Batik Manderubiah, mengandung Nilai Estetika Historis dan Budaya

Sabtu, 24 Agustus 2019 - 17:17 WIB
Batik Manderubiah, mengandung...
Batik Manderubiah, mengandung Nilai Estetika Historis dan Budaya
A A A
PAINAN - Batik Manderubiah sebagai batik khas Pesisir Selatan Provinsi Sumatera Barat, Sabtu (24/8/2019) dilaunching oleh Bupati Pesisir Selatan, Hendrajoni di Painan.

Acara launching batik Manderubiah dihadiri langsung Hj. Rakinah Manderubiah, serta keluarganya, ketua TP-PKK Lisda Hendrajoni, Dr. Pramono, Filolog (Peneliti naskah kuno) Fakultas Ilmu Budaya Unand Padang serta kepala perangkat daerah dan camat se-Kabupaten Pesisir Selatan.

Pada acara launching, juga dipamerkan beberapa lembar batik hasil manderubiah serta peragaan batik oleh model dari uni dan uda Pesisir Selatan tahun 2019.

Bupati Pesisir Selatan. Hendrajoni, dalam kesempatan itu, menegaskan, batik Manderubiah memiliki keunikan tersendiri dibanding dengan batik lainnya, karena dia mengandung nilai estetika budaya dan sejarah.

Sebagaimna diketahui, motif batik Manderubiah, bersumber dari iluminasi ragam hias yang ada dalam naskah kuno yang tersimpan di rumah gadang Manderubiah.

"Batik Manderubiah memiliki daya tarik tersendiri dibandingkan batik lainnya,"kata bupati.

Untuk itu, kata bupati, segenap masyarakat memiliki kewajiban untuk ikut mempromosikan batik khas Pesisir Selatan, seperti batik Manderubiah, serta juga ada batik loempo.

Bahkan, bupati menghimbau para pejabat, pegawai negeri (ASN), guru, siswa memakai batik khas Pesisir Selatan.

"Pejabat beserta keluarganya harus memakai batik Manderubiah,"katanya.

Sementara itu, Lisda Hendrajoni, selaku Ketua Kerajinan Nasional (Dekranasda) menyatakan, pihaknya akan terus mengembangkan batik khas Pesisir Selatan, karena daerah ini kita memiliki kekayaan historis sejarah tentang batik.

Dengan modal tersebut Dekranasda bertekat menjadikan Pesisir Selatan, sebagai sentra batik Sumatera Barat.

Ditambahkan, dalam mempromosikan batik Manderubiah, pada bulan depan pihaknya bersama Bupati Hendrajoni, akan promosikan di Yordania pada 29 dan 30 Agustus mendatang.

Selain itu, batik hasil home industri Dewi Busana Lunang, milik Dewi Hapsari Kurniasi, bakal ikut meramaikan New York Fashion Week ( NYFW) September mendatang.
(atk)
Berita Terkait
Program Sandiaga Sasar...
Program Sandiaga Sasar Pesisir Selatan, Bantu Penuhi Kebutuhan Pangan
Gempa Bermagnitudo 5,2...
Gempa Bermagnitudo 5,2 Guncang Pesisir Selatan Sumbar
Peringati HBT ke-71,...
Peringati HBT ke-71, Gus Halim Prioritaskan Revitalisasi 152 Kawasan Transmigrasi
Gempa Magnitudo 5,7...
Gempa Magnitudo 5,7 Guncang Pesisir Selatan Sumbar
Abrasi dan Banjir Rob...
Abrasi dan Banjir Rob Ancam Pesisir Kabupaten Tangerang
Potensi Banjir Rob di...
Potensi Banjir Rob di Pesisir Meningkat, Begini Penjelasan BMKG
Berita Terkini
2 Gudang Besar Narkoba...
2 Gudang Besar Narkoba di Bogor Dibongkar, Polisi Sita Jutaan Butir Obat Keras Ilegal
1 jam yang lalu
Pipa Gas Meledak di...
Pipa Gas Meledak di Medan, 1 Tewas dan 2 Orang Lainnya Masih Tertimbun
2 jam yang lalu
Dukung Fatwa MUI Jatim,...
Dukung Fatwa MUI Jatim, APVI Ajak Perkuat Kolaborasi Cegah Penyalahgunaan Narkotika
4 jam yang lalu
Dukung KNMP, SPHC Dorong...
Dukung KNMP, SPHC Dorong Penguatan Kapasitas Nelayan di Kabupaten Pati
14 jam yang lalu
Restoran Steak di Menteng...
Restoran Steak di Menteng Kebakaran, 6 Mobil Damkar Dikerahkan
16 jam yang lalu
Jakarta Ecotourism Festival...
Jakarta Ecotourism Festival 2026, Siswa SMKN 8 Jakarta Diajak Belajar Kelola Sampah
16 jam yang lalu
Infografis
Perburuan Sepatu Emas...
Perburuan Sepatu Emas Piala Dunia 2026: Messi Dihantui Haaland dan Mbappe!
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved