Storynomics Tourism, Pacu Pariwisata di 5 Destinasi Prioritas

Kamis, 01 Agustus 2019 - 14:52 WIB
Storynomics Tourism,...
Storynomics Tourism, Pacu Pariwisata di 5 Destinasi Prioritas
A A A
SIMALUNGUN - Formula baru storynomics tourism bakal digunakan untuk mengakselerasi percepatan pembangunan wisata di lima kawasan destinasi super prioritas. Hal itu mengemuka saat kunjungan Presiden Joko Widodo ke sejumlah destinasi di kawasan Danau Toba, Sumatera Utara pada 29-31 Juli lalu. Toba adalah salah satu dari lima kawasan destinasi super prioritas, selain Borobudur, Manado, Mandalika, dan Labuan Bajo.

Irfan Wahid, yang ditugaskan Jokowi untuk memimpin tim Quick Win 5 Destinasi Super Prioritas Pariwisata, memperkenalkan skema storynomics tourism tersebut.

“Kami memperkenalkan formula Storynomics Tourism. Sebuah pendekatan pariwisata yang mengedepankan narasi, konten kreatif, dan living culture serta menggunakan kekuatan budaya sebagai DNA destinasi,” kata Ipang Wahid, sapaan akrab Irfan Wahid saat dihubungi SINDOnews, Kamis (1/8/2019).

Ipang mencontohkan, kisah-kisah dari kawasan Danau Toba sejatinya begitu banyak namun tak pernah digarap dengan benar-benar optimal.

”Kita memiliki kekayaan sejarah, budaya, dan alam yang begitu banyak namun masih sangat minim informasi maupun konten yang menceritakan tentang hal-hal tersebut. Seperti contohnya yang kita alami selama berada di Toba,” katanya.

Selain itu, kata Ipang, storynomics tourism juga akan memanfaatkan fakta sejarah bahwa Toba merupakan hasil dari letusan gunung berapi maha dahsyat nomor ketiga di dunia yang menyusutkan populasi dunia sampai 60% pada saat itu.

“Selain itu, storynomics tourism juga perlu mengangkat budaya Batak yang begitu luar biasa yang selama ini kurang terbangun narasinya dengan baik,” kata Ipang yang berpengalaman puluhan tahun di industri branding.

Ipang mengatakan, pariwisata tak bisa lepas dari awareness dan experience. Outputnya adalah testimoni, baik positif maupun negatif.

“Awareness berkaitan dengan marketing, sedangkan experience berkaitan dengan faktor aksesibilitas, amenitas, dan atraksi (3A) yang melekat ke setiap destinasi-destinasi wisata. Kedua hal tersebut harus menjadi satu kesatuan yang padu,” katanya.

Saat ini, kata Ipang, pihaknya telah berhasil memetakan sekitar 28 titik destinasi wisata di kawasan Toba yang akan dibagi ke dalam empat klaster. Ke depannya, empat klaster tersebut akan dibantu untuk mempersiapkan kebutuhan 3A-nya. “Targetnya, semua akan dipersiapkan selama 6 bulan kedepan dan siap untuk dipasarkan dalam musim liburan akhir tahun,” tandasnya.
(sms)
Berita Terkait
Sandiaga Uno Bakal Kaji...
Sandiaga Uno Bakal Kaji Ulang Kenaikan Tiket Masuk ke Stupa Candi Borobudur
Kaget Tiket Masuk Borobudur...
Kaget Tiket Masuk Borobudur Rp750 Ribu, GIPI: Pariwisata Bukan Milik Eksklusif
MPR Dorong Danau Kelimutu...
MPR Dorong Danau Kelimutu Jadi Satu Paket Wisata dengan Labuan Bajo
Tarif Candi Borobudur...
Tarif Candi Borobudur Batal Naik, Kuota Pengunjung Tetap Dibatasi
Indonesia Promosikan...
Indonesia Promosikan Pariwisata Danau Toba di Dubai Business Forum 2025
Liburan ke Destinasi...
Liburan ke Destinasi Wisata Prioritas Makin Hemat dengan Diskon Pesawat s.d Rp500.000! Ambil Promonya di Sini
Berita Terkini
Pemkab Bogor Tegaskan...
Pemkab Bogor Tegaskan Komitmen Jalankan Putusan PTUN Bandung Terkait Sentul City
1 jam yang lalu
Perjalanan KRL Bogor-Jakarta...
Perjalanan KRL Bogor-Jakarta Terganggu Imbas Vandalisme Alat Sinyal di Bojong Gede-Citayam
3 jam yang lalu
Berkali-kali Gagal Tes,...
Berkali-kali Gagal Tes, Anak Petani Sumbawa Bangga Dilantik Prabowo Jadi Perwira TNI
3 jam yang lalu
PSN Papua Perkuat Pemerataan...
PSN Papua Perkuat Pemerataan Pembangunan Indonesia
3 jam yang lalu
Bangun Harapan dari...
Bangun Harapan dari Wilayah 3T, PNM Peduli Tingkatkan Fasilitas SD Inpres Wae Moto
4 jam yang lalu
Di Kongres Nasional...
Di Kongres Nasional PMKRI, Sudirman Said Ajak Mahasiswa Bangun Kepemimpinan Intrinsik
4 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved