Serikat Buruh Harapkan Investasi di Sektor Pelabuhan Kondusif

Selasa, 13 Agustus 2019 - 18:43 WIB
Serikat Buruh Harapkan...
Serikat Buruh Harapkan Investasi di Sektor Pelabuhan Kondusif
A A A
BATAM - Guna mendukung terlaksananya berbagai program pembangunan di berbagai sektor termasuk sektor kemaritiman, pemerintah kini tengah gencar-gencarnya membuka kran investasi,Kran investasi dibuka salah satunya sebagai upaya menstimulus pertumbuhan ekonomi dan membuka seluas-luasnya lapangan pekerjaan.

"Dibukanya kran investasi ditengah adanya poros maritim, tentunya ada efek positif terhadap posisi serikat pekerja/serikat buruh dan ini menjadi peluang baru di sektor kelautan. Oleh karena itu buruh dan atau serikat pekerja/serikat buruh akan bergairah ketika ada investasi," kata Sukarya Ketua Federasi Gabungan Serikat Buruh Mandiri (FGSBM) kepada wartawan di Batam, Selasa (13/08/2019).

Dalam siaran persnya Sukarya menyebutkan, langkah pemerintah tersebut sudah semestinya didukung oleh pihak-pihak terkait termasuk badan usaha milik negara yang bergerak di sektor tersebut, agar tercipta iklim investasi yang kondusif.

Menurut Sukarya, ketidakkondusifan di perusahaan plat merah sektor pelabuhan tentunya akan berdampak ke iklim investasi itu sendiri dan tentu saja berimbas juga ke para pekerja khususnya para pekerja sektor pelabuhan.

"Sengketa antara BUMN dengan pihak investor meskipun sifatnya perdata akan menjadi preseden buruk bagi investor yang akan mempertimbangkan perpanjangan kontrak kerja dan tentu saja akan berdampak bagi kepastian para pekerja misalnya masalah yang terjadi di Kawasan Berikat Nusantara," tandasnya.

Menurutnya, meskipun saat ini yang bersengketa dua entitas perusahan (KBN vs KCN) yang berbeda belum secara langsung merugikan buruh, "Tetapi kelangsungan ke depan hubungan kerja buruh dengan perusahaan penyewa akan merugikan seperti pengurangan hak- hak buruh karena tidak adanya kepastian, kenyamanan berinvestasi," tegasnya.

Yang jelas, kata dia, investasi disektor poros maritim akan mengekplorasi sumber daya kelautan dan itu sangat menjanjikan."Tentu saja memerlukan sumber daya manusia atau para pekerja yang siap," tutupnya.
(vhs)
Berita Terkait
Baru Diresmikan, Operasional...
Baru Diresmikan, Operasional Pelabuhan Patimban Sudah Mengundang Tanya
Kuasa Politik di Balik...
Kuasa Politik di Balik Proyek Pelabuhan Patimban
Pelabuhan Internasional...
Pelabuhan Internasional Patimban Dijadwalkan Akan Diresmikan Jokowi Hari Ini
Alur Masuk Barang Kawasan...
Alur Masuk Barang Kawasan Pelabuhan Kini Miliki Aturan Baru
SPSL Perkuat Standar...
SPSL Perkuat Standar Keselamatan di Lingkungan Operasional Pelabuhan
Pelindo Sinergi Lokaseva...
Pelindo Sinergi Lokaseva Perkuat Budaya K3L di Layanan Pelabuhan
Berita Terkini
Dukung KNMP, SPHC Dorong...
Dukung KNMP, SPHC Dorong Penguatan Kapasitas Nelayan di Kabupaten Pati
2 jam yang lalu
Restoran Steak di Menteng...
Restoran Steak di Menteng Kebakaran, 6 Mobil Damkar Dikerahkan
4 jam yang lalu
Jakarta Ecotourism Festival...
Jakarta Ecotourism Festival 2026, Siswa SMKN 8 Jakarta Diajak Belajar Kelola Sampah
4 jam yang lalu
Unusa Gandeng Gapoktan...
Unusa Gandeng Gapoktan Tingkatkan Keselamatan dan Kesehatan Kerja Petani Tuban
5 jam yang lalu
Bupati Lombok Barat...
Bupati Lombok Barat Terjaring OTT KPK, 7 Orang Langsung Diboyong ke Jakarta
6 jam yang lalu
Polisi Tembak Pelaku...
Polisi Tembak Pelaku Curanmor yang Melawan, Sahroni: Sudah Tepat dan Terukur!
7 jam yang lalu
Infografis
20 Universitas Terbaik...
20 Universitas Terbaik di Indonesia Versi QS WUR 2027
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved