DKI Jakarta Sudah Antisipasi Kondisi Cuaca Buruk

Sabtu, 11 Januari 2020 - 00:25 WIB
DKI Jakarta Sudah Antisipasi...
DKI Jakarta Sudah Antisipasi Kondisi Cuaca Buruk
A A A
JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan merespons mengenai informasi pada 12 Januari 2020 yang diprediksi terjadi cuaca buruk.

Menurut Anies, pemerintah daerah telah mengantisipasi naiknya permukaan air laut di pesisir Utara Jakarta sejak Kamis pagi (9/1/2020). Dalam hal ini, Pemprov telah mengerahkan pompa-pompa bergerak atau mobile farm untuk selalu siaga di kawasan Utara Jakarta. (Baca juga: Waspada Cuaca Ekstrem)

“Sejauh ini tidak ada hal yang menghambat ikan tapi kita standby,” ujar Anies di Jakarta, Jumat (10/1/2020).

Dia pun sudah mengerahkan para petugas untuk melakukan pengecekan secara reguler di pintu air utama dengan kampung-kampung di Kawasan Utara Jakarta yang memiliki potensi mengalami banjir. (Baca juga: Banjir Rob Genangi Pesisir Jakarta, Anies: Tidak Ada Hal Mengkhawatirkan)

"Yang terkait dengan utara yang terkait dengan hujan kita memantau terus pergerakan air di pintu air utama, seperti di sisi hulu ada Katulampa lalu di tengah ada Depok sepanjang hari kemarin dan capek tadi malam itu posisinya normal atau siaga 4. ada pergerakan naik turun sedikit tapi tidak ada yang signifikan. Di Manggarai kemarin sempat ada mereka sampai 700 tapi 700 itu masih di dalam status normal siaga 4 jadi kita monitor," jelasnya.

Selanjutnya, Anies juga memerintahkan petugas-petugas di jajaran Pemprov khususnya di level kelurahan untuk menyiapkan posko di setiap kantor lurah. Disamping itu, dilakukan pemantauan secara dini bila ada peningkatan permukaan atau peningkatan genangan di tempat yang mengalami hujan secara intensif.

Sementara, petugas di daerah aliran sungai dapat merespon posko-posko untuk merespons cepat apabila pintu-pintu air menunjukkan tanda-tanda kenaikan permukaan air sehingga warga di kampung-kampung sekitar daerah aliran sungai bisa disiagakan.

"Karena kenaikan permukaan air itu tidak melihat jam, 3 menit, waktu pengalaman kemarin terjadi kenaikan permukaan air itu dini hari jam 2 pagi jam 4 pagi," tuturnya.

Sebab, berdasarkan pengalaman, para tokoh masyarakat seperi RT dan RW meskipun telah menginformasikan kepada warganya. Namun banyak yang menginformasikan melalui pesan singkat dan telepon, sedangkan saat itu para warganya sedang tidur.

"Kemudian begitu juga dengan kelurahan karena itu itulah kenapa diinstruksikan untuk turun langsung ke lapangan door to door tujuannya karena kalau kejadiannya di malam hari, apa lagi di hari masyarakat tidak mengecek telepon, jadi kalau pemberitahuan melalui telepon gaya efektif. itu sebabnya kita akan lakukan di tempat yang punya risiko dengan memberikan door to door," jelasnya.
(shf)
Berita Terkait
Pemprov DKI Minta Warga...
Pemprov DKI Minta Warga Waspada Cuaca Ekstrem
Antisipasi Cuaca Ekstrem,...
Antisipasi Cuaca Ekstrem, Pemprov DKI Lakukan Teknologi Modifikasi Cuaca
Cuaca Ekstrem Ancam...
Cuaca Ekstrem Ancam Jakarta, Pemerintah Siapkan Teknologi Modifikasi Cuaca
Cuaca Ekstrem Jakarta,...
Cuaca Ekstrem Jakarta, DKI Kerahkan Semua Sektor Antisipasi Banjir
Pemprov DKI Imbau Warga...
Pemprov DKI Imbau Warga Waspadai Cuaca Ekstrem hingga 10 Januari 2024
Cegah Cuaca Ekstrem...
Cegah Cuaca Ekstrem Akhir Tahun, Pemprov DKI Siapkan Modifikasi Cuaca 24-31 Desember
Berita Terkini
Stop Polemik, Prof Dede:...
Stop Polemik, Prof Dede: Pengelolaan Yayasan Diserahkan ke Pemerintah melalui UIN Jakarta
14 menit yang lalu
Hari Lingkungan Hidup...
Hari Lingkungan Hidup Sedunia, UMJ Tanam 3.650 Bibit Pohon di Ciputat
1 jam yang lalu
Diserahkan Polda Metro...
Diserahkan Polda Metro Jaya ke Kejati Banten, Richard Lee Segera Jalani Sidang
2 jam yang lalu
Pra SPMB 2026 Dibuka,...
Pra SPMB 2026 Dibuka, Pemkot Tangsel Siapkan 9.976 Kuota untuk SMP Negeri
2 jam yang lalu
Kolaborasi Kemanusiaan,...
Kolaborasi Kemanusiaan, Polda Riau Bantu 310 Warga Ikut Operasi Katarak Gratis
2 jam yang lalu
Perkuat Literasi Keuangan...
Perkuat Literasi Keuangan untuk Guru dan Tenaga Pendidik, MNC Sekuritas Gelar Edukasi Pasar Modal di SMAN 46 Jakarta
3 jam yang lalu
Infografis
Keringanan PBB-P2 DKI...
Keringanan PBB-P2 DKI Jakarta 2026 Berlaku Bertahap
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved