Festival Danau Toba, Lomba Solu Bolon Hanya Diikuti 9 Tim Perahu

Selasa, 10 Desember 2019 - 19:44 WIB
Festival Danau Toba,...
Festival Danau Toba, Lomba Solu Bolon Hanya Diikuti 9 Tim Perahu
A A A
SIMALUNGUN - Lomba Solu Bolon diikuti 9 tim perahu dari berbagai daerah di Pantai Bebas Danau Toba, Parapat, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara (Sumut), Selasa (10/12/2019). Perlombaan Solu Bolon ini merupakan rangkaian kegiatan Festival Danau Toba (FDT) pada hari kedua di kawasan Danau Toba, Parapat Kabupaten Simalungun. (Baca: Yuk, Mengenal Budaya Batak Lewat TB Silalahi Center)

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Sumut, Ria Nofida Telaumbanua mengatakan Solu Bolon itu perlombaan menggunakan perahu. Dari even itu harus diperbanyak menjadi salah satu daya tarik wisatawan.

"Sebelumnya di Balige juga pernah dilakukan Solu Bolon (tradisi). Nah disini kita buatkan Solu Bolon (dragon) ini kan rame," jelasnya di Pantai Bebas Danau Toba, Parapat.

Dikatakannya, sesuai aturan setiap tim itu ada 12 orang, dua orang cadangan. "Sebenarnya peminatnya besar, Balige mau kirim tapi persiapannya kurang karena stamina harus fit mempergunakan tenaga yang kuat, harus cek kesehatan sanggup enggak dia mengikuti lomba ini. Jangan nanti di Danau itu kan resikonya berat, apalagi ini kan dilihat luar negeri," timpalnya.

Menurutnya, 9 tim jadi peserta yang bertanding itu bukan hasil seleksi namun memang sudah siap secara fisik untuk bertanding.

"Kalau untuk Solu Bolon ini kan saya rasa terbatas orangnya, tidak semua bisa. Karena secara fisik kan orangnya harus siap. Apalagi ini kan kelompok juga. Secara fisik dan tim juga diperlukan. Karena kan kegiatan kita di Danau Toba, jadi harus seimbang kegiatannya di darat dan di air," sebutnya.

Ke depan, lanjutnya, ini menjadi tolak ukur Pemprov Sumut untuk lebih baik lagi, lebih banyak lagi kegiatannya dan persiapannya lebih matang lagi. "Banyak yang datang, bukan hanya di sekitar kita, dari luar kota juga bisa datang," timpalnya.

Soal pengunjung atau penonton yang sepi setiap kegiatan, Ria menapiknya. "Kalau penonton/pengunjung, ini kan karena hari kerja/sekolah tapi nanti kalau sore bisa masuk pengunjungnya," paparnya.

Koordinator Pelaksana Solu Bolon, Terbit Tarigan menambahkan Solu Bolon ini merupakan tradisi yang sudah dilakukan nenek moyang yang digunakan untuk mencari ikan.

"Nah saat ini ada permainan di Festival Danau Toba (FDT), makanya kita buat yang di air. Tahun depan akan ada lomba lainnya lagi seperti cari koin dalam air untuk anak-anak, karena tujuan kita kan salah satunya menarik wisatawan khususnya mancanegara yang ditargetkan pusat 1 juta namun pak Gubernur bilang jangan muluk-muluk sama bu Kadis, 500 ribu aja sudah bagus," tandasnya.
(sms)
Berita Terkait
Indonesia Authentic...
Indonesia Authentic Places : Panorama Danau Toba ada Di MNCTV Sore ini
Luhut Kunjungi 15 Proyek...
Luhut Kunjungi 15 Proyek Pemerintah di Danau Toba
Luhut Ungkap Posisi...
Luhut Ungkap Posisi Danau Toba di Antara 5 Destinasi Wisata Super-Prioritas
Geo Bike Kaldera Toba...
Geo Bike Kaldera Toba Diharapkan Dapat Bangkitkan Pariwisata Danau Toba
Menparekraf Sandiaga...
Menparekraf Sandiaga Uno Ajak Wisatawan Nusantara Berkunjung ke Danau Toba
BPODT Sebut Infrastruktur...
BPODT Sebut Infrastruktur dan Regulasi Kunci Pengembangan Destinasi Danau Toba
Berita Terkini
The Banjoemas, Diplomasi...
The Banjoemas, Diplomasi Identitas Banyumas di Pusat Budaya Ibu Kota
4 jam yang lalu
Generasi Hijau dari...
Generasi Hijau dari Lereng Merapi: Pemuda Boyolali Pimpin Masa Depan Peternakan Berkelanjutan
5 jam yang lalu
BMKG Ungkap Daftar Wilayah...
BMKG Ungkap Daftar Wilayah yang Bakal Alami Kemarau Panjang
6 jam yang lalu
Pemprov Papua Selatan:...
Pemprov Papua Selatan: PSN Wanam Buka Lapangan Pekerjaan dan Tingkatkan Kesejahteraan
6 jam yang lalu
Terima Suap Rp15 Juta...
Terima Suap Rp15 Juta dan Urus Perkara, Hakim PN Cilacap Dipecat
7 jam yang lalu
Enam Tahun Penerjemahan,...
Enam Tahun Penerjemahan, Alkitab Bahasa Sunda Kini Hadir dalam Format Cetak dan Digital
7 jam yang lalu
Infografis
9 Negara yang Pernah...
9 Negara yang Pernah Bangkrut karena Utang Menggila
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved