Tiga Taruna Akmil Putra Papua Selamatkan Penumpang Speedboat Kecelakaan

Minggu, 29 Desember 2019 - 12:41 WIB
Tiga Taruna Akmil Putra...
Tiga Taruna Akmil Putra Papua Selamatkan Penumpang Speedboat Kecelakaan
A A A
WAISAI - Penyelamatan 13 penumpang dan 2 crew speed boat wisata Puteri Sion yang mengalami kecelakaan laut di perairan Raja Ampat Papua Barat pada Sabtu (28/12/2019), meninggalkan cerita heroik.

Tiga putra asli Papua yang menjadi taruna Akademi Militer (Akmil) Tingkat IV, yakni Sersan Mayor Satu Tarua Daniel Mambrasar, Sersan Satu Taruna Bima Mahuse, dan Sersan Mayor satu Taruna Osvaldo Mambrasar adalah yang pertama kali menyelamatkan para penumpang saat terjadi kecelakaan.

Saat kejadian, ketiga taruna Akmil bersama keluarga mereka tengah melakukan perjalanan menuju Waisai, ibu kota Babupaten Raja Ampat, usai liburan di kampung halaman salah satu rekan mereka di Kampung Freewen.

Di perjalanan, mereka melihat kecelakaan laut Speed boat wisata di perairan Saonek. Saat mengetahui adanya kejadian laka laut tersebut, ketiga taruna Akmil putra asli Papua itu, dengan sigap langsung melakukan penyelamatan kepada seluruh penumpang, termasuk crew speed boat wisata.

Menurut Sermatutar Daniel Mambrasar, kejadian ini terjadi saat dia bersama kedua rekannya dan orang tua Daniel tengah melakukan perjalanan dari kampung nya di Freewen menuju Waisai dengan menggunakannya speed boat menuju Waisai.

"Sekitar pukul 12.28 WIT kami bergerak dari Kampung Freewen menuju Waisai, karena harus berangkat ke Sorong dengan Kapal cepat pukul 14.00 WIT. Nah, pas dalam perjalanan depan Kabui Echo Resort, saya lihat Speedboat itu berjalan dengan kondisi zig-zag dari arah Saonek Monday dengan arah ke Piyanemo," jelas Sermatutar Daniel Mambrasar saat berbincang-bincang dengan Sindonews.com di Sorong, Minggu (29/12/2019).

Daniel melanjutkan, sebelum kejadian speed boat wisata yang membawa penumpang itu karam, dia mengira speed boat tersebut menabrak perahu milik warga setempat.

"Speed boat langsung mendekat kami minta bantuan, kami langsung tarik speed boat agak mendekat ke darat. Namun karena kondisi speed boat yang sudah mengalami kebocoran, speed boat tenggelam," ujar Daniel Mambrasar.

Saat kejadian itu, kata Daniel Mambrasar, dirinya bersama dua rekan taruna Akmil lainnya bersama beberapa warga yang ada di dalam speed boat langsung melakukan bantuan untuk menyelematkan para korban penumpang speed boat yang mengalami kecelakaan, termasuk membantu menyelematkan beberapa barang para penumpang yang berserakan di laut.

Para penumpang dievakuasi ke Kabui Echo Resort oleh ibu dan bapak Daniel Mambrasar, serta beberapa warga lainnya dengan menggunakan speed boat milik keluarga Daniel Mambrasar.

Daniel Mambrasar menambahkan, upaya pertolongan kepada para penumpang adalah bentuk spontanitas mereka. Apalaagi sebagai seorang calon prajurit TNI, tugas kemanusiaan merupakan tugas dan tanggung jawab mereka selain dalam tugas militer lainnya.

"Ini spontanitas, ini sudah merupakan tugas dan tanggung jawab kami. Jadi itu tugas kami dalam operasi militer selain perang, yah tugas kemanusiaan itu, " tutur putra asli Raja Ampat ini.

Diberitakan sebelumnya, sebuah speedboat Puteri Sion dengan muatan penumpang sebanyak 13 orang dan 2 crew menabrak sekoci gandeng milik salah satu kapal pesiar dan akhirnya karam di perairan sekitar Pulau Saonek Distrik Waigeo Selatan, Kabupaten Raja Ampat, Sabtu (28/12/2019) sekitar pukul 12.30 WIT.

Beruntung semua penumpang berhasil selamat dan tidak ada korban jiwa. Berdasarkan data Badan SAR Nasional Pos Pencarian dan Pertolongan Raja Ampat, 15 penumpang tersebut dievakuasi dalam keadaan selamat menuju Waisai ibukota kabupaten Raja Ampat.

"Benar, telah terjadi kecelakaan laut di perairan Saonek Raja Ampat, dimana sebuah speedboat bernama Puteri Sion dengan penumpang sebanyak tiga belas orang ditambah dua crew mau menuju spot wisata Piaynemo diketahui menabrak salah satu sekoci milik kapal pesiar yang kebetulan berpapasan di laut, sekoci ini digandeng oleh kapal pesiar, secara tidak sadar speedboat itu langsung menabrak skoci yang ada di belakang kapal pesiar dan langsung hilang kendali," ujar Pelaksana Harian Kordinator Pos Pencarian dan Pertolongan Raja Ampat Rohman, Sabtu, (28/12/2019).
(zil)
Berita Terkait
KM Sabuk Nusantara 62...
KM Sabuk Nusantara 62 Kandas di Perairan Raja Ampat, Terumbu Karang Hancur
Kapal Tanker Pengangkut...
Kapal Tanker Pengangkut 284.429 Ton Minyak Kandas di Selat Singapura
Kapal Pecah Jadi Dua...
Kapal Pecah Jadi Dua setelah Kandas di Pantai Utara Jepang, Semua Awak Selamat
KM Sirimau Kandas di...
KM Sirimau Kandas di Perairan Lembata, 784 Penumpang Tertahan di Kapal
Perlu Beberapa Pekan...
Perlu Beberapa Pekan untuk Pindahkan Kapal yang Blokir Terusan Suez
Bocor, Kapal Angkatan...
Bocor, Kapal Angkatan Laut Malaysia KD Pendekar Tenggelam
Berita Terkini
Puluhan Siswa SMA Belajar...
Puluhan Siswa SMA Belajar Riset, AI, dan Keberlanjutan secara Langsung
5 jam yang lalu
92 WN China Pelaku Penipuan...
92 WN China Pelaku Penipuan Investasi di Batam Dideportasi, Seumur Hidup Dilarang ke Indonesia
6 jam yang lalu
UP2B Jabar Siaga 24...
UP2B Jabar Siaga 24 Jam Jaga Pasokan Listrik, Libur Sekolah Nyaman Berkat Kinerja PLN
6 jam yang lalu
Bang Jago yang Pukul...
Bang Jago yang Pukul Pengendara Motor di Jagakarsa Positif Sabu
7 jam yang lalu
3 Pelaku Penyerangan...
3 Pelaku Penyerangan yang Tewaskan 3 Polisi di Katingan Dibekuk
7 jam yang lalu
YLC-8 IKA ITS Siapkan...
YLC-8 IKA ITS Siapkan Generasi Pemimpin Adaptif Menuju Indonesia Emas 2045
8 jam yang lalu
Infografis
5 Bandara Tersibuk saat...
5 Bandara Tersibuk saat Mudik Lebaran 2026, Layani 4,41 Juta Penumpang
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved