Ayah dan Anak Korban Pembunuhan Dimakamkan di TPU Jeruk Purut
Jum'at, 30 Agustus 2019 - 16:46 WIB
Ayah dan Anak Korban Pembunuhan Dimakamkan di TPU Jeruk Purut
A
A
A
JAKARTA - Korban pembunuhan dan pembakaran ayah serta Edi Chandra Purnama alias Pupung Sadili dan M Adi Pradana alias Dana dimakamkan di TPU Jeruk Purut, Pasar Minggu, Jakarta Selatan pada Jumat (30/8/2019) sore.
Berdasarkan pantauan, jenazah ayah dan anak itu tiba di TPU Jeruk Purut pada Jumat (30/8/2019) sore, sekitar pukul 15.45 WIB dari rumah duka di kawasan Duren Tiga, Pancoran, Jakarta Selatan. Adapun kerabat, rekan, teman, dan keluarga korban sudah berada di TPU Jeruk Purut sejak siang.
Kedua jenazah ayah dan anak itu dimakamkan dalam satu liang lahat di TPU Jerut Purut. Adapun keluarga korban yang ada di lokasi tampak tak henti-hentinya menangis. Bahkan, Ustaz yang memimpin jalannya proses pemakaman sempat mengingatkan pada keluarga korban agar air matanya tidak sampai jatuh ke liang lahat.( Baca: Polda Jabar Limpahkan Kasus Pembunuhan Ayah dan Anak ke Polda Metro )
Adapun ayah dan anak itu menjadi korban pembunuhan yang dilakukan istrinya, Aulia Kesuma. Aulia sampai menyewa pembunuh untuk menghabisi nyawanya, alasannya agar bisa menjual rumah korban untuk melunasi utang-utangnya.( Baca: Otak Pembunuhan dan Pembakaran Ayah-Anak di Sukabumi Terancam Hukuman Mati )
Berdasarkan pantauan, jenazah ayah dan anak itu tiba di TPU Jeruk Purut pada Jumat (30/8/2019) sore, sekitar pukul 15.45 WIB dari rumah duka di kawasan Duren Tiga, Pancoran, Jakarta Selatan. Adapun kerabat, rekan, teman, dan keluarga korban sudah berada di TPU Jeruk Purut sejak siang.
Kedua jenazah ayah dan anak itu dimakamkan dalam satu liang lahat di TPU Jerut Purut. Adapun keluarga korban yang ada di lokasi tampak tak henti-hentinya menangis. Bahkan, Ustaz yang memimpin jalannya proses pemakaman sempat mengingatkan pada keluarga korban agar air matanya tidak sampai jatuh ke liang lahat.( Baca: Polda Jabar Limpahkan Kasus Pembunuhan Ayah dan Anak ke Polda Metro )
Adapun ayah dan anak itu menjadi korban pembunuhan yang dilakukan istrinya, Aulia Kesuma. Aulia sampai menyewa pembunuh untuk menghabisi nyawanya, alasannya agar bisa menjual rumah korban untuk melunasi utang-utangnya.( Baca: Otak Pembunuhan dan Pembakaran Ayah-Anak di Sukabumi Terancam Hukuman Mati )
(whb)