Miris, Video Aksi Kekerasan Bocah SMP Gara-gara Cinta Monyet Beredar

Minggu, 18 Agustus 2019 - 04:07 WIB
Miris, Video Aksi Kekerasan...
Miris, Video Aksi Kekerasan Bocah SMP Gara-gara Cinta Monyet Beredar
A A A
BANYUWANGI - Gara-gara cinta monyet, aksi kekerasan antarsiswa terjadi di SMP Negeri 1 Songgon, Banyuwangi, Jawa Timur. Video aksi kekerasan itu beredar luas.

Kali ini menimpa seorang siswa SMP Negeri di Kecamatan Songgon, Banyuwangi, Jawa Timur.

Aksi kekerasan pada 15 Agustus 2019 tersebut direkam dalam sebuah video amatir yang dibuat oleh seorang siswi sekolah setempat.

Video yang menampilkan tindakan kekerasan terhadap seorang siswa yang dilakukan oleh beberapa kakak kelas itu beredar luas di kalangan masyarakat Banyuwangi.

Dalam video berdurasi 15 detik tersebut menampilkan kekerasan yang alami oleh FK, siswa kelas 7 yang ditendang oleh para pelaku, yakni FE dan FR, keduanya siswa kelas 9.

Korban ditendang dari belakang dengan keras oleh kakak kelasnya hingga terpental dan terjungkal keselokan sejauh dua meter dari tempatnya berdiri.

Akibatnya korban mengalami luka pada bagian kaki karena terbentur benda keras saat terjatuh.

Sorang kakak kelas lainnya turut menendang kepala korban yang saat itu dalam kondisi kesakitan.

sementara siswa-siswi lain hanya melihat dan yang merekam peristiwa tersebut tertawa terbahak bahak tanpa memberi pertolongan kepada korban yang mengalami kesakitan.

Kepala sekolah SMPN 1 Songgon, Samsuddin Ali membenarkan kejadian tersebut. Menurutnya, pemicu tindak kekerasan tersebut karena para pelaku merasa tidak senang terhadap korban lantaran seorang siswi kelas sembilan menaruh hati kepada korban.

Aksi kekerasan ini berlangsung di depan ruang kelas di lingkungan sekolah setempat pada saat jam istirahat sekolah.

Atas peristiwa ini, pihak sekolah memberi sanksi kepada semua siswa yang terlibat, termasuk korban juga diberi sanksi dengan cara membaca Alquran sampai hatam atau selesai dengan waktu tidak lebih dari satu bulan.

Selain itu, para pelaku diharuskan membuat surat pernyataan untuk tidak mengulangi perbuatan kekerasan kembali.
(shf)
Berita Terkait
Wapres Minta Kekerasan...
Wapres Minta Kekerasan dalam Dunia Pendidikan Dihentikan
Kawal Kekerasan di Dunia...
Kawal Kekerasan di Dunia Pendidikan, Nadiem Makarim Tekankan Hal Ini
Melindungi Dunia Pendidikan...
Melindungi Dunia Pendidikan dari Paham dan Gerakan Kekerasan
5 Tempat Wisata Terpopuler...
5 Tempat Wisata Terpopuler di Banyuwangi, Nomor 1 Dijuluki Afrika-nya Jawa!
Momogi Berbagi Hadirkan...
Momogi Berbagi Hadirkan Edukasi dan Keceriaan bagi Siswa Sekolah Kami
Pantai Grajangan, Spot...
Pantai Grajangan, Spot Ombak Terbaik di Banyuwangi Selain G-Land
Berita Terkini
Gunung Semeru Erupsi...
Gunung Semeru Erupsi Setinggi 1,4 Km, PVMBG: Waspada Awan Panas dan Guguran Lava
42 menit yang lalu
BNN dan Bea Cukai Gagalkan...
BNN dan Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan 3,37 Ton Kuncup Bunga Kanabis Asal Thailand
9 jam yang lalu
Pemprov Jatim Dukung...
Pemprov Jatim Dukung BYD Tech-Culture Fest 2026
9 jam yang lalu
Gen Z Berekspresi, 510...
Gen Z Berekspresi, 510 STUDIOS Bawa Tren Self-Photo ke Lampung Selatan
10 jam yang lalu
Penampakan Lamborghini...
Penampakan Lamborghini hingga Aset Mewah Tersangka Aseng yang Disita Kejagung
11 jam yang lalu
Pesawat AMA Dibakar...
Pesawat AMA Dibakar di Yahukimo, Kemenko Polkam Dorong Tindakan Tegas
12 jam yang lalu
Infografis
Perjalanan Karier Mpok...
Perjalanan Karier Mpok Alpa, dari Video Viral hingga Jadi Presenter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved