Jakarta Kota Kedua setelah Singapura yang Polisinya Dilengkapi Kamera Badan

Rabu, 11 Desember 2019 - 19:17 WIB
Jakarta Kota Kedua setelah...
Jakarta Kota Kedua setelah Singapura yang Polisinya Dilengkapi Kamera Badan
A A A
JAKARTA - Ditlantas Polda Metro Jaya akan terus menambah kamera badan (bodycam) yang dipasang di seluruh anggota patroli jalan raya (PJR). Pemasangan kamera badan tersebut dilakukan untuk mengawasi perilaku polisi saat bertugas di lapangan.

Kota Jakarta tercatat sebagai kota kedua setelah Singapura yang menggunakan kamera badan untuk personel kepolisian. Saat ini bodycam masih dipakai oleh anggota Patroli Jalan Raya (PJR).

"Kamera ini berguna untuk mengontrol petugas yang bertugas di lapangan. Karena Interaksi dengan masyarakat akan terlihat. Kalau anggota arogan akan terekam, demikian juga kalau masyarakat yang arogan," ujar Kasie STNK Subdit Regident Ditlantas Polda Metro Jaya Kompol Arif Fazlurrahman, Rabu (11/12/2019).

Kamera badan ini dilengkapi berbagai macam fitur. Seperti Global Positioning System (GPS) dan tombol darurat yang bisa digunakan oleh anggota ketika dalam keadaan genting. Kamera itu dilengkapi dengan tombol panik yang bisa digunakan untuk memberi sinyal lokasi di mana bantuan dibutuhkan.

"Bodycam ini merupakan inovasi dari Ditlantas Polda Metro Jaya, untuk melihat kegiatan dan tindakan anggota saat berada di lapangan," tegasnya. (Baca juga: Awasi Perilaku Anggota di Lapangan, Polda Metro Pasang Kamera Badan)

Dengan kamera badan ini maka setiap kegiatan anggota di lapangan akan terpantau. Kamera badan ini akan merekam semua percakapan dan aktivitas petugas saat di lapangan. Kamera badan terhubung dengan internet, sehingga aktivitas anggota polisi langsung terhubung dengan ruang kontrol TMC Ditlantas Polda Metro Jaya yang disebut back office.

"Nantinya kegiatan anggota yang direkam datanya akan langsung tersimpan di back office," tegasnya.

Menurut Arif, body camera itu telah disimulasikan untuk digunakan petugas Ditlantas Polda Metro Jaya untuk memproteksi diri. Saat ini sebanyak 16 unit sudah terpasang yang tersebar pada lima induk PJR.Alat berteknologi tinggi itu dikendalikan di ruang kontrol Ditlantas Polda Metro Jaya secara streaming atau secara langsung. “Insya Allah dalam waktu dekat ditambah 100 unit lagi," tegasnya.
Kasubdit Gakum Ditlantas Polda Metro Jaya Kompol Fahri menambahkan, untuk daya tahan bodycam terbilang cukup lama kamera tersebut bisa bertahan hingga delapan jam.Dengan adanya kamera pengawas itu, diharapkan ada perubahan perilaku anggota menjadi lebih tertib. Sebab kamera tubuh itu nantinya akan menjadi bukti kinerja petugas di lapangan.
Ke depannya, kamera tersebut juga akan berfungsi sebagai Electronic Traffic Law Enforcement (e-TLE) portable, sehingga seluruh kamera yang berada di jalan juga bisa digunakan untuk e-TLE.

Selain body cam, Polda Metro juga akan menambah kamera e-TLE sebanyak 45 unit yang lelangnya telah selesai dilakukan. Kemudian pada 2020, pihaknya akan menambah sebanyak 48 kamera, sehingga total menjadi 105 mata kamera untuk memantau pengendara di jalan raya pada 2020."Nanti akan ada e-TLE portabel di unit tertentu. Kami akan kembangkan ke depan untuk pelayanan lebih baik ke masyarakat," tukasnya.
(thm)
Berita Terkait
Halte TJ Polda Metro...
Halte TJ Polda Metro Jaya Kembali Beroperasi Pasca Pembakaran
7 Sanksi Pelanggar yang...
7 Sanksi Pelanggar yang Terjaring Operasi Keselamatan Jaya
Daftar 5 Kapolres Baru...
Daftar 5 Kapolres Baru Dilantik oleh Kapolda Metro Jaya
Polisi Akan Tilang Pesepeda...
Polisi Akan Tilang Pesepeda yang Melaju di Luar Jalur
Derek Liar Resahkan...
Derek Liar Resahkan Masyarakat, Polda Metro Gelar Penertiban
Polda Metro Jaya Imbau...
Polda Metro Jaya Imbau Pesepeda Tak Keluar Jalur yang Disediakan
Berita Terkini
Pramono Tegaskan 2.843...
Pramono Tegaskan 2.843 Lowongan Padat Karya Program Jangka Pendek
13 menit yang lalu
Prabowo Tinjau SRMP...
Prabowo Tinjau SRMP 17 Tabanan, Disambut Yel-yel hingga Tari Kecak dari Siswa
1 jam yang lalu
Pramono Yakin CFD Rasuna...
Pramono Yakin CFD Rasuna Said Jadi Ikon Baru Jakarta, Dilirik Wisatawan Mancanegara
2 jam yang lalu
Gempa 5,3 Magnitudo...
Gempa 5,3 Magnitudo Guncang Maluku Barat Daya
2 jam yang lalu
Dokter Gigi Asal Vietnam...
Dokter Gigi Asal Vietnam Buka Praktik di Ciputat Pakai Izin Tinggal Kunjungan, Endingnya Dideportasi
3 jam yang lalu
Pramono Akan Resmikan...
Pramono Akan Resmikan CFD Rasuna Said saat HUT Jakarta, Mayoritas Warga Minta Dilanjutkan
3 jam yang lalu
Infografis
15 PTN Masih Buka Jalur...
15 PTN Masih Buka Jalur Mandiri 2025, Kesempatan Kedua yang Gagal SNBT
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved