Awal Desember Nanti, LRT Jakarta Siap Beroperasi Secara Komersial
Jum'at, 22 November 2019 - 07:40 WIB
Awal Desember Nanti, LRT Jakarta Siap Beroperasi Secara Komersial
A
A
A
JAKARTA - PT LRT Jakarta selaku operator dari LRT (Lintas Raya Terpadu) Jakarta telah siap beroperasi secara komersial menjadi mobilitas publik per tanggal 1 Desember 2019. Moda transportasi umum berbasis rel ini memberlakukan tarif normal Rp5.000 untuk satu kali perjalanan dan berlaku sama untuk jarak jauh maupun dekat.
"Perizinan sudah lengkap. Kemarin kami sudah mendapat restu bahwa per 1 Desember 2019 kita akan beroperasi secara komersial," ujar Direktur Utama LRT Jakarta, Wijanarko saat melakukan konferensi pers di Jakarta, Kamis (21/11/2019)
LRT Jakarta Fase I berjarak 5,8 KM akan melayani 6 stasiun, yaitu mulai dari Stasiun Pegangsaan Dua, Stasiun Boulevard Utara, Stasiun Boulevard Selatan, Stasiun Pulomas, Stasiun Equestrian, hingga Stasiun Velodrome dengan jam operasional setiap harinya di mulai pukul 05.30-23.00 WIB.
Winarko menjelaskan, bahwa LRT Jakarta sudah melakukan uji publik sejak tanggal 11 Juni 2019 ini mendapat perhatian dari masyarakat. Dia menyebut sudah lebih dari satu juta penumpang yang dilayani oleh pihaknya.
"Setelah melewati masa Uji Publik, LRT Jakarta telah melayani lebih dari 1.044.457 pelanggan (per 17 November 2019) dan terus mengalami peningkatan setiap bulannya," ungkapnya.
Peningkatan ini terjadi sejak beroperasinya Stasiun Pegangsaan Dua dan pembukaan rute integrasi Non-BRT Transjakarta 10F yang melayani pelanggan mulai dari Stasiun Pegangsaan Dua hingga Sunter Kelapa Gading Via Mall Artha Gading dan Mall of Indonesia (MOI).
Pembayaran tarif perjalanan per tanggal 1 Desember 2019 dapat dilakukan dengan menggunakan kartu Single Journey Trip (SJT) yang bisa didapatkan di loket pembelian tiket maupun melalui Ticket Vending Machine.
Selain itu, penumpang juga bisa menggunakan Kartu Uang Elektronik (KUE) seperti, e-money (Bank Mandiri), Flazz (Bank BCA), Tap-Cash (Bank BNI), Brizzi (Bank BRI), Jakcard (Bank DKI), dan Jak Lingko (Bank DKI/BNI).
Sekadar informasi, kereta LRT Jakarta yang dibangun sejak pertengahan 2016 mulai dipakai sejak medio 2018 lalu. Sejak itu, LRT Jakarta beroperasi dengan status uji coba tanpa mengenakan biaya perjalanan.
"Perizinan sudah lengkap. Kemarin kami sudah mendapat restu bahwa per 1 Desember 2019 kita akan beroperasi secara komersial," ujar Direktur Utama LRT Jakarta, Wijanarko saat melakukan konferensi pers di Jakarta, Kamis (21/11/2019)
LRT Jakarta Fase I berjarak 5,8 KM akan melayani 6 stasiun, yaitu mulai dari Stasiun Pegangsaan Dua, Stasiun Boulevard Utara, Stasiun Boulevard Selatan, Stasiun Pulomas, Stasiun Equestrian, hingga Stasiun Velodrome dengan jam operasional setiap harinya di mulai pukul 05.30-23.00 WIB.
Winarko menjelaskan, bahwa LRT Jakarta sudah melakukan uji publik sejak tanggal 11 Juni 2019 ini mendapat perhatian dari masyarakat. Dia menyebut sudah lebih dari satu juta penumpang yang dilayani oleh pihaknya.
"Setelah melewati masa Uji Publik, LRT Jakarta telah melayani lebih dari 1.044.457 pelanggan (per 17 November 2019) dan terus mengalami peningkatan setiap bulannya," ungkapnya.
Peningkatan ini terjadi sejak beroperasinya Stasiun Pegangsaan Dua dan pembukaan rute integrasi Non-BRT Transjakarta 10F yang melayani pelanggan mulai dari Stasiun Pegangsaan Dua hingga Sunter Kelapa Gading Via Mall Artha Gading dan Mall of Indonesia (MOI).
Pembayaran tarif perjalanan per tanggal 1 Desember 2019 dapat dilakukan dengan menggunakan kartu Single Journey Trip (SJT) yang bisa didapatkan di loket pembelian tiket maupun melalui Ticket Vending Machine.
Selain itu, penumpang juga bisa menggunakan Kartu Uang Elektronik (KUE) seperti, e-money (Bank Mandiri), Flazz (Bank BCA), Tap-Cash (Bank BNI), Brizzi (Bank BRI), Jakcard (Bank DKI), dan Jak Lingko (Bank DKI/BNI).
Sekadar informasi, kereta LRT Jakarta yang dibangun sejak pertengahan 2016 mulai dipakai sejak medio 2018 lalu. Sejak itu, LRT Jakarta beroperasi dengan status uji coba tanpa mengenakan biaya perjalanan.
(kri)