Trotoar Tak Lazim di Tengah Jalan, Wali Kota Jaktim: Itu Wewenang Pusat

Senin, 16 September 2019 - 19:24 WIB
Trotoar Tak Lazim di...
Trotoar Tak Lazim di Tengah Jalan, Wali Kota Jaktim: Itu Wewenang Pusat
A A A
JAKARTA - Wali Kota Administari Jakarta Timur M Anwar mengaku sudah mengetahui sejak lama keberadaan trotoar yang tak lazim di tengah Jalan Raya Kalimalang, Duren Sawit. Pihaknya segere berkoordinasi dengan pemerintah pusat terkait pembongkaran trotoar itu.

"Sebenarnya saya sudah lama melihat, cuma kan kita secara pribadi setiap pembentukan suatu bangunan pasti ada kajian. Kita enggak bisa langsung mengjudge ini salah, tidak seperti itu, tentunya perlu ada kajian. Makanya setelah pak gubenur bicara, diserahkan ke Wali Kota Jakarta Timur, kita akan laksanakan, tentunya perlu koordinasi di tingkat pusat dan tingkat dinas," kata Anwar kepada SINDOnews, di Gedung Wali Kota Jakarta Timur, Senin (16/9/2019).

Dia tidak mau ambil pusing terkait masalah pembokaran trotoar tersebut. Dia mengatakan, sejatinya Jalan Raya Kalimalang itu adalah wewenang pusat dan ada dalam genggaman Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat. (Baca juga: Bahaya, Trotoar di Tengah Jalan Kalimalang Dikeluhkan Pengendara)

"Itu jalan nasional, masalahnya itu jalan nasional hanya penataannya ikut dengan Becakayu. Jadi tentunya perlu koordinasi secara intens ke pemerintah pusat. karena kalau jalan nasional takutnya nanti anggaran duplikasi, masa dibikin terus kita bongkar tanpa koordinasi. Ada koordinasi dulu ke pusat, kalau memang ada kajiannya itu dibolehkan untuk dibongkar, kita bongkar," ujarnya.

Sementara itu, Kepala Seksi Lalu Lintas Suku Dinas Perhubungan Jakarta Timur, Andreas Eman membenarkan bahwa keberadaan trotoar itu sudah ada sejak lama. Kontaktor Becakayu sendiri sudah mencoba berkoordinasi dengan dinas terkait, yakni Dinas Bina Marga, namun menemui kesulitan sehingga pembicaraan mengenai pembangunan jalan itu tidak terlaksana dan pihak kontraktor memakai perencanaan sendiri.

"Sejak 1 tahun yang lalu, karena mereka itu punya perencanaan, perencanaan mereka seperti itu. Nah dikala dia berkoordinasi dengan Bina Marga, itu ada kesulitan proses untuk koordinasinya, sehingga dia kan kerjar target, kejar waktu, ya sudah jadi perencanaan dia lah yang dipakai. Tapi perkara ada perubahan, dia siap melakukan perubahan," tukas Eman.
(thm)
Berita Terkait
Bantu Mobilitas Pejalan...
Bantu Mobilitas Pejalan Kaki, Pemkot Jaktim Bangun Trotoar di Jalan Munjul
Pemkot Depok Bangun...
Pemkot Depok Bangun Trotoar Jalan Margoda Senilai Rp23,5 Milyar
Rehabilitasi Sejumlah...
Rehabilitasi Sejumlah Ruas Jalan di Parepare Terus Digenjot
Pemkot Jaksel Perbaiki...
Pemkot Jaksel Perbaiki 11 Titik Jalan Rusak
Warga Batu Ceper Protes...
Warga Batu Ceper Protes Jalan Rusak, Pemkot Tangerang Tunggu Status Aset
Perlancar Konektivitas,...
Perlancar Konektivitas, Pemkot Tangsel Perbaiki Jalan Lingkar Selatan Setu
Berita Terkini
Jaga Masa Depan, Pureco...
Jaga Masa Depan, Pureco dan LindungiHutan Tanam 300 Mangrove di Wonorejo
8 jam yang lalu
Momen Riuh di Gorontalo,...
Momen Riuh di Gorontalo, Massa Kompak Teriakkan Nama Seskab Teddy di Depan Presiden Prabowo
10 jam yang lalu
Mantan Kapolres Bima...
Mantan Kapolres Bima Terima Dana dari Bandar Narkoba, Pengacara: Tuduhan Mengada-ada
15 jam yang lalu
DPC Rampung di 9 Kecamatan,...
DPC Rampung di 9 Kecamatan, Partai Perindo Tubaba Tancap Gas Bentuk DPRt
16 jam yang lalu
Digugat Roy Suryo soal...
Digugat Roy Suryo soal Penggeledahan, Polda Metro Jaya Siap Hadir
18 jam yang lalu
BNPP Perkuat Pengawasan...
BNPP Perkuat Pengawasan Perbatasan RI-Timor Leste via Survei Pengendalian Jalur Tak Resmi di Belu
20 jam yang lalu
Infografis
Ahmad Vahidi, Panglima...
Ahmad Vahidi, Panglima Baru IRGC di Tengah Perang Lawan AS-Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved