Pemkab Buleleng Akan Bentuk Bank Sampah di Setiap SKPD

Rabu, 06 November 2019 - 14:52 WIB
Pemkab Buleleng Akan...
Pemkab Buleleng Akan Bentuk Bank Sampah di Setiap SKPD
A A A
SINGARAJA - Penanganan sampah di Kabupaten Buleleng terus digencarkan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Buleleng. Upaya terbaru yang dicanangkan oleh Pemkab Buleleng adalah pengelolaan sampah di SKPD lingkup Pemkab Buleleng.

Upaya tersebut berupa pemilahan sampah yang ditimbulkan di setiap kantor dan pembentukan bank sampah perkantoran. Program bank sampah ini, tidak hanya bernilai ekonomis, namun untuk menjaga lingkungan agar tetap bersih, serta meminimalisir tumpukan sampah yang ada.

Hal ini terungkap saat Pemkab Buleleng melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Buleleng melakukan Sosialisasi Pengelolaan Sampah Perkantoran Berbasis 3R Kombinasi Bank Sampah dan Sosialisasi Peraturan Bupati Buleleng Nomor: 39 Tahun 2019 tentang Penanganan Sampah.

Sosialisasi ini dipimpin Asisten Administrasi Perekonomian dan Pembangunan Setda Kabupaten Buleleng Ni Made Rousmini,S.Sos di Ruang Rapat Dinas Pertanian Kabupaten Buleleng, Rabu (6/11/2019). Sosialisasi ini diikuti oleh SKPD lingkup Pemkab Buleleng, BUMD, dan BUMN.

Seperti diketahui, bank sampah adalah suatu tempat yang digunakan untuk mengumpulkan sampah yang sudah dipilah-pilah. Hasil dari pengumpulan sampah yang sudah dipilah, akan disetorkan ke tempat pembuatan kerajinan dari sampah atau ke tempat pengepul sampah.

Bank sampah dikelola menggunakan sistem seperti perbankan yang dilakukan oleh petugas sukarelawan. Penyetor adalah warga yang tinggal di sekitar lokasi bank serta mendapat buku tabungan seperti menabung di bank.

Asisten Administrasi Perekonomian dan Pembangunan Setda Kabupaten Buleleng Ni Made Rousmini, mengungkapkan, seluruh peserta rapat ini setuju untuk mengelola sampah di kantor dan membentuk bank sampah.

Rousmini mengatakan, sejauh ini sudah ada tiga instansi yang membentuk bank sampah perkantoran yakni DLH, Perkimta dan Puskesmas Buleleng I. Ia menegaskan, Pemkab Buleleng harus menjadi contoh bagi masyarakat Buleleng dalam pengelolaan sampah. Rousmini berharap, dengan adanya bank sampah ini, penumpukan sampah bisa berkurang.

“Harapan kami dengan gerakan bank sampah di masing-masing SKPD akan merubah prilaku personil itu untuk hidup bersih, sehat dan menjaga lingkungan,” harapnya.

Sementara itu, Sekretari Dinas Lingkungan Hidup Ariston Adhi Pamungkas, SP, mengatakan, sampah perkantoran dipisah berdasarkan beberapa kategori, yaitu kertas, botol plastik, kemasan plastik, organik, dan residu.

Setelah dipisahkan, sampah-sampah ini dikumpulkan sesuai jenisnya oleh petugas dan nantinya bisa dibawa ke bank sampah yang ada di SKPD masing-masing. Hanya sampah kertas dan botol plastik yang memiliki nilai jual.

Untuk sampah organik langsung akan diolah menjadi kompos. Ariston meyakini, dengan sistem pengelolaan sampah di perkantoran ini dapat mengurangi jumlah sampah yang diangkut ke TPA.

“Di Buleleng TPA hanya ada satu yaitu di Desa Bengkala, sekarang disana sudah overload. Saya yakin kalau program ini berjalan, tumpukan sampah di TPA bisa berkurang,” jelasnya.
(akn)
Berita Terkait
Gunakan Data Infrasound,...
Gunakan Data Infrasound, Lapan Menduga Ledakan Buleleng Karena Meteor Kecil
GTPP COVID-19 Buleleng...
GTPP COVID-19 Buleleng Optimalkan Pengawasan di Pasar Tradisional
Bupati Sutjidra Tekankan...
Bupati Sutjidra Tekankan Peran Strategis Bunda PAUD Wujudkan Generasi Emas Buleleng
Pemerkosa Siswi SMP...
Pemerkosa Siswi SMP di Buleleng Bali Ditangkap, Total Jadi 11 Tersangka
Gempa M4,4 Guncang Buleleng...
Gempa M4,4 Guncang Buleleng Bali
Polisi Duga Dentuman...
Polisi Duga Dentuman Misterius di Buleleng dari Meteor Jatuh ke Barat Laut
Berita Terkini
11 Orang Tewas, Truk...
11 Orang Tewas, Truk Tronton Hantam Pikap Rombongan Pengantar Pengantin di Pantura Indramayu
12 menit yang lalu
BNPB Sebut 3 Daerah...
BNPB Sebut 3 Daerah di Pulau Jawa Dilanda Karhutla, Ini Lokasinya
1 jam yang lalu
Usai Jadi Tersangka,...
Usai Jadi Tersangka, Rumah Dinas Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Sepi Tanpa Aktivitas
7 jam yang lalu
Pekan Dekranasda Tangsel...
Pekan Dekranasda Tangsel 2026, Momentum Perkenalkan Produk Lokal UMKM
7 jam yang lalu
Komitmen Berkelanjutan,...
Komitmen Berkelanjutan, Tracon Industri Kolaborasi Tanam 500 Mangrove di Karawang
9 jam yang lalu
2 Pencuri Kabel Rp143...
2 Pencuri Kabel Rp143 Juta di Cikarang Selatan Ditangkap saat Beraksi
11 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved