Si Perut Laper Masuk Top 45 Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik 2019

Rabu, 16 Oktober 2019 - 09:26 WIB
Si Perut Laper Masuk...
Si Perut Laper Masuk Top 45 Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik 2019
A A A
JAKARTA - Sistem Informasi Peta Peruntukan Lahan Perkebunan atau Si Perut Laper yang digagas Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat (Jabar) masuk Top 45 Inovasi Pelayanan Publik 2019 Kementerian Pendayagunaan Negara Aparatur dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB) RI.

Plh. Gubernur Jabar Uu Ruzhanul Ulum menerima piagam penghargaan yang diberikan oleh Wakil Presiden RI Jusuf Kalla di Istana Wapres, Jakarta, Selasa (15/10/19).

"Kami bersyukur karena inovasi pelayanan publik kami kembali diapresiasi oleh pemerintah pusat," kata Uu.

Si Perut Laper sendiri menampilkan informasi kesesuaian lahan dan komoditas mulai dari lahan sesuai (S1), cukup sesuai (S2), kurang sesuai (S3), dan tidak sesuai (N). Tak hanya itu, Si Perut Laper juga dirancang untuk memperlihatkan faktor pembatas untuk kelas lahan di luar S1.

Nilai plus Si Perut Laper lainnya adalah mampu memberikan solusi rekayasa faktor pembatas melalui rekomendasi pengelolaan lahan secara mekanik dan vegetative. Informasi tersebut diharapkan dapat menjawab pertanyaan petani dalam memanfaatkan lahan secara optimal.

Kehadiran Si Perut Laper berkorelasi positif terhadap peningkatan penggunaan lahan tanam S1. Sebelum Si Perut Laper hadir, pada 2015, sebanyak 80% (390.534 Ha) dari luas tanam 488.167 Ha, komoditas perkebunan ditanam pada lahan diluar S1.

Setelah Si Perut Laper hadir, pada 2016 sampai saat ini, terjadi peningkatan arah pemanfaatan lahan S1 sebesar 40% dan penurunan arah pemanfaatan lahan S2 dan S3 sebesar 60%. Peningkatan penggunaan lahan S1 dan penurunan penggunaan lahan S2 dan S3 menjadi indikator keberhasilan Si Perut Laper.

"Tadi disampaikan orang yang bisa membuat inovasi berarti orang pintar, inovasi ini tentu untuk kebaikan dan kebermanfaatan masyarakat Jabar," ucap Uu.

Setelah masuk Top 45 Inovasi Pelayanan Publik, Si Perut Laper akan dikompetisikan ke tingkat internasional, yakni United Nation Public Service (UNPSA) 2019. Uu pun meminta semua pihak untuk terus berinovasi demi kesejahteraan masyarakat.

"Saya harap jangan berpuas diri karena kita ikut sertakan pada ajang yang lebih tinggi. Dan jangan berhenti untuk berinovasi," kata Uu mengakhiri.

Selain itu, daerah tingkat dua di Jabar masuk dalam Top 45 Inovasi Pelayanan Publik 2019, yaitu Kabupaten Bogor dengan inovasi bernama Si Dalmu Daliya (Sistem Kendali Mutu dan Kendali Biaya), dan Kota Cimahi dengan inovasi bernama Gastrodiplomacy Cireundeu.
(akn)
Berita Terkait
Gubernur Jawa Barat...
Gubernur Jawa Barat Tandatangani Kerja Sama Banjir dan Longsor
Pemprov Jawa Barat Antisipasi...
Pemprov Jawa Barat Antisipasi Gelombang Kedua COVID-19
Gubernur Jabar Serahkan...
Gubernur Jabar Serahkan Bantuan kepada Mahasiswa Papua
Pj. Bupati Bandung Barat...
Pj. Bupati Bandung Barat Terima Penghargaan Siddhakarya dari Pemprov Jawa Barat
Pak Uu: Kolaborasi Samakan...
Pak Uu: Kolaborasi Samakan Persepsi Jaga Alam
Epidemiolog Unpad Ingatkan...
Epidemiolog Unpad Ingatkan Bahaya Penyebaran COVID-19 di Pusat Niaga
Berita Terkini
PTUN Serang Tutup Gugatan...
PTUN Serang Tutup Gugatan Yayasan Syarif Hidayatullah, Pengacara: Kepemilikan UIN Jakarta Kian Tegas
48 menit yang lalu
SDN di NTT Dibongkar...
SDN di NTT Dibongkar untuk KDMP, Andreas PDIP: Jangan Korbankan Program Lainnya
1 jam yang lalu
Program Perempuan Berdaya...
Program Perempuan Berdaya Sandiaga Uno, Peserta Raup Pesanan Jutaan Rupiah
2 jam yang lalu
129 Sampul Paspor Bekas...
129 Sampul Paspor Bekas Jemaah Haji Ditemukan Tercecer di Serpong, Imigrasi: Dokumen Lama
2 jam yang lalu
Operasi SAR Ledakan...
Operasi SAR Ledakan Bom Peninggalan Perang Dunia II di Biak Ditutup
3 jam yang lalu
BRI Kokohkan Dominasi,...
BRI Kokohkan Dominasi, Raih Penghargaan Best Private Bank Skala Internasional
3 jam yang lalu
Infografis
Angkatan Darat Amerika...
Angkatan Darat Amerika Serikat Incar 'Pasukan Tua' Masuk Militer
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved