Minibus Ringsek Hantam Tiang Tol BORR, Warga: Suaranya seperti Ledakan
Selasa, 30 Juli 2019 - 14:02 WIB
Minibus Ringsek Hantam Tiang Tol BORR, Warga: Suaranya seperti Ledakan
A
A
A
BOGOR - Sebuah minibus Toyota Avanza B 1354 WKY ringsek setelah menabrak tiang Tol Bogor Ring Road (BORR), tepatnya di jembatan Kedungbadak, Jalan Sholeh Iskandar, Kelurahan Kedungbadak, Tanah Sareal, Kota Bogor, Selasa (30/7/2019) siang. Saksi mata menyebut kecelakaan itu seperti ledakan.
"Kejadiannya pukul 12.15 WIB, saya lagi di warung tiba-tiba terdengar suara ledakan. Pas dilihat ternyata mobil Avanza yang melaju kencang keluar jalur menabrak tiang jalan tol," ujar Rudi (54), karyawan Karoseri Delima Jaya yang letak tempat kerjanya sekitar 50 meter dari lokasi kejadian.
Akibat kecelakaan itu, pengemudi dan dua penumpang yang belum diketahui identitasnya mengalami luka-luka hingga terpaksa dilarikan ke rumah sakit. Saat ini polisi masih melakukan penyidikan dan penyelidikan terkait penyebab kecelakaan tunggal itu. ( Baca: Truk Tangki Terbakar di Tol Rawamangun, Sopir dan Kernet Tewas )
"Tapi dugaan sementara, diduga pengemudi Avanza Putih ini mengantuk. Sebab dari keterangan sejumlah saksi dan sejumlah identitas yang ditemukan di dalam mobil, ketiga korban ini diduga para pekerja proyek, yang melintas dari arah Parung menuju Bogor," ujar Kepala Subdit Pengaturan Jalan dan Pengawalan Lalu Lintas (Turjawali) Satlantas Polresta Bogor Kota Ipda Joni Mulyana di lokasi.
Di dalam mobil terdapat peralatan pekerjaan proyek dan sejumlah foto kopi identitas, di antaranya foto kopi STNK mobil atas nama Janto Ginting dan dua foto kopi KTP atas nama Depri Peranginan dan Gunawan Fusuk yang ketiganya warga Sumatera.
"Untuk saat ini ketiga korban yang seluruhnya terluka masih menjalani perawatan di RS Mulia Bogor. Terkait foto kopi identitas KTP maupun STNK, kami belum bisa pastikan apakah milik para korban atau milik orang yang menyewa atau pemilik kendaraan," ucapnya. (Baca juga: Coran Tiang Penyangga Tol BORR Ambruk, Dua Pekerja Terluka)
Pihaknya menduga, selain mengantuk jika melihat dari kondisi kendaraan bagian depannya mengalami ringsek dan mengalami pecah ban, pengemudi melaju lumayan kencang. "Diperkirakan kecepatannya 40-50 km per jam. Kalau kedua ban pecah itu diduga setelah menabrak. Jadi saya simpulkan sementara penyebabnya ini karena mengantuk," pungkasnya.
Sekitar pukul 12.45 WIB, mobil derek dari Dinas Perhubungan Kota Bogor langsung mengevakuasi kendaraan. Arus lalu lintas yang semula macet total dari kedua arah kini perlahan lancar kembali.
"Kejadiannya pukul 12.15 WIB, saya lagi di warung tiba-tiba terdengar suara ledakan. Pas dilihat ternyata mobil Avanza yang melaju kencang keluar jalur menabrak tiang jalan tol," ujar Rudi (54), karyawan Karoseri Delima Jaya yang letak tempat kerjanya sekitar 50 meter dari lokasi kejadian.
Akibat kecelakaan itu, pengemudi dan dua penumpang yang belum diketahui identitasnya mengalami luka-luka hingga terpaksa dilarikan ke rumah sakit. Saat ini polisi masih melakukan penyidikan dan penyelidikan terkait penyebab kecelakaan tunggal itu. ( Baca: Truk Tangki Terbakar di Tol Rawamangun, Sopir dan Kernet Tewas )
"Tapi dugaan sementara, diduga pengemudi Avanza Putih ini mengantuk. Sebab dari keterangan sejumlah saksi dan sejumlah identitas yang ditemukan di dalam mobil, ketiga korban ini diduga para pekerja proyek, yang melintas dari arah Parung menuju Bogor," ujar Kepala Subdit Pengaturan Jalan dan Pengawalan Lalu Lintas (Turjawali) Satlantas Polresta Bogor Kota Ipda Joni Mulyana di lokasi.
Di dalam mobil terdapat peralatan pekerjaan proyek dan sejumlah foto kopi identitas, di antaranya foto kopi STNK mobil atas nama Janto Ginting dan dua foto kopi KTP atas nama Depri Peranginan dan Gunawan Fusuk yang ketiganya warga Sumatera.
"Untuk saat ini ketiga korban yang seluruhnya terluka masih menjalani perawatan di RS Mulia Bogor. Terkait foto kopi identitas KTP maupun STNK, kami belum bisa pastikan apakah milik para korban atau milik orang yang menyewa atau pemilik kendaraan," ucapnya. (Baca juga: Coran Tiang Penyangga Tol BORR Ambruk, Dua Pekerja Terluka)
Pihaknya menduga, selain mengantuk jika melihat dari kondisi kendaraan bagian depannya mengalami ringsek dan mengalami pecah ban, pengemudi melaju lumayan kencang. "Diperkirakan kecepatannya 40-50 km per jam. Kalau kedua ban pecah itu diduga setelah menabrak. Jadi saya simpulkan sementara penyebabnya ini karena mengantuk," pungkasnya.
Sekitar pukul 12.45 WIB, mobil derek dari Dinas Perhubungan Kota Bogor langsung mengevakuasi kendaraan. Arus lalu lintas yang semula macet total dari kedua arah kini perlahan lancar kembali.
(thm)