Tukang Ojek Gagahi Dua Remaja Penyandang Disabilitas hingga Hamil

Senin, 23 September 2019 - 15:23 WIB
Tukang Ojek Gagahi Dua...
Tukang Ojek Gagahi Dua Remaja Penyandang Disabilitas hingga Hamil
A A A
BEKASI - Tukang ojek nekad menggagahi dua remaja penyandang disabilitas mental di Kampung 2, Kelurahan Jakasampurna, Kecamatan Bekasi Barat, Kota Bekasi. Dua korban penyadang disabilitas tersebut adalah SU (24) dan L (20).

Bahkan mirisnya, korban bernisial SU telah mengandung lima bulan akibat perbuatan keji yang dilakukan oleh terduga pelaku bernama Reza. Sementara L digagahi oleh pria bernama Rio.

"Perbuatan keji yang dilakukan oleh kedua pelaku berlangsung di kediaman L pada Mei 2019 lalu," kata orang tua SU, Erni kepada wartawan, Senin (23/9/2019).

Erni tidak menyangka anaknya diperkosa dan mengandung lima bulan. Mulanya, Erni tidak mengetahui jika anaknya disetubuhi oleh pria yang diduga berprofesi sebagai tukang ojek.

Belakangan SU mengalami mual dan pusing sehingga Erni membawanya ke sejumlah rumah sakit agar anaknya kembali sehat. Dari tiga rumah sakit yang dikunjungi, SU hanya di vonis mengidap penyakit maag kronis.

"Sementara saat saya datang ke RS Elisabeth di Rawalumbu, disana di tes urine, dan ternyata hasil dari dokter anak saya positif hamil. Saya kaget bukan kepalang anak saya hamil sudah lima bulan," ungkapnya.

Dari situ, Erni coba menggali keterangan dari SU hingga akhirnya terungkap jika SU digagahi secara paksa oleh Reza di kediaman L yang merupakan teman Sekolah Luar Biasa (SLB) bagi anak berkebutuhan khusus. "Saya dipaksa, dijambak sama Reza kalau enggak mau, terus digituin. Cuma satu kali," ungkap SU dengan nada yang terbata-bata.

Sementara itu, orang tua dari L, Tarwadi mengatakan jika pada kejadian itu dia bersama dengan istrinya sedang tidak berada di rumah. Kala itu, Tarwadi sedang pulang ke kampung halamannya. Sementara L tidak berkeinginan ikut bersama Tarwadi. "Pengakuan anak saya itu, 2 pria (pelaku) masuk kerumah, dan terjadi tindakan itu," katanya.

Malahan, L menimpalkan jika dirinya selama ini sudah tiga kali digagahi oleh pria bernama Rio. Bahkan, tiga kali disetubuhi oleh pelaku dan dikasih uang Rp50 ribu.

Kasus ini kini dalam penangan unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Kepolisian Resor Metropolitan Bekasi Kota untuk mengungkap kasus asusila tersebut.

Kepala Sub Bagian (Kasubbag) Humas Kepolisian Resor Metropolitan Bekasi Kota, Kompol Erna Ruswing Andari mengatakan, jika lembaganya masih menggali keterangan dari kedua korban.

Bahkan, pihaknya sedang melakkan kordinasi dengan P2TP2A Pemerintah Kota Bekasi. "Kasus ini masih dalam pengembangan," katanya singkat.
(ysw)
Berita Terkait
Lima Negara yang Menerapkan...
Lima Negara yang Menerapkan Hukuman Kebiri
Kembali Marak, Negara...
Kembali Marak, Negara Harus Lindungi Anak dari Kejahatan Seksual
Kejahatan Seksual
Kejahatan Seksual
Tiga Pelaku Pencabulan...
Tiga Pelaku Pencabulan Anak Bawah Umur Ditangkap Polisi
Tega!! Guru di Cilincing...
Tega!! Guru di Cilincing Cabuli Anak Didiknya di Kontrakan
Takut Melawan, Korban...
Takut Melawan, Korban Pelecehan: Pelaku Suka Bawa Senjata Tajam
Berita Terkini
Polisi Kantongi Identitas...
Polisi Kantongi Identitas Pelaku Teror Bom di SDN Srengseng Sawah 15
49 menit yang lalu
2 Jam Penyisiran, Polisi...
2 Jam Penyisiran, Polisi Belum Ditemukan Bom di SDN Srengseng Sawah 15
55 menit yang lalu
Akademisi Desak Polri...
Akademisi Desak Polri Tindak Penyebar Disinformasi Pengamanan Kejaksaan oleh TNI
1 jam yang lalu
Kapolsek Jagakarsa:...
Kapolsek Jagakarsa: Ancaman Bom di SDN Jaksel Dikirim lewat WhatsApp saat Upacara
2 jam yang lalu
Ancaman Teror Bom Gegerkan...
Ancaman Teror Bom Gegerkan SDN Srengseng Sawah 15 saat MPLS, Siswa Dievakuasi
2 jam yang lalu
Kebakaran Landa Permukiman...
Kebakaran Landa Permukiman Warga di Pulogadung, 3 Orang Tewas dan 1 Luka
2 jam yang lalu
Infografis
10 Figur Publik Penerima...
10 Figur Publik Penerima Beasiswa LPDP, dari Mutiara Baswedan hingga Maudy Ayunda
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved