UNS Catatkan Rekor Gerakan Moral Kebangsaan dengan Bahasa Isyarat Terbanyak

Minggu, 18 Agustus 2019 - 20:17 WIB
UNS Catatkan Rekor Gerakan...
UNS Catatkan Rekor Gerakan Moral Kebangsaan dengan Bahasa Isyarat Terbanyak
A A A
SOLO - Gelaran Student Vaganza pada penutup kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta 2019 kembali menorehkan rekor baru.

Setelah pada tahun sebelumnya, Student Vaganza UNS memperoleh rekor Peragaan Semaphore sebagai bentuk dukungan untuk Kontingen Indonesia yang akan berlaga di Asian Para Games 2018, kini UNS kembali mendapatkan rekor baru dalam peragaan bahasa isyarat.

Rekor peragaan bahasa isyarat yang dilakukan pada Student Vaganza UNS 2019 ini, diikuti oleh seluruh mahasiswa-mahasiswi baru UNS tahun 2019. Selain itu, segenap pimpinan universitas mulai dari Rektor UNS, Prof Jamal Wiwoho beserta para Wakil Rektor UNS turut memandu peserta Student Vaganza untuk memecahkan rekor ini dari atas panggung.

Dalam pemecahan rekor ini, UNS yang berkolaborasi dengan Gerak Cinta Merah Putih (GCMP) ingin mengajak mahasiswa-mahasiswi baru UNS agar menyatakan komitmennya terhadap Pancasila, UUD 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), dan Bhinneka Tunggal Ika.

Ketua GCMP, Maria Arbanu mengatakan, peragaan bahasa isyarat ini merupakan salah satu cara dalam menanamkan semangat kebangsaan kepada para mahasiswa. Selain itu, Maria Arbanu juga berharap agar dalam Student Vaganza ini dapat menjadi ajang bagi mahasiswa-mahasiswi baru UNS dalam menyebarkan semangat kebangsaan kepada seluruh pemuda-pemudi di seluruh tanah air.

“Tujuan umum dari aksi ini yaitu untuk menanamkan dan menggelorakan semangat kebangsaan para mahasiswa, lalu mendeklarasikan penegakan ideologi Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika serta menyebarkan semangat kebangsaan kepada seluruh mahasiswa dan pemuda di seluruh Indonesia,” ujar Maria Arbuna.

Tidak hanya untuk menyuarakan komitmen kesetiaan kepada Pancasila, UUD, 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika, namun dengan pemecahan rekor ini UNS juga ingin menyuarakan bahwa kaum disabilitas juga berhak untuk mendapatkan kesetaraan, terutama dalam memperoleh hak pendidikan mereka.

“Jadi, kami ingin agar rekor bahasa isyarat ini bisa menjadi kesempatan buat UNS menyuarakan kesetaraan atas teman-teman kita penyandang disabilitas. UNS harus mewujudkan dirinya sebagai kampus yang mampu menciptakan lingkungan pendidikan yang inklusif bagi mereka,” pungkas Faisal, Koordinator Tim Event PKKMB UNS 2019.
(wib)
Berita Terkait
Diklatsar Menwa Maut,...
Diklatsar Menwa Maut, Polresta Surakarta Tangkap 2 Mahasiswa UNS Sebagai Tersangka
Buat Aplikasi Sastra...
Buat Aplikasi Sastra Healing, Mahasiswa UNS Raih Emas di YISF 2022
Dunia Bahasa Bawa Mahasiswa...
Dunia Bahasa Bawa Mahasiswa UNS Ini Meraih Segudang Prestasi
Sekolah Vokasi UNS Kembangkan...
Sekolah Vokasi UNS Kembangkan Kosmetik dari Ubi Ungu
Mahasiswa UNS Rancang...
Mahasiswa UNS Rancang Alat Penyiram Otomatis Berbasis IoT
Tingkatkan Imun Tubuh,...
Tingkatkan Imun Tubuh, Mahasiswa UNS Buat Permen dari Bunga Turi
Berita Terkini
Yeho Gathering 2026,...
Yeho Gathering 2026, Merayakan 20 Tahun Perjalanan Sekolah
2 jam yang lalu
Tarif Transjabodetabek...
Tarif Transjabodetabek Blok M-Bandara Soetta Disesuaikan, Pramono: Naik Transportasi Lain di Atas Rp100 Ribu
4 jam yang lalu
Liburan ke China Makin...
Liburan ke China Makin Praktis, Kini Bisa Tinggal Scan Pakai QRIS Cross-Border BRImo!
6 jam yang lalu
Ribuan Masyarakat Antusias...
Ribuan Masyarakat Antusias Ikuti Breakfast Jakarta Bersih di Kemendikdasmen
6 jam yang lalu
Mulai Roadshow Konsolidasi...
Mulai Roadshow Konsolidasi dari Klungkung, Perindo Bali Bidik Lolos Verifikasi 100%
6 jam yang lalu
Suhud Alynudin Dilantik...
Suhud Alynudin Dilantik Jadi Ketua DPRD DKI Jakarta
7 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Tingkat...
10 Negara dengan Tingkat Pendidikan Tertinggi di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved