Buru Mobil Mewah, BPRD DKI Jakarta Sisir Jalanan Ibu Kota

Jum'at, 19 Juli 2019 - 15:36 WIB
Buru Mobil Mewah, BPRD...
Buru Mobil Mewah, BPRD DKI Jakarta Sisir Jalanan Ibu Kota
A A A
JAKARTA - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta kembali menggencarkan penahihan pajak, salah satunya pajak mobil mewah. Petugas Badan Pajak dan Retribusi Daerah (BPRD) tengah menyisir jalanan Ibu Kota guna memburu mobil mewah penunggak pajak.

“Semua wilayah sudah diminta untuk melakukan penagihan pajak,” ujar Kepala BPRD DKI Jakarta Faisal Syafruddin, ketika dihubungi, Jumat (19/7/2019). (Baca juga: BPRD DKI Sebut Penunggak Pajak Mobil Mewah Tersebar di Lima Wilayah)

Perburuan mobil mewah merupakan salah satu upaya BPRD dalam menggenjot pendapatan pajak tahun ini. Selain pajak mobil mewah, BPRD tengah menggenjot Pajak Bumi dan Bangunan (PBB), serta pajak reklame.

Faisal mencatat, sejauh ini pendapatan pajak daerah baru terkumpul Rp16,8 triliun atau 38,2 persen dari target Rp44,1 triliun. Tahun ini target penerimaan pajak meningkat dibanding tahun yang hanya Rp38,1 triliun. ( Baca juga: Tunggak Pajak Mobil Mewah, PT SKJP Mengaku Sedang Bangkrut

Adapun sumber pendapatan pajak yang telah terkumpul hingga akhir Juni 2019, di antaranya Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor (PBB-KB) sebesar Rp613 miliar, Pajak Bumi dan Bangunan Pedesaan Perkotaan (PBB-PP) Rp816,5 miliar, dan pajak reklame Rp469 miliar.

Dengan hanya menyisahkan waktu lima bulan lagi, pihaknya akan terus mengejar wajib pajak agar membayar kewajibannya. Ia merinci, target penerimaan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) tahun 2019 sebesar Rp8,8 triliun, Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBN-KB) Rp5,4 triliun, PBB-KB Rp1,2 triliun, PBB-PP Rp 9,6 triliun, dan pajak reklame Rp1 triliun. “Kami optimistis masih bisa menyelesaikan sesuai target,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala Unit Pelayanan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) Jakarta Barat, Eling Hartono, mengatakan, hingga 18 Juli 2019, pendapatan PKB dan BBN-KB Jakarta Barat sudah mencapai Rp1,6 triliun atau 51,81 persen dari target Rp3,1 triliun.

Rinciannya, PKB sebesar Rp1,02 triliun atau 52,28 persen dari target Rp1,9 triliun, dan BBN-KB sebesar Rp597 miliar atau 51,02 persen dari target Rp1,1 triliun.

Demi menggenjot pendapatan pajak, pihaknya telah melakukan sosialisasi ke sejumlah titik, di antaranya pusat perbelanjaan, gedung swasta, hingga jalanan. “Kami juga bekerja sama dengan polisi merazia serta mendatangi pusat keramaian, seperti CFD,” pungkasnya.
(mhd)
Berita Terkait
Asyik, Ada Program Pemutihan...
Asyik, Ada Program Pemutihan Pajak Kendaraan Bermotor di Aceh Nih
Pemprov Jatim Beri Diskon...
Pemprov Jatim Beri Diskon Pemutihan Pajak Kendaraan
Asik, DKI Jakarta Diskon...
Asik, DKI Jakarta Diskon Pokok Pajak dan Pemutihan Sanksi Denda PKB
Begini Cara Menghitung...
Begini Cara Menghitung Pajak Progresif Kendaraan Bermotor
Operasi Gabungan Pajak...
Operasi Gabungan Pajak Kendaraan Bermotor
Pajak Kendaraan Tertinggi...
Pajak Kendaraan Tertinggi di Dunia, Ini Daftar Negara Paling Sulit Beli Mobil Baru
Berita Terkini
Momen Riuh di Gorontalo,...
Momen Riuh di Gorontalo, Massa Kompak Teriakkan Nama Seskab Teddy di Depan Presiden Prabowo
28 menit yang lalu
Mantan Kapolres Bima...
Mantan Kapolres Bima Terima Dana dari Bandar Narkoba, Pengacara: Tuduhan Mengada-ada
5 jam yang lalu
DPC Rampung di 9 Kecamatan,...
DPC Rampung di 9 Kecamatan, Partai Perindo Tubaba Tancap Gas Bentuk DPRt
7 jam yang lalu
Digugat Roy Suryo soal...
Digugat Roy Suryo soal Penggeledahan, Polda Metro Jaya Siap Hadir
8 jam yang lalu
BNPP Perkuat Pengawasan...
BNPP Perkuat Pengawasan Perbatasan RI-Timor Leste via Survei Pengendalian Jalur Tak Resmi di Belu
10 jam yang lalu
Taufik Hidayat Pelaku...
Taufik Hidayat Pelaku Penganiayaan Pacar Ditahan di Sel Khusus
11 jam yang lalu
Infografis
SPMB DKI Jakarta 2026...
SPMB DKI Jakarta 2026 Sediakan 245.980 Kuota, Termasuk Sekolah Swasta Gratis
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved