Soal Banjir, DPRD Akan Jadi Penengah Antara DKI dan Kementerian PUPR

Jum'at, 10 Januari 2020 - 12:02 WIB
Soal Banjir, DPRD Akan...
Soal Banjir, DPRD Akan Jadi Penengah Antara DKI dan Kementerian PUPR
A A A
JAKARTA - Untuk menanggulangi banjir yang ada di Jakarta, DPRD DKI berinisiatif menjadi penengah antara Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) dengan Pemprov DKI.

Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta M Taufik mengatakan, parlemen Kebon Sirih mengambil sikap untuk menengahi antara Pemprov DKI dengan Kementerian PUPR. Taufik ingin ada keputusan terbaik dari kedua belah pihak dalam menanggulangi bencana banjir. (Baca: Menteri PUPR Tunggu Anies Bebaskan Lahan untuk KBT Ciliwung)

"DPRD justru mau mengambil inisiatif untuk pertemuan, PUPR Gubernur kepala daerah yang ada di sekitarnya Depok Bogor Bekasi Tangerang untuk duduk bareng," katanya kepada wartawan, Jumat (10/1/2020).

Tak hanya itu, lanjut Taufik, DPRD juga akan menengahkan soal normalisasi dan naturalisasi yang dipertentangkan. Lalu daerah mana yang bisa dinormalisasi dan dinaturalisasi.

Ia menambahkan, untuk naturalisasi perlu pembebasan lahan, tapi sudah tidak zaman lagi dengan cara yang kasar. Pemprov DKI mesti persuasif dan konsekuensi dari persuasif adalah memakan waktu yang lebih lama.

Jadi, lanjut Taufik, DPRD mengambil inisiatif pertemuan dengan seluruh pihak yang berkompeten untuk penanggulangan banjir. Karena Pemprov DKI tidak bisa sendiri menangani banjir. (Baca juga: DKI Perbaiki Tanggul Jebol Meski Kewenangan Pusat)

Menurut Ketua DPD Gerindra DKI itu, semua anggota DPRD boleh mengawasi. Paling utama, anggota dewan harus punya data dan jangan asal ngomong.

"Kan sudah kelihatan Katulampa seperti apa curah hujan tinggi. Gimana? Ya saya menolak (pansus). Karena argumennya gak tepat, buat gaya-gayaan apa gimana? Jangan menari di atas kesulitan rakyat. Cariin solusinya bukan pansus," tegasnya lagi.

Ia menjelaskan pembentukan pansus harus berdasarkan usulan dari para anggota. "Harus ada usulan. Kemudian nanti di rapimkan apakah perlu atau tidak," tutupnya.
(ysw)
Berita Terkait
Antisipasi BPBD DKI...
Antisipasi BPBD DKI Hadapi Banjir Di Wilayah Jakarta
Jakarta Diancam Banjir,...
Jakarta Diancam Banjir, Tiga Hal Ini Perlu Diantisipasi
Sejumlah Hotel Disiapkan...
Sejumlah Hotel Disiapkan Untuk Tampung Warga Terdampak Banjir
Anies Bocorkan Jurus...
Anies Bocorkan Jurus Atasi Banjir di Kampung Cipinang
Anies Posting Ini di...
Anies Posting Ini di Akun Media Sosial, Antisipasi Banjir Datang
Antisipasi Banjir Ibu...
Antisipasi Banjir Ibu Kota, Pemprov DKI Diminta Maksimalkan Anggaran
Berita Terkini
Kostrad Run 2026 di...
Kostrad Run 2026 di Monas, Warga Senang Lihat Alutsista
44 menit yang lalu
PM Singapura Kunjungi...
PM Singapura Kunjungi Indonesia, 8 Ruas Jalan Ini Ditutup Sementara
2 jam yang lalu
Gunung Lewotobi Laki-laki...
Gunung Lewotobi Laki-laki Erupsi Pagi Ini, Tinggi Kolom Abu 1.400 Meter
3 jam yang lalu
Profil Irjen Pol Ruddi...
Profil Irjen Pol Ruddi Setiawan, Lulusan Akpol 1996 yang Kini Menjadi Kapolda Aceh
4 jam yang lalu
Kementan Dukung Pengembangan...
Kementan Dukung Pengembangan 5.000 Indukan Ayam ALOPE UNHAS-1
11 jam yang lalu
Kebakaran TPA Jatiwaringin...
Kebakaran TPA Jatiwaringin Dinilai Alarm Keras Tata Kelola Sampah, DPR: Open Dumping Tak Bisa Ditoleransi
12 jam yang lalu
Infografis
10 Alasan Revolusi Prancis...
10 Alasan Revolusi Prancis Jadi Simbol Perlawanan Rakyat terhadap Tirani dan Ketidakadilan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved