendapatkan baju baru. Pembagian didahului dengan tilawah dan sambung ayat surah-surah pendek.
Seakan tak mau ketinggalan dengan anak-anak, ibu-ibu pun berkumpul ramai memilih pakaian baru yang dibagikan, berupa jilbab, gamis dan pakaian dalam juga sembako.
Tak hanya itu, AQL Islamic Center dengan program wakaf sejuta al-Qur'an turut hadir dan menjumpai korban di pengungsian.
Salah satu pesantren yang merasakan dampak longsor tersebut adalah Imadul Balaghah yang terletak di desa Pasir Madang, Sukajaya, Bogor.
"Untuk saat ini, santri-santri kami sedang diliburkan karena rumah-rumah mereka juga terkena longsor. Awalnya saya mengira longsor yang terjadi pada 1 Januari lalu hanya di pesantren saja, rupanya desa-desa sekitar juga menjadi korban" ucap KH Adi Hasanuddin Pimpinan Pesantren.
Sang kiai yang juga sebagai Ketua MUI Sukajaya, Bogor ini sangat berduka disebabkan kampungnya pun terkena musibah longsor, yaitu Desa Gunung Kembang. Ada sekitar 26 rumah yang rusak parah termasuk rumah keluarga KH Adi.
(mhd)