Bupati Buleleng Segera Tuntaskan Masalah Air di Kecamatan Banjar

Selasa, 08 Oktober 2019 - 11:43 WIB
Bupati Buleleng Segera...
Bupati Buleleng Segera Tuntaskan Masalah Air di Kecamatan Banjar
A A A
SINGARAJA - Bupati Buleleng, Putu Agus Suradnyana, bersama dengan Dinas terkait bergerak cepat dalam menanggapi serta menuntaskan permasalahan air akibat musim kemarau panjang di beberapa Desa di Kecamatan Banjar secepatnya.

Pada kesempatan ini, Bupati Agus Suradnyana melakukan audiensi dengan Perbekel serta Kelian Subak dari seluruh Desa se-Kecamatan Banjar. Audiensi ini dilaksanakan di Rumah Jabatan Bupati Buleleng, Senin (7/10/2019).

Ditemui usai acara, Bupati Agus Suradnyana menjelaskan konsep untuk menuntaskan masalah air tersebut adalah dengan melakukan konservasi air utamanya di daerah hulu yakni Desa Gesing, Desa Munduk serta Gobleg terlebih dahulu. Selain konservasi, konsep dalam jangka pendek juga akan dilakukan untuk mempercepat penanganannya, yaitu dengan cara menciptakan manajemen penegelola air serta optimalisasi saluran air nantinya. ”Jadi kita juga mengatur subak agar tidak mengganggu irigasi yakni dengan membangun reservoir,” jelasnya.

Lebih lanjut, dirinya mengungkapkan pemanfaatan air dengan manajemen dan teknologi yang tepat dapat mengoptimalisasikan penggunaan air untuk kebutuhan sehari-hari. Dalam waktu dekat ini, ia akan mengajak seluruh Dinas terkait untuk mengunjungi langsung tempat-tempat yang masih memiliki kendala dalam pemanfaatan air. Setelah ini, ia akan menyosialisasi perbaikan lingkungan di desa yang letaknya di hulu. “Jadi kami akan bantu untuk memaksimalkan stok air utamanya di tiga desa yang berada di hulu terlebih dahulu,” ungkap Bupati Agus Suradnyana.

Sementara itu, Perbekel Desa Gesing, Nyoman Sanjaya saat berlangsungnya diskusi mengatakan permasalahan yang ditemui di Desa Gesing saat ini adalah menurunnya debet air saat musim kemarau dan upaya untuk memompa air terkendala dengan mahalnya biaya listrik, sehingga di daerah tersebut menggunakan diesel untuk memenuhi bak penampungan air. Walaupun demikian, pemanfaatan air bersih masih bisa memenuhi kebutuhan di dua dusun yang ada di Desa Gesing. “Karena sumber air nya masih besar, jadi butuh waktu dua jam saja bak airnya sudah bisa penuh,” pungkasnya.
(atk)
Berita Terkait
Gunakan Data Infrasound,...
Gunakan Data Infrasound, Lapan Menduga Ledakan Buleleng Karena Meteor Kecil
GTPP COVID-19 Buleleng...
GTPP COVID-19 Buleleng Optimalkan Pengawasan di Pasar Tradisional
Bupati Sutjidra Tekankan...
Bupati Sutjidra Tekankan Peran Strategis Bunda PAUD Wujudkan Generasi Emas Buleleng
Pemerkosa Siswi SMP...
Pemerkosa Siswi SMP di Buleleng Bali Ditangkap, Total Jadi 11 Tersangka
Gempa M4,4 Guncang Buleleng...
Gempa M4,4 Guncang Buleleng Bali
Polisi Duga Dentuman...
Polisi Duga Dentuman Misterius di Buleleng dari Meteor Jatuh ke Barat Laut
Berita Terkini
516 Unit Layanan di...
516 Unit Layanan di Wilayah 3T, PNM Perluas Akses Pembiayaan bagi Masyarakat Prasejahtera
5 jam yang lalu
Pengirim Teror Bom di...
Pengirim Teror Bom di SDN Jaksel Ternyata Orang Tua Siswa, Sempat Jemput Anak usai Kirim Ancaman
5 jam yang lalu
Dua Proyek Sekolah Rakyat...
Dua Proyek Sekolah Rakyat Nindya Karya di Medan dan Kediri Capai 100 Persen
6 jam yang lalu
PINTU Kolaborasi dengan...
PINTU Kolaborasi dengan Universitas Paramadina Beri Edukasi Literasi Digital ke Warga Bekasi
6 jam yang lalu
Bakal Dihadiri 3.000...
Bakal Dihadiri 3.000 Peserta, Gus Ipul Ungkap Persiapan Muktamar ke-35 NU di Tambakberas
8 jam yang lalu
Generasi Muda NTB Didorong...
Generasi Muda NTB Didorong Jadi Agen Perubahan melalui Inovasi
8 jam yang lalu
Infografis
Joao Pinheiro, Wasit...
Joao Pinheiro, Wasit Kontroversial di Laga Argentina vs Swiss
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved