Terdesak Biaya Kuliah, Pegawai Honorer Pemkab Pasuruan Jualan Sabu

Jum'at, 09 Agustus 2019 - 16:43 WIB
Terdesak Biaya Kuliah,...
Terdesak Biaya Kuliah, Pegawai Honorer Pemkab Pasuruan Jualan Sabu
A A A
PASURUAN - Seorang pegawai honorer Pemkab Pasuruan ditangkap Satresnarkoba Polres Pasuruan Kota, Jawa Timur karena mengedarkan narkotika jenis sabu-sabu.

Polisi juga menyita puluhan gram sabu serta handphone untuk menjalankan transaksi.
Pegawai honorer yang ditangkap yakni M Fajar Marfiansah (23) warga Jalan Hasanudin, Kelurahan Karanganyar, Kecamatan Panggungrejo, Kota Pasuruan.

Polisi juga menangkap Miftah (36) warga Desa Rembang, Kecamatan Rembang, Kabupaten Pasuruan.

Keduanya ditangkap di tempat yang berbeda. Dalam rekaman video amatir saat Satreskoba Polresta Pasuruan Kota melakukan penyergapan, diketahui tempat yang dipakai untuk transaksi sabu merupakan kandang sapi milik warga.

Bahkan dalam video tersebut pelaku bersitegang dengan petugas lantaran pelaku berusaha mengelak saat diminta menunjukkan barang bukti sabu.

Setelah ditelusuri, barang bukti itu dibuang ke atas genting kandang sapi. Pengedar sabu yang memiliki tato di lengan itu akhirnya tak bisa berkutik setelah dihadirkan dua saksi mata.

Petugas melakukan pengembangan hingga akhirnya mengarah pada M Fajar Marfiansah yang bekerja sebagai pegawai honorer Dispenda Pemkab Pasuruan.

Kasubag Humas Polresta Pasuruan AKP Endi Purwanto menyatakan, Fajar ditangkap saat hendak melakukan transaksi dengan para sopir truk di wilayah Jalan Lombok, Gang 1, Kelurahan Trajeng, Kecamatan Panggungrejo, Kota Pasuruan.

Di depan petugas, M Fajar mengakui jika perbuatannya mengedarkan sabu-sabu tersebut baru 5 bulan dan dari hasil penjualan barang haram tersebut pergunakan untuk keperluan pembiayaan kuliahnya.

Sebab gajinya pas-pasan. “Saya masih baru (edarkan narkoba). Saya tidak nekat, tapi karena terdesak membiayai biaya kuliah,” akunya.

Keduanya bakar dijerat pasal 112 dan 114 UU No 35 2009 tentang Narkotika dengan ancaman minimal 6 tahun penjara.
(shf)
Berita Terkait
Menelusuri Jejak 6 Kartel...
Menelusuri Jejak 6 Kartel Paling Kejam dalam Sejarah
Terlibat Penyelundupan...
Terlibat Penyelundupan Narkoba, PM Kepulauan Virgin Ditangkap
Kolombia Sita Kapal...
Kolombia Sita Kapal Selam Narkoba, Angkut 3 Ton Kokain
6 Artis Indonesia Ditangkap...
6 Artis Indonesia Ditangkap Terkait Kasus Narkoba Sepanjang 2024
Beberapa Negara Berikan...
Beberapa Negara Berikan Hukuman Mati Bagi Kasus Narkoba
Penggerebekan Kampung...
Penggerebekan Kampung Narkoba di Matraman
Berita Terkini
The Banjoemas, Diplomasi...
The Banjoemas, Diplomasi Identitas Banyumas di Pusat Budaya Ibu Kota
4 jam yang lalu
Generasi Hijau dari...
Generasi Hijau dari Lereng Merapi: Pemuda Boyolali Pimpin Masa Depan Peternakan Berkelanjutan
5 jam yang lalu
BMKG Ungkap Daftar Wilayah...
BMKG Ungkap Daftar Wilayah yang Bakal Alami Kemarau Panjang
6 jam yang lalu
Pemprov Papua Selatan:...
Pemprov Papua Selatan: PSN Wanam Buka Lapangan Pekerjaan dan Tingkatkan Kesejahteraan
6 jam yang lalu
Terima Suap Rp15 Juta...
Terima Suap Rp15 Juta dan Urus Perkara, Hakim PN Cilacap Dipecat
7 jam yang lalu
Enam Tahun Penerjemahan,...
Enam Tahun Penerjemahan, Alkitab Bahasa Sunda Kini Hadir dalam Format Cetak dan Digital
7 jam yang lalu
Infografis
Biaya Perang Pakistan-India...
Biaya Perang Pakistan-India selama 4 Pekan, Siapa Paling Boncos?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved