Mentan Syahrul Ajak Pola Hidup Sehat di Acara Taniday Denpasar

Minggu, 05 Januari 2020 - 16:39 WIB
Mentan Syahrul Ajak...
Mentan Syahrul Ajak Pola Hidup Sehat di Acara Taniday Denpasar
A A A
DENPASAR - Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo menyampaikan pentingnya menerapkan pola hidup sehat dengan mengkonsumsi makanan sehat. Hal ini disampaikan Syahrul saat menggelar lari pagi Car free day yang berlangsung di Lapangan Renon, Denpasar, Bali, Minggu (5/1).

"Hari ini kita berkomitmen untuk mengkonsumsi makanan sehat, agar pikiran sehat, tubuh sehat dan indonesia sehat. Tapi ingat, kita juga harus makan yang sesuai dengan budaya kita. Yang suka makan sagu makan sagu lebih banyak, yang suka makan jagung makanlah jagung lebih banyak," ujar Syahrul.

Syahrul berharap Provinsi Bali menjadi pionir menggerakan pola hidup sehat dari hasil pertanian. Kata dia, Provinsi Bali harus menjadi lokomotif dan saksi sejarah dalam mengawal perjalanan pertanian modern dan ekspor.

"Besok pertanian kita harus lebih maju, harus lebih mandiri dan harus modern. Kita hadir di Bali ini tidak lain untuk kepentingan kehidupan kita hari ini dan esok. Kita hadir untuk mengatakan negara kita adalah negara besar yang tidak boleh kalah dari negara lain," katanya.

Menurut Syahrul, tahun ini adalah tahun baru untuk membuktikan bakti kepada Tuhan bahwa pertanian Indonesia jauh lebih baik dan layak bersaing dengan negara-negara besar di dunia.

"Inilah saatnya kita berbakti pada Tuhan, Bangsa dan Negara bahwa kita memiliki potensi yang luar biasa. Kita pasti menjadi negara besar yang mampu menghadirkan lapangan pekerjaan luas dengan teknologi pertanian yang lebih kuat," katanya.

Syahrul menambahkan, Provinsi Bali harus menjadi gerbang utama bagi lalu lintas ekspor Indonesia ke berbagai negara. Bali kata Syahrul harus menjadi simbol kebangkitan pertanian modern, maju dan mandiri.

"Waktu saya camat, belajar pengairan itu di Bali. Bagi saya, Bali telah mengajarkan segalamacam. Oleh karena itu tahun ini adalah tahun pertanian. Pertanian di Bali harus lebih baik lagi. Dari sebuah aspek, Bali adalah pintu gerbang ekspor bagi Indonesia," tukasnya.
(nag)
Berita Terkait
Strategi Penilaian Kinerja...
Strategi Penilaian Kinerja Kementerian Pertanian
Pengembangan Food Estate...
Pengembangan Food Estate Demi Jadikan Provinsi Kalteng Lumbung Pangan
Petani Parigi Moutong...
Petani Parigi Moutong Dimotivasi untuk Budidaya Jagung di Lahan Perkebunan Kelapa
Kabupaten Poso Dukung...
Kabupaten Poso Dukung Percepatan Tanam Melalui Sekolah Lapang
Jadikan Sektor Pertanian...
Jadikan Sektor Pertanian Sebagai Penyelamat Krisis
Kalau Bukan Penyuluh...
Kalau Bukan Penyuluh Siapa Lagi yang Bisa Menghubungkan Mentan dan Petani
Berita Terkini
Usai Jadi Tersangka,...
Usai Jadi Tersangka, Rumah Dinas Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Sepi Tanpa Aktivitas
5 jam yang lalu
Pekan Dekranasda Tangsel...
Pekan Dekranasda Tangsel 2026, Momentum Perkenalkan Produk Lokal UMKM
5 jam yang lalu
Komitmen Berkelanjutan,...
Komitmen Berkelanjutan, Tracon Industri Kolaborasi Tanam 500 Mangrove di Karawang
7 jam yang lalu
2 Pencuri Kabel Rp143...
2 Pencuri Kabel Rp143 Juta di Cikarang Selatan Ditangkap saat Beraksi
9 jam yang lalu
Jangan Lewatkan Bebas...
Jangan Lewatkan Bebas Denda Pajak Kendaraan, Gerai Samsat Hadir di PRJ
9 jam yang lalu
MUI Kecam Keras 27 Pelaku...
MUI Kecam Keras 27 Pelaku Rudapaksa Remaja di Madura: Hukuman Berat Harus Diberlakukan
10 jam yang lalu
Infografis
Joao Pinheiro, Wasit...
Joao Pinheiro, Wasit Kontroversial di Laga Argentina vs Swiss
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved