Kejagung Meminta Keterangan Ketua DPRD Sumsel soal Kasus Bansos

Selasa, 22 Oktober 2019 - 21:15 WIB
Kejagung Meminta Keterangan...
Kejagung Meminta Keterangan Ketua DPRD Sumsel soal Kasus Bansos
A A A
PALEMBANG - Kejaksaan Agung (Kejagung) meminta keterangan Ketua DPRD Sumatera Selatan (Sumsel) RA Anita Noeringhati terkait Kasus Dana Bantuan Sosial (Bansos) Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan tahun 2013. Dari pantauan SINDOnews, pemeriksaan dilakukan sejak pukul 09.00 WIB di lantai 5 Gedung Kejaksaan Tinggi Sumatera Selatan, Selasa (22/10/2019).

Selain RA Anita Noeringhati, ikut diperiksa Adi Rasyidi karena keduanya merupakan anggota Badan Anggaran pada saat saat kasus Dana Bansos mencuat. Anita terlihat lebih dulu tiba di Gedung Kejati Sumsel sekitar pukul 09.00 WIB, sedangkan Adi tiba pukul 12.30 WIB melalui pintu depan kantor Kejati Sumsel.

Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Selatan, Sugeng Purnomo, membenarkan adanya kegiatan pemeriksaan yang dilakukan oleh tim penyidik Kejagung. "Ada permintaan keterangan dari teman-teman di Kejagung tapi detailnya nanti setelah selesai pemeriksaan," ujar Sugeng saat diwawancarai SINDOnews.

Sementara itu, Anita menjelaskan, tidak ada hal yang baru yang harus dikatakannya karena pernyataan yang disampaikan kepada penyidik Kejagung masih sama seperti pada waktu pemanggilan sebelumnya. Dia mengakui, pemeriksaan yang dilakukan penyidik Kejagung terkesan memakan waktu cukup lama karena komputer yang digunakan penyidik mengalami beberapa kali kendala.

"Memang agak lama, lebih dari tiga jam, karena tadi komputernya agak lemot. Ini sebenarnya kasus lama yang akan diungkap lagi ya, tapi pertanyaannya masih seputar itu dan yang saya ketahui juga hanya itu. Jadi tidak ada perbedaan antara keterangan saya pada awal 1 Maret 2016, 20 Oktober 2016 dan 22 Oktober 2019 dan ini belum ada nama tersangka. Jadi sekarang ini satu berkas itu satu tersangka kini masih pendalaman, tidak ada nama tersangka," jelasnya.
(wib)
Berita Terkait
Jokowi Libatkan KPK,...
Jokowi Libatkan KPK, Kejaksaan, dan BPKP untuk Cegah Korupsi Bansos
Senjakala Pemberantasan...
Senjakala Pemberantasan Korupsi jika Kejaksaan Dilarang Usut Korupsi
Mensos Juliari Batubara...
Mensos Juliari Batubara Menambah Jumlah Menteri yang Ditangkap KPK
Kerugian Negara Akibat...
Kerugian Negara Akibat Korupsi Bansos Jokowi Bertambah Jadi Rp250 Miliar
Dalam 1 Tahun Bekerja,...
Dalam 1 Tahun Bekerja, Jaksa Agung Selamatkan Uang Negara
Strategi Mensos Risma...
Strategi Mensos Risma Menghindari Korupsi dalam Penyaluran Bansos
Berita Terkini
Kaesang Ungkap Dewan...
Kaesang Ungkap Dewan Pembina PSI Mulai Turun ke Daerah Akhir Juni
46 menit yang lalu
MNC Vision Network-MNC...
MNC Vision Network-MNC Peduli Salurkan Bantuan Seragam dan Sembako di Panti Asuhan Anak Ceria Indonesia Depok
8 jam yang lalu
Resmi Dibuka, DAIKIN...
Resmi Dibuka, DAIKIN Proshop Alvamega Hadirkan Solusi Tata Udara Premium di Serpong
8 jam yang lalu
300 Siswa-Warga Dapatkan...
300 Siswa-Warga Dapatkan Pemeriksaan Mata dan Kacamata Gratis
8 jam yang lalu
Bongkar Gudang Penyimpanan...
Bongkar Gudang Penyimpanan Kosmetik Impor Ilegal di Tangerang, BPOM Ungkap Modus Operandi dan Peredaran
9 jam yang lalu
Stop Polemik, Prof Dede:...
Stop Polemik, Prof Dede: Pengelolaan Yayasan Diserahkan ke Pemerintah melalui UIN Jakarta
11 jam yang lalu
Infografis
Rentetan Kasus Korupsi...
Rentetan Kasus Korupsi di Jateng: Tiga Bupati Terjaring KPK pada Awal 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved