Minim Kandidat, Petahana Diprediksi Menang Mudah di Pilgub Kepri

Jum'at, 06 Desember 2019 - 01:12 WIB
Minim Kandidat, Petahana...
Minim Kandidat, Petahana Diprediksi Menang Mudah di Pilgub Kepri
A A A
BATAM - Perhelatan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) akan berlangsung pada 2020 mendatang. Suasana semarak menjelang pilkada sudah mulai terlihat, utamanya dari sebaran alat sosialisasi yang dipasang oleh beberapa figur yang mau ikut kontestasi.

Beberapa nama yang muncul ke permukaan sudah bisa dilihat dari media. Nama-nama itu antara lain Ismet Abdullah, Soeryo Respationo, Ansar Ahmad, Fauzi Bahar, Huzrin Hood dan lain-lain.

Pengamat pilkada dari Kantor Lembaga Survei Stratak Indonesia, Oktarina Soebardjo menilai Pilgub Kepri akan berlangsung seru karena minimnya tokoh yang berani muncul dan maju dalam kontestasi. Menurut dia, hampir semua figur yang diprediksi akan ikut kontestasi merupakan figur lama.

“Nama-nama yang muncul di permukaan adalah nama-nama lama, orang Kepri sudah pada hapal dengan kekurangan dan kelebihan tokoh-tokoh itu. Bahkan sejujurnya bisa jadi ini menunjukan Kepri defisit kader pemimpin,” ujarnya kepada media saat berlangsung diskusi “Meneropong Dinamika Pilkada Kepri”, Kamis (5/12/2019).

Oktarina menjelaskan, sangat mungkin akan terjadi kembali pertarungan dua kubu seperti pilkada sebelumnya atau bisa saja malah muncul paslon tunggal. Untuk itulah Oktrina menilai Plt. Gubernur Kepri yang sekarang memimpin pemerintahan sangat layak untuk maju, ikut serta dalam kontestasi. Dengan demikian pilkada akan berlangsung seru.

“Saya kira secara de facto petahana adalah Plt. Gubernur sekarang ini. Dialah pemimpin Kepri saat ini dan tentu sangat layak dan wajar diperhitungkan untuk menang. Selain sebagai petahana, yang bersangkutan juga merupakan adik kandung Gubernur Muhammad Sani, pemenang pilkada Kepri 2015,” ujarnya.

Dengan demikian, Oktarina melanjutkan, akan terjadi pertarungan antara figur lama melawan figur baru. Plt. Gubernur Isdianto menurutnya merupakan figur baru, karena tidak pernah ikut pilkada sebelumnya.

“Saya kira kalau partai politik canggih menyeleksi calon untuk bertarung di Pilkada Kepri ini, nama Isdianto tidak bisa diabaikan. Dia punya segudang potensi untuk menang. Dia adik kandung Gubernur M. Sani. Putera tempatan. Berpengalaman dalam pemerintahan dan sekarang ini secara de facto adalah gubernur petahana,” katanya.

Isdianto sendiri terpilih sebagai wakil gubernur melalui penetapan DPRD Kepri lalu menjabat sebagai pelaksana tugas (Plt) Gubernur karena adanya operasi tangkap tangan (OTT) KPK terhadap Gubernur Nurdin Basyirun. Posisi Nurdin sendiri sudah diberhentikan sementara karena sudah jadi terdakwa tindak pidana korupsi.

Menanggapi wacana besarnya peluang Isdianto menjadi pemenang Pilgub Kepri mendatang, Relawan Kepri Bersatu Rionaldi menyatakan sependapat. Menurutnya rakyat Kepri rindu dengan kepemimpinan almarhum Pak Sani. Karenanya kalau Pak Isdianto nantinya dicalonkan oleh partai politik menjadi calon gubernur dan ikut pilkada 2020, dirinya meyakini posisinya akan unggul. “Suara pemilih Almaruhum Pak Sani akan banyak memilih Pak Isdianto. Apalagi kalau lawannya di pilkada nanti masih tokoh-tokoh yang lama,” ujarnya.
(cip)
Berita Terkait
Jadwal dan Tahapan Pilkada...
Jadwal dan Tahapan Pilkada Serentak Tahun 2024
Masyarakat Harus Mengutamakan...
Masyarakat Harus Mengutamakan Aspek Rasionalitas saat Pilkada
738 Bakal Pasangan Calon...
738 Bakal Pasangan Calon Terdaftar Dalam Pilkada 2020
Mencegah Konflik Pilkada...
Mencegah Konflik Pilkada Serentak
Peringatan Protokol...
Peringatan Protokol Kesehatan Pilkada Ditengah Masa Pandemi Corona
Pilkada 2020 Tanpa APD,...
Pilkada 2020 Tanpa APD, Bawaslu Ingatkan Potensi Konflik
Berita Terkini
Stafsus Menag Tinjau...
Stafsus Menag Tinjau GKJ Nusukan Solo, Jamin Kebebasan Beribadah
3 jam yang lalu
Unjuk Rasa Mahasiswa...
Unjuk Rasa Mahasiswa Bubar, Polisi Mulai Buka Jalan Jenderal Sudirman Arah Bundaran HI
5 jam yang lalu
Perumda Dharma Jaya...
Perumda Dharma Jaya Edukasi Ketahanan Pangan ke Siswa SMPN 51 Jakarta
6 jam yang lalu
Situ Rompong Tangsel...
Situ Rompong Tangsel Menyusut Tinggal 1,7 Hektare, Warga Duga Ada Maladminsitrasi
6 jam yang lalu
Roy Suryo Titip Pesan...
Roy Suryo Titip Pesan ke Massa Aksi Demo: Jangan Disusupi, Aparat Harus Humanis
6 jam yang lalu
Ada Demo Mahasiswa,...
Ada Demo Mahasiswa, Rute Transjakarta Dialihkan
7 jam yang lalu
Infografis
Ranking FIFA Terbaru:...
Ranking FIFA Terbaru: Argentina Gusur Spanyol di Puncak, Indonesia Meroket 4 Tingkat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved