Pengelolaan Velodrome Belum Jelas, PT Jakpro Rugi Rp1,2 Miliar per Bulan

Rabu, 31 Juli 2019 - 22:01 WIB
Pengelolaan Velodrome...
Pengelolaan Velodrome Belum Jelas, PT Jakpro Rugi Rp1,2 Miliar per Bulan
A A A
JAKARTA - Belum adanya kejelasan pengelolaan arena balap sepeda internasional atau Jakarta Internasional Velodrome, Rawamangun, Jakarta Timur, membuat PT Jakarta Propertindo (Jakpro) merugi. Salah satu BUMD milik Pemprov DKI Jakarta ini mengaku merugi Rp1,2 miliar per bulan untuk biaya perawatan Velodrome.

Direktur Utama PT Jakpro, Dwi Wahyu mengatakan, sejak berakhirnya Asian Games dan Asian Para Games 2018 lalu, pihaknya tidak bisa mengelola Velodrome lantaran belum ada kejelasan dari Pemprov DKI mengenai status asetnya. Padahal, untuk merawat Velodrome itu sedikitnya membutuhkan biaya sekitar Rp1,2 miliar per bulan dengan rincian Rp700 juta untuk listrik, Rp300 uuta untuk cleaning service dan Rp200 juta untuk sekuriti.

"Kami sudah tiga kali kirim surat kepada Pemprov DKI Jakarta untuk menanyakan kejelasan aset, apakah punya Jakpro atau Pemprov. Serba sulit kondisinya, kalau tidak merawat salah, BPK bisa mempertanyakan kenapa belum diserahkan kok dirawat," kata Dwi Wahyu di kawasan Equstrian, Pulomas, Jakarta Timur, Rabu (31/7/2019).

Dwi menjelaskan, dalam Pergub No 14/2016, PT Jakpro itu hanya ditugaskan untuk membangun Velodrome, bukan untuk mengelola. Berbeda dengan Equstrian yang didalamnya dapat dikelola langsung oleh PT Jakpro.

Dengan ketidakpastian tersebut, PT Jakpro sulit untuk mengoptimalkan Velodrome karena tidak adanya dasar hukum. Seperti misalnya saja apabila diserahkan ke pihak ketiga dan ditengah jalan tiba tiba asetnya dicabut DKI. Sementara, pihak ketiga tersebut berkontrak dengan PT Jakpro.

"Tidak mungkin kita serahkan aset dalam keadaan rusak. Kalau kita serahkan dalam keadaan rusak, pasti masalah," jelasnya. Dwi berharap Pemprov DKI Jakarta segera mengeluarkan kejelasan status aset Velodrome dan menyerahkan pengelolaan ke PT Jakpro. Sehingga, meskipun hanya sedikit mendapatkan keuntungan, setidaknya bisa mengurangi biaya perawatan.

"Kerugian ya kiranya dikompensasi ke masyarakat, atlet sepeda dan sebagainya. Setiap Jumat malam itu ada komunitas sepeda, Sabtu-Minggu ada kegiatan di luar Velodrome. Namun, toilet umum tidak ada di luar Velodrome. Kalau kami buka, takut juga. Nanti malah merusak fasilitas lagi," pungkasnya.

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora), Ahmad Firdaus menuturkan, dalam waktu dekat akan ada rapat lanjutan untuk membahas Pergub tentang pengelolaan Velodrome yang didalamnya akan mengatur hak dan kewajibannya antara Pemprov DKI Jakarta dan Jakpro. "Pergub pengelolaan sudah mau selesai. Dalam Pergub itu nanti semuanya menjadi jelas," ungkapnya.

Dispora, kata Firdaus, sebenarnya sudah memprogramkan perawatan dan pengelolaan Velodrome dalam anggaran 2019. Namun, karena ditakutkan ada tumpang tindih, anggaran tersebut tidak digunakan dan akan dikembalikan ke dalam anggaran perubahan 2019.

Terpenting, lanjut Firdaus, atlet-atlet DKI Jakarta bisa menggunakan Velodrome untuk latihan dan kejuaraan secara gratis. Menurutnya, masyarakat pun sebenarnya bisa menggunakan untuk kegiatan berolahraga dan berinteraksi sosial sesuai keinginan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan. "Nanti saya kordinasi apabila masyarakat tidak bisa mengakses fasilitas toilet di Velodrome. Itu kan bagian interaksi sosial," pungkasnya.
(whb)
Berita Terkait
Pemprov DKI Buka Pelatihan...
Pemprov DKI Buka Pelatihan Kerja untuk Pendatang Pascalebaran
Pemprov DKI Bongkar...
Pemprov DKI Bongkar 98 Tiang Monorel Mangkrak, Anggaran Rp100 Miliar
Pemprov DKI Pastikan...
Pemprov DKI Pastikan Stok Pangan Aman Jelang Ramadan
Pemprov DKI Siapkan...
Pemprov DKI Siapkan Empat Waduk untuk Antisipasi Banjir
Pemprov DKI Luncurkan...
Pemprov DKI Luncurkan Kartu Peduli Anak dan Remaja Jakarta
Pemprov DKI Cabut KJP...
Pemprov DKI Cabut KJP dan KJMU yang Tidak Tepat Sasaran
Berita Terkini
3 Yayasan Sah di Bawah...
3 Yayasan Sah di Bawah UIN Jakarta, Pengacara: Klaim Sepihak Akan Berdampak Hukum
5 jam yang lalu
Imigrasi Semarang Bongkar...
Imigrasi Semarang Bongkar Praktik Love Scamming, Tangkap 4 WNA China
9 jam yang lalu
Keluhkan Bongkar Muat...
Keluhkan Bongkar Muat Batu Bara di Laut, Nelayan Pulau Ampel: Jadi Susah Tangkap Ikan
10 jam yang lalu
Makin Fleksibel! Keliling...
Makin Fleksibel! Keliling Dunia Nggak Masalah, Daftar BRImo Kini Bisa dari 15 Negara
10 jam yang lalu
Bhakti TNI, Satgas Yonif...
Bhakti TNI, Satgas Yonif 631/Antang Bangun MCK di Dagai Puncak Jaya
10 jam yang lalu
Wujudkan Desa Mandiri,...
Wujudkan Desa Mandiri, BRI Peduli Dorong Wisata dan Edukasi Berbasis Masyarakat di Ketapanrame
10 jam yang lalu
Infografis
Profil Sarifah Suraidah...
Profil Sarifah Suraidah Istri Gubernur Kaltim yang Viral di Tengah Polemik Pengadaan Mobdin Rp8,5 Miliar
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved