Pemprov DKI Ingin Jadikan Jakarta Kota Aman bagi Warga

Jum'at, 30 Agustus 2019 - 21:47 WIB
Pemprov DKI Ingin Jadikan...
Pemprov DKI Ingin Jadikan Jakarta Kota Aman bagi Warga
A A A
JAKARTA - Economist Intelligence Unit ( EIU) merilis Jakarta diperingkat 53 dari 60 kota teraman berdasarkan 57 indikator yang terbagi dalam empat pilar, yaitu keamanan digital, infrastruktur, kesehatan, dan pribadi. Kolaborasi menjadi faktor penting bagi Pemprov DKI untuk mengatasi hal tersebut.

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan mengaku belum mengetahui rilis indeks kota teraman tersebut dan memilih untuk membacanya terlebih dahulu. "Saya akan baca terlebih dahulu," kata Anies usai meluncurkan Strategi Pertahanan Jakarta di Balai Kota DKI Jakarta, Jumat (30/8/2019).

Dalam pidato peluncuran strategi pertahanan tersebut, Anies menuturkan, berkeinginan Jakarta sebagai kota di mana warganya mendapakan kebutuhan hidup yang aman, nyaman, dan berkelanjutan. Menurutnya hal itu tidak mungkin dilakukan hanya oleh Pemprov DKI Jakarta.

"Kita berkolaborasi dengan seluruh komponen masyarakat. Karena berbicara ketahanan bukan ketahanan pemerintah provinsi, tapi ketahanan kota. Ketahanan kota itu artinya melibatkan warga, karena itu kita harus membangun kolaborasi dengan warga," ujarnya.

Anies menjelaskan, kolaborasi itu dilakukan di saat belum ada masalah. Sehingga pada saat nantinya menghadapi masalah, Pemprov DKI Jakarta akan mampu merespons dengan cepat.

Salah satu strateginya adalah Jakarta Sehat, dan Jakarta Sehat ini salah satu tantangan yang mendasar bagi semua. Pemprov DKI berkeinginan Jakarta sebagai kota dimana warganya mendapakan kebutuhan hidup yang aman, nyaman, dan berkelanjutan.

"Dan tentunya dalam strategi ini, semua SKPD bisa menerjemahkan dalam kehidupan sehari-hari. Dan harapannya di masyarakat pun lewat jajaran yang ada menjangkau, sehingga dampaknya bisa mendistribusikan strategi ini menjadi pengetahuan yang dipakai dalam keseharian," ungkapnya.

Salah satu indikator keamanan yaitu keamanan infrastruktur. Kepala Dinas Bina Marga, Harri Nugroho menuturkan, dalam membangun infrastruktur pihaknya tentu berupaya memberikan rasa aman bagi pekerja dan masyarakat. Salah satunya dengan memilih bahan material yang aman.

Namun, lanjut Harri, dalam kondisi digital menuju 4.0, sistem pengawasan berbasis teknologi harus dikedepankan. Salah satunya dengan pemasangan perangkat kamera CCTV yang terpasang diberbagai infrastruktur kota. "Dengan adanya CCTV aksi vandalisme dan tingkat kejahatan di sejumlah infrastruktur bisa diminimalisir," ujarnya.

Sementara itu, Anggota DPRD DKI Jakarta Fraksi PDI Perjuangan, Yuke Yurike meminta agar Pemprov DKI Jakarta menambah sistem keamanan di Jakarta. Khususnya di fasilitas umum dan sosial, termasuk dengan memberikan efek jera bagi pelaku kejahatan.

Politisi PDI Perjuangan itu mendukung apabila semua wilayah kota terpasang CCTV. Namun dia menyarankan agar CCTV tersebut bisa didapatkan masyarakat melalui aplikasi di smartphone. Sehingga ketika ada suatu kejadian, masyarakat dan pihak keamanan setempat bisa langsung mengamankan.

"Dengan sistem pengawasan yang melibatkan seluruh komponen masyarakat, tentunya tindak kejahatan bisa diminimalisir," ucapnya.
(whb)
Berita Terkait
Pegiat Seni Jakarta...
Pegiat Seni Jakarta Akan Difasilitasi di Kelurahan
Berhasil Dapat WTP Selama...
Berhasil Dapat WTP Selama Pimpin Jakarta, Anies Apresiasi Jajarannya
Anies Baswedan Dapat...
Anies Baswedan Dapat Penghargaan Lagi, Pemprov DKI Raih Top Digital Awards 2020
Jakarta Banjir, Tagar...
Jakarta Banjir, Tagar #AniesHero Menggema
Sejumlah Langkah Anies...
Sejumlah Langkah Anies Jadikan Jakarta Berketahanan Iklim dalam 10 Tahun
Pemprov DKI Posting...
Pemprov DKI Posting Video Jakarta Sedang Tidak Baik-baik Saja, Ada Apa?
Berita Terkini
BRI Insurance dan PNM...
BRI Insurance dan PNM Tanam 7.000 Mangrove di Makassar
5 jam yang lalu
MBG di Papua Perkuat...
MBG di Papua Perkuat Gizi dan Gerakkan Ekonomi Lokal
6 jam yang lalu
Prihatin Harga Telur...
Prihatin Harga Telur Anjlok, Sarifah DPR Dorong Kemendag Gandeng BGN
7 jam yang lalu
Polda Metro Jaya Tak...
Polda Metro Jaya Tak Bawa Seluruh Bukti di Sidang Praperadilan, TAUD: Hambat Penegakan Hukum
8 jam yang lalu
Kolaborasi Bulog Cirebon...
Kolaborasi Bulog Cirebon dan Pemda Jaga Inflasi di Tengah Ketidakpastian Global
8 jam yang lalu
Menteri dan Deretan...
Menteri dan Deretan Tokoh Daerah Bedah Transisi Ekonomi Jakarta
8 jam yang lalu
Infografis
Gubernur DKI Dorong...
Gubernur DKI Dorong Pasar di Jakarta Lakukan Digitalisasi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved