Imigrasi Sita Celurit dari Calon Jamaah Haji Kloter 33 Jawa Barat

Rabu, 17 Juli 2019 - 15:10 WIB
Imigrasi Sita Celurit...
Imigrasi Sita Celurit dari Calon Jamaah Haji Kloter 33 Jawa Barat
A A A
BEKASI - Calon jamaah haji (Calhaj) Kloter 33 asal Cimahi, Jawa Barat, kedapatan membawa celurit mini saat pemeriksaan barang bawaan di Asrama Haji Embarkasi Jakarta-Bekasi di Jalan Kemakmuran, Bekasi Selatan, Kota Bekasi, Rabu (17/7/2019). Senjata tajam tersebut langsung diamankan petugas Imigrasi.

Hal itu terungkap saat petugas melakukan pemeriksaan terhadap barang bawaan calon jamaah haji menggunakan perangkat X-Ray dan alat pendeteksi logam atau metal detektor. Awalnya petugas Imigrasi dari Kanwil Jawa Barat sempat curiga dengan tas jinjing dari calon jamaah kloter 33 asal Kota Cimahi tersebut.

Saat diperiksa, petugas mendapati senjata tajam jenis celurit mini dari dalam tasnya. Petugas sempat bertanya, namun lelaki paruh baya itu justru bergegas ke rombongan bus untuk menuju Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang. Namun, barang tajam yang disita, sedangkan calon jemaah tetap berangkat ke Arab Saudi.

Tidak hanya itu, beberapa calon jamaah haji lainnya bahkan ada yang mengakali senjata tajam tersebut dengan membungkusnya menggunakan aluminium foil. Hal ini dilakukan untuk mengelabui pemeriksaan yang dilakukan petugas. Akan tetapi, peralatan yang dimiliki petugas tetap dapat membacanya.

Saat dibuka, petugas kembali menemukan senjata tajam berupa gunting yang diklaim calon jamaah akan digunakan untuk keperluan memasak di Tanah Suci Mekkah."Kami tidak mengetahui adanya larangan membawa gunting di dalam tas karena tidak diberitahu petugas sebelumnya," kata Sudarsono, calhaj Kloter 33 asal Kota Cimahi.

Salah seorang petugas dari Kanwil Jawa Barat, Sahuri mengatakan sebetulnya peralatan seperti itu bisa dibawa calon jamaah, hanya saja disimpan di dalam koper yang lebih dulu di antar ke Bandara Soekarno-Hatta. "Kalau disimpan di dalam tas jinjing untuk ditaruh di kabin pesawat memang dilarang karena itu sudah ada aturannya," katanya.

Sekretaris Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Jakarta-Bekasi, Ajam Mustajam mengatakan, petugas sudah menginformasikan kepada para calon jamaah haji mengenai barang yang dilarang untuk dibawa dalam penerbangan menuju Tanah Suci Mekkah.

Mereka dilarang membawa benda yang dianggap mengancam keselamatan penerbangan maupun peralatan yang dianggap berlebih seperti korek api, senjata tajam, penanak nasi, kompor gas dan sebagainya."Informasi mengenai larangan membawa benda sudah kita sampaikan, termasuk obat - obatan," katanya.

Berdasarkan data yang diperoleh, total calon jamaah haji dari Provinsi Jawa Barat mencapai 39.770 orang yang terbagi dalam 97 kloter dengan tiap kloter ada 410 calon haji. Untuk Kota Bekasi tercatat ada 2.731 orang yang diberangkat melalui 10 kloter dari Asrama Haji Embarkasi Jakarta-Bekasi.

10 kloter itu diantaranya kloter 4, 21 dan 27 yang diberangkatkan pada gelombang pertama. Sedangkan gelombang kedua terdiri dari kloter 46, 50, 75, 81, 91, 95 dan 97.
(whb)
Berita Terkait
Momentum Perbaikan Penyelenggaraan...
Momentum Perbaikan Penyelenggaraan Haji lewat Kehadiran BP Haji
Pemerintah Batalkan...
Pemerintah Batalkan Penyelenggaraan Ibadah Haji 2020
Amphuri Optimis Penyelenggaraan...
Amphuri Optimis Penyelenggaraan Haji Tahun 2020 Terlaksana
Inilah Alasan Mengapa...
Inilah Alasan Mengapa Haji dan Umrah Wajib Sekali Seumur Hidup
Indonesia Masih Tunggu...
Indonesia Masih Tunggu Keputusan Saudi Soal Penyelenggaraan Haji
Raker Komisi VIII DPR...
Raker Komisi VIII DPR dengan Menteri Agama Bahas Penyelenggaraan Haji
Berita Terkini
Hari Lingkungan Hidup,...
Hari Lingkungan Hidup, Masyarakat Tangerang Pelajari Kelola Minyak Jelantah
1 jam yang lalu
Ada Konser hingga Lomba,...
Ada Konser hingga Lomba, Masyarakat Diimbau Hindari Kawasan GBK
2 jam yang lalu
Kaesang Nobar Timnas...
Kaesang Nobar Timnas Indonesia Bareng Gubernur Sumsel
2 jam yang lalu
Menekraf Dukung Festival...
Menekraf Dukung Festival Burger Dunia, Perkuat Ekosistem Kuliner Nasional
5 jam yang lalu
Gunung Lewotobi Laki-laki...
Gunung Lewotobi Laki-laki Erupsi Pagi Ini, Semburkan Abu Vulkanik Setinggi 1.500 Meter
6 jam yang lalu
El Nino Bawa Kemarau...
El Nino Bawa Kemarau Lebih Kering, Puncaknya Agustus-September 2026
6 jam yang lalu
Infografis
10 Negara yang Paling...
10 Negara yang Paling Tidak Dikenal, dari Nauru hingga Tuvalu
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved