Kurangi Polusi Udara, DPRD Sarankan ASN DKI Gunakan kendaraan Listrik

Kamis, 26 September 2019 - 14:52 WIB
Kurangi Polusi Udara,...
Kurangi Polusi Udara, DPRD Sarankan ASN DKI Gunakan kendaraan Listrik
A A A
JAKARTA - DPRD DKI akan mendorong aparatur sipil negara (ASN) Pemprov DKI dan anggota dewan untuk menggunakan kendaraan listrik. Langkah ini diharapkan bisa mengatasi polusi udara di Jakarta.

Anggota DPRD DKI Jakarta dari Partai Nasdem, Ahmad Lukman Jupiter mengatakan, akan mendorong pegawai aparatur sipil negara (ASN) Pemprov DKI Jakarta menggunakan kendaraan listrik ke kantor.

"Upaya ini dilakukan untuk mengatasi buruknya polusi udara di Jakarta," katanya kepada wartawan, Kamis (26/9/2019).

Berdasarkan data Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), di kota besar seperti DKIJakartatotal kendaraan darat yang beredar sebanyak 20 juta kendaraan. Jumlah tersebut disebut berkontribusi 40-75 persen pencemaran udara DKI Jakarta.

"Saya kira penggunaan kendaraan listrik ini harus dimulai dari ASN DKI termasuk anggota Dewan. Apalagi kendaraan ini bebas melintasi wilayah ganjil-genap," ujar Jupiter.

Menurut dia, penggunaan kendaraan listrik ini merupakan cara efektif untuk mengurangi tingkat polusi di ibu kota selain cara-cara lain seperti penghijuan dan sebagainya.

“Motor listrik pasti lebih hemat karena tidak perlu lagi isi BBM, ganti oli. Motor listrik hanya perlu di-charge menggunakan listrik,” katanya.

Politisi Partai NasDem ini menyarankan Pemprov DKI harus segera mempersiapkan sarana dan prasarana sebelum masyarakat beralih menggunakan kendaraan tersebut.

Pemprov DKI juga perlu melakukan sosialisasi terkait penggunaan motor listrik sehingga masyarakat mengetahui bahwa memakai motor listrik selain bisa mengurangi tingkat polusi juga bisa menghemat pengeluaran si pengguna.

“Saya akan usulkan saat rapat, mulai awal tahun nanti sosialisasi penggunaan motor listrik harus sudah dilakukan. Nantinya harus disediakan tempat-tempat parkir khusus supaya pengguna bisa men-charge motor listriknya,” terangnya.

Bahkan kata Jupiter, Pemprov DKI bisa memberikan subsidi pada masyarakat agar mau menggunakan motor listrik. Subsidi tersebut bisa dialokasikan dalam APBD DKI. “APBD DKI kan cukup besar, bahkan Silpa (sisa penggunaan anggaran) saja cukup besar mencapai Rp14 triliun," tuturnya.

Dikatakannya, ke depan, selain motor, kendaraan roda empat pun sudah semestinya menggunakan mobil listrik. Transportasi umum seperti bus Transjakarta, angkutan umum Jak Lingko, feeder-feeder busway perlahan- lahan sudah selayaknya menggunakan jenis kendaraan listrik. “Karena di beberapa negara maju, sudah menggunakan motor listrik dan mobil listrik,” tutupnya.
(ysw)
Berita Terkait
Udara di Jakarta Buruk,...
Udara di Jakarta Buruk, Anggota DPRD DKI Kenneth: Pemprov Harus Ambil Langkah Konkret
Tekan Polusi Udara Jakarta,...
Tekan Polusi Udara Jakarta, DPRD DKI Terapkan WFH 2 Bulan
Kualitas Udara DKI Jakarta...
Kualitas Udara DKI Jakarta Masuk Kategori Sedang
Charles Honoris Ajak...
Charles Honoris Ajak Warga Terapkan Protokol 6M+1S Hadapi Polusi Udara
DKI Pakai Strategi Push...
DKI Pakai Strategi Push and Pull Tingkatkan Kualitas Udara Jakarta, Apa Itu?
Hari Ini Jakarta Berada...
Hari Ini Jakarta Berada di Urutan Kedua Kota dengan Polusi Udara Tertinggi di Dunia
Berita Terkini
BNPB Sebut 3 Daerah...
BNPB Sebut 3 Daerah di Pulau Jawa Dilanda Karhutla, Ini Lokasinya
50 menit yang lalu
Usai Jadi Tersangka,...
Usai Jadi Tersangka, Rumah Dinas Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Sepi Tanpa Aktivitas
6 jam yang lalu
Pekan Dekranasda Tangsel...
Pekan Dekranasda Tangsel 2026, Momentum Perkenalkan Produk Lokal UMKM
7 jam yang lalu
Komitmen Berkelanjutan,...
Komitmen Berkelanjutan, Tracon Industri Kolaborasi Tanam 500 Mangrove di Karawang
9 jam yang lalu
2 Pencuri Kabel Rp143...
2 Pencuri Kabel Rp143 Juta di Cikarang Selatan Ditangkap saat Beraksi
11 jam yang lalu
Jangan Lewatkan Bebas...
Jangan Lewatkan Bebas Denda Pajak Kendaraan, Gerai Samsat Hadir di PRJ
11 jam yang lalu
Infografis
Fakta Polusi Udara Sebabkan...
Fakta Polusi Udara Sebabkan Gangguan Kesuburan Perempuan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved