Miris, Gajah Ditemukan Mati Akibat Luka Jeratan

Senin, 07 Oktober 2019 - 18:35 WIB
Miris, Gajah Ditemukan...
Miris, Gajah Ditemukan Mati Akibat Luka Jeratan
A A A
PEKANBARU - Seekor gajah Sumatera (Elephas maximus sumatranus) ditemukan mati di kebun ubi milik warga di Balai Raja Kecamatan Pingir Kabupaten Bengkalis, Riau. Gajah dewasa itu ditemukan sudah dalam keadaam membusuk di parit areal perkebun ubi milik warga.

Gajah liar itu diketahui bernama Dita. Ini bisa dilihat dari bekas luka di bagian kaki depan yang beberapa waktu lalu kena jeratan pemburu. Dita merupakan salah satu gajah liar penghuni Suaka Margasatwa (SM) Balai Raja, Riau.

"Saat ditemukan kondisi gajah tersebut sudah membusuk. Diperkirakan sudah mati sekitar tiga hari," kata Aktivis Lingkungan dari Wildlife Conservation Indonesia (WCI), Muhammad Arif, Senin (7/10/2019).

Dikatakan, bahwa Dita merupakan satu dari tiga ekor gajah penghuni SM Balai Raja. Selama ini gajah gajah tersebut selalu diusir dan diburu oleh orang yang tidak bertanggungjawab. Berdasarkan SK Kementerian Kehutanan, bahwa luas SM Balai Raja adalah 15.343 hektare.

Namun kini hanya tersisa puluhan hektare. Sisanya habitat gajah Sumatera dicaplok oleh sejumlah cukong di jadikan kebun sawit, areal perusahaan dan juga permukiman warga. Hilangnya habitat, membuat konflik manusia dan gajah sering terjadi di aera SM Balai Raja dan sekitarnya. Sudah banyak gajah ditemukan mati. Sejauh ini Kementerian Kehutanan RI tidak bisa melindungi gajah dan habitatnya.

"Kita sangat kecewa, kematian gajah terus saja terjadi. Dita selama ini hidup bersama dua ekor gajah lainnya. Di dalam kelompok kecil itu, Ditalah yang menjadi ketua. Dita selama ini yang menjaga kawananannya. Dengan kematian Dita kini hanya tersisa satu ekor gajah induk dan satu ekor anak," imbuh CEO WCI.

Dia memperkirakan, kematian hewan bertubuh bongsor itu akibat luka pada bagian kaki yang tidak kunjung membaik." Kita perkirakan Dita mati akibat luka yang dideritanya,"tukasnya.

Sementara itu pihak Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKDA) Riau menerjunkan tim untuk menyelidiki penyebab kematian Dita. "Untuk memastikan penyebab kematian Dita, kita masih menunggu hasil nekropsi tim medis," kata Kepala BBKSDA Riau, Suharyono.
(nag)
Berita Terkait
Tragis, Gajah Betina...
Tragis, Gajah Betina Ditemukan Tak Bernyawa di Aceh
Menyayat Hati, Induk...
Menyayat Hati, Induk Gajah Tetap Membawa Jenazah Anaknya yang Mati Berminggu-minggu
Stop Naik Gajah di Tempat...
Stop Naik Gajah di Tempat Wisata, Bisa Bikin Tulang Belakang Mereka Bengkok
Gajah Liar Berkeliaran,...
Gajah Liar Berkeliaran, Warga Aceh Tak Berani Berkebun
Perdagangan Ilegal Gading...
Perdagangan Ilegal Gading Gajah: Kisah Kelam di Balik Kemewahan, Bisnis Besar Berdarah Dingin
Ditemukan Tanpa Kepala,...
Ditemukan Tanpa Kepala, Gajah Sumatera Ini Mati Dibunuh di Kawasan Perkebunan
Berita Terkini
Tarif Sejumlah Rute...
Tarif Sejumlah Rute Transjabodetabek Bakal Dinaikkan, Termasuk Blok M-Bandara Soetta
11 menit yang lalu
CFD Rasuna Said Tetap...
CFD Rasuna Said Tetap Digelar Minggu 7 Juni, Catat Waktunya!
37 menit yang lalu
Kebakaran Permukiman...
Kebakaran Permukiman Warga di Cideng, 5 Orang Terluka dan 1 Tewas
2 jam yang lalu
Perjalanan KRL Tanah...
Perjalanan KRL Tanah Abang-Duri Berangsur Normal setelah Kebakaran di Sekitar Rel Dipadamkan
2 jam yang lalu
Hadiri Konsolidasi Nasional...
Hadiri Konsolidasi Nasional MBG, Ketum Garuda Komitmen Wujudkan Generasi Emas 2045
3 jam yang lalu
Breaking News! Gempa...
Breaking News! Gempa M5,8 Guncang Bone Bolango Gorontalo
4 jam yang lalu
Infografis
13 Orang Meninggal Akibat...
13 Orang Meninggal Akibat Insiden Pemusnahan Amunisi di Garut
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved