700.000 Peserta BPJS Kesehatan Subsidi di Jabar Dinonaktifkan

Rabu, 21 Agustus 2019 - 17:58 WIB
700.000 Peserta BPJS...
700.000 Peserta BPJS Kesehatan Subsidi di Jabar Dinonaktifkan
A A A
BANDUNG - Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Provinsi Jawa Barat Dodo Suhendar mengatakan, sekitar 700.000 peserta program jaminan kesehatan penerima bantuan iuran (PBI) Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan di Jabar dinonaktifkan.

Penonaktifan dilakukan karena sudah tidak terklasifikasi sebagai warga prasejahtera yang membutuhkan bantuan. Alasan lainnya, tidak tepat sasaran dan peserta PBI BPJS yang meninggal dunia.

"700 ribu lebih warga Jabar dikeluarkan karena tidak ada dalam BDT (basis data terpadu) masyarakat miskin. Kemungkinan karena sudah tidak membutuhkan, salah sasaran, atau sudah meninggal," ungkap Dodo di Bandung, Rabu (21/8/2019).

Peserta BPJS Kesehatan penerima subsidi yang dinonaktifkan tersebut, lanjut Dodo, umumnya berasal dari Kabupaten Bogor, Kabupaten Sukabumi, Kabupaten Bandung, Kabupaten Subang, Kabupaten Garut, dan Kabupaten Cirebon. "Pokoknya, yang jumlah penduduknya banyak dan warga miskinnya juga banyak," ujarnya.

Dodo menambahkan, saat ini, Dinsos tingkat kabupaten/kota di Jabar tengah melakukan verifikasi data pengganti peserta PBI BPJS Kesehatan yang dinonaktifkan. Menurut dia, proses verifikasi tersebut ditargetkan selesai dalam waktu satu bulan.

"Sebulan ini seharusnya selesai karena dibagi ke masing-masing kabupaten/kota. Tinggal teknis Dinsos dengan BPJS. Tapi, kalau ternyata nanti datanya ada di BPJS, harus diaktifkan lagi," tandasnya.

Diketahui, BPJS Kesehatan menonaktifkan 5.227.852 peserta PBI. Kebijakan yang berlaku sejak 1 Agustus 2019 itu merupakan tindak lanjut dari terbitnya Surat Keputusan (SK) Menteri Sosial Nomor 79 Tahun 2019.

Penonaktifan dilakukan karena peserta PBI BPJS Kesehatan tersebut tidak terdaftar dalam BDT Kementerian Sosial (Kemensos). Posisi mereka secara bersamaan akan diisi peserta pengganti yang tercatat dalam BDT.
(wib)
Berita Terkait
Gubernur Jawa Barat...
Gubernur Jawa Barat Tandatangani Kerja Sama Banjir dan Longsor
Gubernur Jabar Serahkan...
Gubernur Jabar Serahkan Bantuan kepada Mahasiswa Papua
Tunggak Bayar BPJSTK,...
Tunggak Bayar BPJSTK, 41 Perusahaan di Jawa Barat Dipanggil Kemnaker
Pj. Bupati Bandung Barat...
Pj. Bupati Bandung Barat Terima Penghargaan Siddhakarya dari Pemprov Jawa Barat
Pemprov Jawa Barat Antisipasi...
Pemprov Jawa Barat Antisipasi Gelombang Kedua COVID-19
Pak Uu: Kolaborasi Samakan...
Pak Uu: Kolaborasi Samakan Persepsi Jaga Alam
Berita Terkini
Hari Lingkungan Hidup...
Hari Lingkungan Hidup Sedunia, UMJ Tanam 3.650 Bibit Pohon di Ciputat
16 menit yang lalu
Diserahkan Polda Metro...
Diserahkan Polda Metro Jaya ke Kejati Banten, Richard Lee Segera Jalani Sidang
37 menit yang lalu
Pra SPMB 2026 Dibuka,...
Pra SPMB 2026 Dibuka, Pemkot Tangsel Siapkan 9.976 Kuota untuk SMP Negeri
46 menit yang lalu
Kolaborasi Kemanusiaan,...
Kolaborasi Kemanusiaan, Polda Riau Bantu 310 Warga Ikut Operasi Katarak Gratis
50 menit yang lalu
Perkuat Literasi Keuangan...
Perkuat Literasi Keuangan untuk Guru dan Tenaga Pendidik, MNC Sekuritas Gelar Edukasi Pasar Modal di SMAN 46 Jakarta
2 jam yang lalu
Membuka Peluang Mandiri:...
Membuka Peluang Mandiri: Pemuda Disabilitas Karawang Dibekali Keterampilan Cetak Sablon
2 jam yang lalu
Infografis
10 Universitas Paling...
10 Universitas Paling Diminati di SNBT 2026, UI Paling Favorit
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved